Menjelang acara peluncuran Galaxy Unpacked yang dijadwalkan berlangsung minggu depan, Samsung memberikan gambaran mengenai evolusi terbaru pada sistem kamera Galaxy.
Perusahaan menyoroti integrasi antara perangkat keras kamera “paling terang” yang pernah dibuat dengan kemampuan Galaxy AI terbaru. Kombinasi ini dirancang untuk menyederhanakan proses kreatif, memungkinkan pengguna melakukan penyuntingan tingkat lanjut hanya melalui perintah kata-kata yang natural.
Kemampuan Edit Generatif dan Input Multimodal
Pembaruan utama pada sistem kamera ini terletak pada kemampuan manipulasi gambar yang sebelumnya membutuhkan keahlian profesional atau waktu penyuntingan lama. Dengan dukungan input multimodal, pengguna kini dapat memberikan instruksi sederhana untuk melakukan tugas-tugas kompleks, seperti:
-
Manipulasi Waktu: Mengubah latar suasana foto dari siang menjadi malam dalam hitungan detik.
-
Restorasi Objek: Mengembalikan bagian objek yang hilang pada gambar (contoh: merekonstruksi bentuk kue yang sudah tergigit).
-
Penggabungan Foto: Menyatukan beberapa foto menjadi satu gambar utuh secara mulus (seamless).
Ekosistem Kreatif Terpadu
Samsung menekankan bahwa evolusi ini bertujuan menghapus batasan teknis dalam berkreasi. Sistem baru ini menyatukan proses pengambilan gambar, penyuntingan, dan berbagi konten dalam satu platform intuitif tanpa perlu berpindah aplikasi.
Fitur-fitur profesional yang kini dapat diakses dengan lebih mudah meliputi:
-
Perekaman video sinematik.
-
Pelacakan pergerakan bintang di langit malam (star tracking).
-
Fotografi detail tinggi dalam kondisi minim cahaya (low-light).
Teknologi ini dijadwalkan untuk diperkenalkan secara resmi pada Galaxy Unpacked Februari 2026, menjanjikan pengalaman kamera yang paling intuitif bagi pengguna Galaxy sejauh ini.
Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.