Dark
Light

Steam Machines Akan Diluncurkan di Ajang GDC 2015?

1 min read
November 19, 2014

Sudah cukup lama kita tidak mendengar kabar besar soal Steam Machines setelah pengumuman partner-partner Valve untuk menyiapkan hardware serta pengungkapan SteamBoy sebagai versi handheld-nya. Ternyata pengembangannya terus berlanjut, dan Steam Machines ternyata semakin mendekati tanggal peluncuran resmi yang jatuh pada awal tahun 2015.

Steam Machines adalah upaya Valve mengekspansi kegiatan gaming di platform PC ke ruang keluarga, yang tadinya didominasi oleh home console dan juga layanan-layanan semisal Netflix serta Amazon Fire TV. Awalnya Valve berniat melepas Steam Machines di akhir tahun ini, namun karena beberapa kendala (desain ulang pada gamepad Steam Controller), mereka terpaksa mengundurnya ke tahun depan.

Banyak orang berasumsi setidaknya Steam Machines akan hadir di acara Consumer Electronics Show 2015 di Las Vegas, berlangsung tanggal 6 sampai 9 Januari. Namun berdasarkan informasi yang berhasil didapatkan TechRadar dari Doug Lombardi selaku vice president of marketing Valve, sang pionir dalam layanan distribusi digital itu bermaksud untuk melewatkan CES 2015, dan mengalihkan perilisan Steam Machines ke GDC 2015 di bulan Maret.

Pendekatan yang diambil Valve dalam membuat Steam Machines bisa dibilang sangat unik. Tema ‘PC rasa console‘ sudah beberapa kali diangkat produsen hardware, tapi melalui Steam Machines, Valve mencoba menciptakan ekosistem baru, tak sekedar lini produk anyar. Dan itu juga sebabnya trinitas Steam Machines, Steam Controller, serta SteamOS menjadi produk terpanas di CES 2014.

 

Info menarik: Valve SteamBoy Adalah Versi Handheld Steam Machines

 

Menurut saya, pilihan Valve untuk mempublikasi Steam Machines di Game Developers Conference 2015 dan bukan di CES memberikan sedikit petunjuk. Tampaknya mereka ingin agar Steam Machines tidak dianggap sebagai barang elektronik konsumen semata, dan Valve ingin kita mengerti bahwa dukungan developer merupakan faktor penunjang penting – bahwa Valve tidak cuma fokus menjual produk pada konsumen.

Beberapa produsen yang setuju menjadi rekan Valve untuk meracik Steam Machines ialah Alienware, Alternate, CyberPowerPC, Digital Storm, Falcon Northwest, Gigabyte, IBuyPower, Material.net, Next, Origin PC, Scan Computers, Webhallen.com serta Zotac. Menariknya, Anda tidak perlu membeli sistem baru jika Anda pikir komputer lama sudah cukup mumpuni.

Steam Machines menyajikan ekosistem open source terbuka. Teorinya, Anda bisa membuat ataupun merakit ‘Mesin Uap’ sendiri, hanya tinggal gunakan platform SteamOS yang tersedia gratis, lalu beli Steam Controller sebagai alternatif periferal kendali saat tersedia nanti. Seperti layanan distribusi digital mereka, SteamOS akan menyuguhkan 3.000 lebih judul game, artinya Anda ditawarkan hiburan digital selama puluhan ribu jam.

Previous Story

Z Launcher Beta Sudah Bisa Diunduh Dari Google Play, Coba Yuk!

Next Story

Hadirkan Fasilitas Hiburan Sosial Baru, Viber Luncurkan Fitur ‘Public Chats’

Latest from Blog

Don't Miss

Valve Buat Regulasi Baru di CS:GO, Apa Dampaknya ke Ekosistem Esports?

Selama bertahun-tahun, Valve jarang turun tangan untuk menentukan arah perkembangan
Dota 2 10th anniversary

Rayakan 10 Tahun, Dota 2 Rilis Seri Kosmetik Ikonik Sepanjang Sejarah

Setelah dinantikan sekian lama, Dota 2 akhirnya merilis update untuk