Dark
Light

Review Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G, Mendekati Smartphone Semi Flagship

4 mins read
June 3, 2024
Review Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G, Mendekati Smartphone Semi Flagship

Total ada lima smartphone Redmi Note 13 Series yang dibawa masuk oleh Xiaomi Indonesia dan Redmi Note 13 Pro+ 5G adalah model paling atas yang dijual seharga Rp5.999.000. Dalam hal fitur dan spesifikasi, perangkat Redmi kelas menengah tergolong menonjol, bahkan diyakini mendekati pengalaman semi flagship.

Lewat Redmi Note 13 Pro+ 5G, Anda akan mendapatkan chipset MediaTek Dimensity 7200 Ultra yang powerful, panel AMOLED 12-bit cerah dengan tepi samping melengkung, kamera utamanya 200MP OIS dengan 4x lossless zoom, dan HyperCharge 120W yang dapat mengisi daya hingga penuh hanya dalam 19 menit. Bagaimana sangat menjanjikan bukan?

Namun sebagai smartphone kelas menengah, tentunya ada beberapa bagian yang kualitasnya standar saja. Maka dari itu, sebelum memutuskan membelinya, simak review Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G selengkapnya di bawah ini.

Bodi Lebih Tangguh

Bodi Lebih Tangguh Review Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G

Untuk pertama kalinya, perangkat Redmi dilengkapi dengan sertifikasi IP68 yang membuatnya benar-benar tahan air dan debu. Secara teori, Redmi Note 13 Pro+ 5G dapat bertahan ketika dimasukkan ke dalam air tawar yang tenang hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.

Selain itu, kaca pelindung layarnya sudah menggunakan Gorilla Glass Victus yang lebih kuat menahan benturan dan lebih tahan terhadap goresan. Rating IP68 dan Gorilla Glass Victus adalah kombo yang lumayan premium, menurut pantauan saya perlindungan milik Redmi Note 13 Pro+ 5G lebih unggul dari kompetitornya.

Build quality-nya juga terasa sangat solid, untuk warna hitam penampang belakangnya dari kaca, dan bingkai dari plastik tebal yang sangat padat. Desain layarnya 3D-Curved, sedikit melengkung di bagian samping. Punggungnya punya desain dua nada warna dan modul kamera belakangnya tanpa rumah dekorasi.

Untuk penempatan tombol-tombolnya, di kanan terdapat tombol power dan volume. Di sisi atas, ada mikrofon dan speaker sekunder, serta IR Blaster untuk Mi Remote. SIM tray di bawah hanya ada dua slot nano SIM tanpa slot microSD, beserta port USB-C, mikrofon, dan speaker. Pemindai sidik jari terletak di bawah permukaan layar dan punya fitur NFC.

AMOLED 12-bit Dolby Vision

AMOLED 12-bit Dolby Vision Review Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G

Bagian yang spesial berikutnya adalah kualitas layarnya yang sangat memukau. Di sini, Xiaomi menyematkan panel AMOLED 12-bit yang dapat menangani 68 miliar warna, serta mendukung format HDR10+ dan Dolby Vision dengan tingkat kecerahan puncak 1.800 nits.

Ukuran layarnya 6,67 inci ditopang resolusi 1,5K (1220×2712 piksel) dengan kerapatan 446 ppi yang dapat menampilkan gambar dengan warna-warna cerah dan detail yang tajam. Buat menikmati hiburan seperti bermain game dan nonton film, visual dan audio dengan dua speaker Dolby Atmos-nya sudah memuaskan.

Untuk mengerjakan project kreatif seperti mengedit konten video atau foto, ada mode warna Color Scheme di pengaturan layar yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Ada Vivid, Saturated, Standard, dan Advanced Settings. Buat kebutuhan gaming, layarnya memiliki refresh rate 120Hz dan touch sampling rate hingga 2.160Hz untuk input yang benar-benar responsif.

