Esports Ecosystem

Seputar Hyde Sebagai Stand-In BOOM Esports Untuk DreamLeague Season 13

02 Dec 2019 | Akbar Priono
Jelang DreamLeague Season 13 Hyde datang menggantikan InYourDream yang memutuskan untuk rehat. Dapatkan BOOM Esports lolos dari DreamLeague Season 13?

Pengumuman mengejutkan datang dari kancah kompetitif Dota 2 Indonesia. Jelang kualifikasi SEA untuk DreamLeague Season 13 Major dimulai, BOOM Esports mengumumkan bahwa Muhammad “InYourDream” Rizky akan rehat dari dunia kompetitif Dota untuk sementara waktu. Hal ini jadi mengejutkan karena InYourDream bisa dibilang sebagai salah satu pemain ujung tombak dari tim BOOM Esports.

Lewat sebuah pengumuman yang dilakukan lewat postingan Instagram, dikatakan bahwa Brizio “Hyde” Adi Putra akan menjadi stand-in menggantikan InYourDream selama kualifikasi DreamLeague Season 13 Major. Pengumuman tersebut juga mengatakan, walau rehat, InYourDream akan tetap bersama BOOM Esports.

Pergantian pemain dalam waktu yang cukup sempit ini ternyata tidak terlalu banyak memberi dampak kepada performa BOOM Esports sejauh ini. Dalam kualifikasi dengan format grup, BOOM Esports masih berada di peringkat dua, dengan perolehan 1 menang melawan Sterling Global Dragons, 1 seri melawan Alpha Hashtag, dan 1 kalah melawan Fnatic.

Hyde (kedua dari kiri) saat bermain bersama FBZ dan Mikoto di tim Pandora Esports. Sumber: Pandora Esports
Hyde (kedua dari kiri) saat bermain bersama FBZ dan Mikoto di tim Pandora Esports. Sumber: Pandora Esports

Ini mungkin dikarenakan Hyde tak bisa dibilang sebagai wajah baru di kancah kompetitif Dota. Usut punya usut, Hyde memang sempat bermain bersama FBZ dan Mikoto, saat masih membela tim Pandora Esports dahulu. Bermain sebagai posisi 4, Hyde terbilang tidak terlalu sulit beradaptasi dengan gaya permainan kawan-kawan lainnya.

Membicarakan soal Hyde, saya lalu berbincang dengan ex-Pro Player Dota 2, Farand “Koala” Kowara. Ia memberikan sedikit pandangannya seputar Hyde, baik secara personal ataupun skill sang pemain. “Hyde bisa gue bilang sebagai pemain dengan kemampuan tinggi, tapi masih butuh pengalaman.” ucap Koala. “Tapi kalau soal gaya main, menurut gue tetap butuh waktu agar dia bisa klop dengan tim BOOM Esports. Tapi mengingat ia pernah satu tim dengan FBZ dan Mikoto, harusnya tidak butuh waktu lama bagi Hyde untuk bisa selaras dengan permainan BOOM Esports.” tegasnya.

Farand "Koala" Kowara | Sumber: ggScore
Farand “Koala” Kowara | Sumber: ggScore

Satu yang mungkin membuat Anda bertanya-tanya adalah soal kemampuan mekanik dari sang pemain. Apakah kemampuan Hyde dengan InYourDream bisa dikatakan sebanding? “Kalau dibandingin sih sebetulnya agak sulit, karena role utama kedua pemain yang beda jauh. Tapi seperti yang gue bilang di awal, kemampuan mekanik Hyde cukup tinggi, apalagi mengingat patch baru yang membuat hal apapun bisa terjadi di dalam kompetisi. Gue personal berharap BOOM Esports bisa lolos DreamLeague Season 13 supaya menjadi hadiah tersendiri dari Hyde kepada BOOM Esports.” Koala menjelaskan.

Dengan ini, maka berikut roster BOOM Esports untuk kualifikasi DreamLeague Season 13

  1. Randy ‘Dreamocel’ Sapoetra – Carry
  2. Rafli ‘Mikoto’ Fathur Rahman – Midlaner
  3. Saieful ‘Fbz’ Ilham – Offlaner
  4. Brizio ‘Hyde’ Adi Putra Budiana – Support (stand-in)
  5. Alfi ‘Khezcute’ Nelphyana – Support
  6. Muhammad “InYourDream” Rizky – Inactive

Tantangan berat berad di hadapan BOOM Esports. Mengingat ini adalah kompetisi Major DPC 2019-2020, lawan-lawan mereka tentu bukan merupakan tim sembarangan. Kualifikasi SEA saja mungkin sudah jadi tantangan berat, apalagi jika berhasil tembus sampai baban Main Stage yang artinya Hyde dan BOOM Esports akan berhadapan dengan tim Dota 2 kelas dunia. Semoga saja, Hyde juga siap secara mental, dan bisa memberikan yang terbaik pada gelaran DreamLeague Season 13 ini.