Smartphone dengan RAM 16GB Bakal Langka, Entry-level Pakai RAM 4GB Lagi?

1 min read
December 15, 2025
Smartphone-dengan-RAM-16GB-Bakal-Langka,-Entry-level-Pakai-RAM-4GB-Lagi

Seperti yang diketahui bahwa RAM (DRAM) merupakan salah satu komponen penting di perangkat gadget, baik itu PC, laptop, konsol, dan juga smartphone. Namun, saat ini pasokan DRAM komoditas sedang terganggu, meliputi DDR5/DDR4, GDDR6/GDDR7, dan LPDDR5x/LPDDR6.

Penyebab utama kelangkaan pasokan RAM adalah meningkatnya permintaan memori di pusat data AI yang dibangun oleh perusahaan seperti Nvidia, Google, dan Microsoft. Server AI membutuhkan sejumlah besar DRAM server standar dan produk khusus yang sangat dibutuhkan yang disebut High-Bandwidth Memory (HBM). Satu rak server AI dapat menggunakan memori yang setara dengan seribu laptop.

Para produsen memori telah mengalokasikan kembali kapasitas produksi dan investasi yang signifikan dari RAM komoditas ke HBM yang lebih menguntungkan. Hal ini telah secara drastis mengurangi ketersediaan modul memori DDR4 dan DDR5 standar untuk pasar konsumen. Akibatnya persediaan menipis, sedangkan kapasitas produksi tidak akan meningkat untuk memenuhi permintaan seperti sebelumnya.

Terkhusus di industri smartphone, konsekuensinya bukan hanya membuat harga perangkat menjadi lebih mahal, bahkan mungkin performanya akan stagnan. Kabar yang beredar mengatakan bahwa akan sulit menemukan smartphone baru dengan RAM 16GB di tahun depan.

Padahal beberapa model smartphone flagship Android generasi terbaru saat ini, seperti Samsung Galaxy Z TriFold, Galaxy Z Fold7, dan Galaxy S25 Ultra, tersedia konfigurasi memori dengan RAM 16GB sebagai varian tertingginya. Tahun depan, smartphone baru seperti Galaxy S26 Ultra mungkin akan tetap tersedia dalam opsi RAM 16GB, tetapi ketersediaannya akan benar-benar terbatas. Produsen akan mengalihkan pada penggunaan RAM 12GB dan 8GB pada varian dasarnya.

Bahkan ada beberapa angka yang beredar. Misalnya, unit dengan RAM 12GB akan dikurangi sebesar 40% dan digantikan oleh smartphone dengan RAM 8GB/6GB. Semoga saja, produsen tidak menggunakan tipe RAM lama dengan teknologi lebih lawas.

Selain itu, menaikkan harga perangkat jelas bukan solusi universal, terutama di segmen entry-level dan di pasar yang sensitif terhadap perubahan harga. Untuk menekan harga, produsen akan lebih banyak menggunakan kembali RAM 4GB pada smartphone terjangkau dengan opsi perluasan berupa RAM virtual yang  lebih besar.

Sumber: GSMArena

Previous Story

Meta Ungkap Tren Digital dan Sosial 2026: Peluang Bisnis Dipimpin AI dan Cross-Border Commerce

Google-Translate-Didukung-Gemini-dan-Hadirkan-Terjemahan-Langsung-ke-Headphone
Next Story

Google Translate Didukung Gemini dan Hadirkan Terjemahan Langsung ke Headphone

Latest from Blog

Don't Miss

Infinix NOTE Edge 1

Infinix NOTE Edge dan XPAD Edge Masuk Indonesia, Ini Keunggulannya!

Infinix membuka tahun 2026 dengan meluncurkan EDGE Series di Indonesia,
MediaTek-Umumkan-Dimensity-9500s-dan-8500,-Tawarkan-Performa-Solid-dengan-Arsitektur-CPU-All-Big-Core

MediaTek Umumkan Dimensity 9500s dan 8500, Tawarkan Performa Solid dengan Arsitektur CPU All Big Core

MediaTek telah mengumumkan dua chipset mobile baru, Dimensity 9500s untuk