Selain itu, layarnya memiliki teknologi peredupan layar canggih untuk mengurangi ketegangan pada mata akibat efek stroboskopik di lingkungan dengan pencahayaan rendah. Pertama PWM 1920 Hz dengan 16.000 tingkat penyesuaian kecerahan dan kedua mengantongi sertifikasi cahaya biru rendah dari TÜV Rheinland.

Performa Ekstra Prima

Performa Ekstra Prima Review Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G

Bicara performa, banyak aspek yang perlu dibahas dan Redmi Note 13 Pro+ 5G sekali lagi tampil sangat prima. Mulai dari system on chip, Xiaomi menggunakan Mediatek Dimensity 7200 Ultra yang punya basis CPU yang lebih baru dan pengolah grafis lebih baik dengan GPU Mali-G610 MC4.

MediaTek Dimensity 7200 Ultra sendiri dibuat pada proses fabrikasi 4nm, punya CPU octa-core dengan konfigurasi dual cluster. Mencakup dua inti performa yang sudah berbasis Cortex-A715 dengan kecepatan clock 2.8 GHz dan enam inti efisiensi Cortex-A510 2.0 GHz.

Selanjutnya konfigurasi memorinya yang tidak hanya sangat besar, tetapi yang lebih penting juga menggunakan teknologi memori yang lebih baru. Aspek penting yang satu ini biasanya banyak diabaikan di smartphone kelas menengah.

Di sini, Redmi Note 13 Pro+ 5G mengadopsi RAM LPDDR5 dengan kapasitas 12GB dan ditambah 12GB secara virtual lewat fitur memory extension. Jadi, totalnya seperti punya RAM 24GB. Menurut saya, RAM virtual tidak perlu diaktifkan karena RAM 12GB sudah lebih dari cukup.

Selanjutnya, penyimpanan internalnya menggunakan tipe UFS 3.1 yang mana lebih cepat. Kapasitas yang diberikan sudah 512GB, kalau Anda seorang content creator, ruang yang lega ini sangat membantu pekerjaan sekali. Namun sekarang, sudah tidak tersedia slot microSD lagi.

Hardware yang kencang pada Redmi Note 13 Pro+ 5G ini mampu dioptimalisasi berkat HyperOS berbasis Android 14 terbaru. Tidak perlu dipertanyakan lagi, buat aktivitas harian dan multitasking terasa sangat lancar.

Berikut hasil benchmark-nya:

benchmark

  • Geekbench 6 single-core 1.154 dan 2.660 untuk multi-core
  • PCMark Work 3.0 Performance 12.483
  • 3DMark Wild Life 4.241
  • 3DMark Wild Life Extreme 1.185
  • 3DMark Steel Nomad Light 461

Catatan kecil ada pada bloatware yang cukup banyak dan beberapa aplikasi Xiaomi menampilkan iklan. Kalian bisa menuju ke pengaturan aplikasi, untuk menghapus aplikasi yang memang tidak digunakan.

Selain itu, kapasitas baterainya 5.000 mAh dan didukung fitur pengisian daya cepat HyperCharge 120W yang dapat mengisi daya hingga penuh hanya dalam 19 menit. Tenang saja, kepala charger 120W tersebut ada dalam paket penjualan. Sayangnya, perangkat ini belum mendukung fitur wireless charging.

Kamera Utama 200MP dengan OIS

Kamera Utama 200MP dengan OIS

Ya, saya menyimpan bagian terbaik dari Redmi Note 13 Pro+ 5G di akhir, yaitu kamera utamanya 200MP dengan OIS menggunakan sensor gambar Samsung ISOCELL HP3 berukuran 1/1.4 inci. Kalau Anda sedang mencari smartphone untuk bikin konten, perangkat ini sangat cocok untuk produksi video.

Redmi Note 13 Pro+ 5G dapat merekam video hingga resolusi 4K 30fps dan 1080p hingga 60fps. Berkat OIS, kita bisa mengambil gambar secara handheld dengan gerakan yang cukup mulus. Jangan lupa, penyimpanan internalnya 512GB sehingga tidak perlu khawatir bakal kehabisan memori dalam waktu dekat.

Kalau dari sensornya, Dengan tetra pixel ISOCELL HP3 dapat bekerja dalam tiga mode berbeda tergantung kondisi cahaya. Pertama mode 12,5MP dengan menyatukan 16 piksel menjadi satu piksel besar 2,24µm yang paling ideal digunakan.

Kedua menyatukan empat piksel untuk mode 50MP dengan piksel 1,12µm di kondisi cahaya yang bagus. Ketiga adalah resolusi penuh 200MP dengan piksel 0.56µm, yang cocoknya digunakan di kondisi cahaya yang benar-benar terang di luar ruangan. Ini beberapa hasil kameranya:

Buat penggemar fotografi, ada 12 filter bernuansa vintage nan klasik yang ada rasa-rasa seperti film simulation dari Fujifilm. Mode portrait bisa diatur tingkat aperture mau seberapa bokeh dan mode Pro tersedia untuk pengambilan gambar maupun video.

Catatan di sektor pencitraan ini adalah hanya kamera utamanya saja yang bagus, kamera sekundernya sangat lemah. Kamera dengan lensa ultrawide menggunakan sensor Sony IMX355 beresolusi 8MP dan 2MP dengan lensa macro, sedangkan kamera depannya 16MP.

Verdict Review Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G

Verdict Review Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G

Jangan beli Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G kalau untuk sekedar pemakaian umum yang biasa saja, mubazir. Sebab perangkat Redmi Note ini memiliki spesifikasi tinggi dan menawarkan pengalaman penggunaan mendekati smartphone semi flagship.

Maksudnya jika memilih Redmi Note 13 Pro+ 5G, kalian bisa mengoptimalkannya untuk menunjang pekerjaan, menyalurkan hobi seperti fotografi dan gaming. Dan perangkat ini sangat ideal untuk dijadikan daily driver oleh para content creator, baik untuk produksi konten dan live streaming.

Dalam beberapa hal, sangat jelas bahwa Redmi Note 13 Pro+ 5G lebih unggul dibanding yang lain di kelasnya. Namun di rentang harga enam jutaan, lawan-lawannya juga pemain yang sangat tangguh dan matang, ditambah dengan trik marketing yang luar biasa.

Jadi, kalau mencari mentahan yang bagus dan ‘spek dewa’, maka pilih Redmi Note 13 Pro+ 5G. Bukan berarti yang lain jelek, hanya saja spesifikasi mentahnya di bawah Xiaomi. Saya yakin para tech enthusiast, pasti paham maksudnya.

Sparks

  • Bodi tangguh dengan rating IP68 dan Gorilla Glass Victus
  • Layar AMOLED 12 bit dengan Dolby Vision
  • Performa yang powerful dengan Mediatek Dimensity 7200 Ultra
  • Konfigurasi memori lapang 12GB/512GB
  • Kamera utama 200MP OIS dengan Samsung ISOCELL HP3

Slacks

  • Kemampuan kamera sekunder lemah
  • Tanpa slot microSD
Previous Story

Intel AI Summit 2024 Indonesia: Inovasi AI dan Aksesibilitas

Next Story

Hadirnya Bot AI Microsoft Copilot di Telegram dan Isu Privasi di Baliknya

Latest from Blog

Don't Miss

Unboxing CMF Phone 1

Impresi Pertama CMF Phone 1: Gegas, Modular dan Menyenangkan!

Tulisan berikut ini adalah tulisan tamu oleh Aryo Meidianto –

Review JBL Spinner BT, Desain Keren, Ramah Pemula, Koneksi Sudah Bluetooth

JBL dikenal sebagai jenama yang merilis produk audio, namun jenawa