Esports Ecosystem

Rekap ESL Indonesia Championship S2 – Week 5: Daya Juang tim Palembang dan Penampilan Eksplosif Pemain Asal Laos

30 Aug 2019 | Akbar Priono
Week 5 ESL Indonesia Championship S2 diwarnai oleh berbagai hal seru. Berikut rekapnya

Pertandingan ESL indonesia Championship S2 – Dota 2 berlanjut. 29 Agustus 2019 kemarin menjadi pekan kelima pertandingan antar tim Dota 2 terbaik di Indonesia. Pertarungan di pekan ini jadi cukup menarik, karena ada matchup yang cukup seimbang.

Week 5 menjadi ajang pertarungan dari tim yang sama-sama sedang berjuang keras untuk naik pangkat. Selain itu, pemain baru EVOS Esports, yang berasal dari Laos, juga unjuk kemampuan di pekan ini.

Week 5 – Hari Pertama

Ajang adu otot dari tim yang sama-sama sedang berjuang di klasemen terjadi di Hari pertama. Kedua tim tersebut adalah Hans Pro Gaming (HPG) dengan PG.Orca. Matchup ini menarik karena di satu sisi HPG sedang berusaha keras untuk merangkak ke papan tengah. Sementara pada sisi lain PG.Orca juga berjuang mati-matian merebut posisi 4 besar, atau setidaknya mempertahankan peringkatnya saat ini.

Game satu, Orca sebenarnya hampir mendominasi sebagian besar durasi permainan. Tapi HPG menunjukkan mental ngotot yang luar biasa, bertahan sekuat tenaga meski ditekan habis-habisan. Orca berhasil menang dengan skor 21-41, namun dengan durasi permainan yang cukup panjang, yaitu 49:36.

Game dua, Orca kembali unjuk gigi. Lewat permainan Daya “MamangDaya” Pamungkas yang tampil memukau di awal permainan, ditambah Haikal “DEADFOX^” Hadzik yang mengacak-acak lawan dengan Phantom Lancer. Sayangnya permainan mereka berdua tidak berhasil menutup kemenangan PG.Orca di Game kedua.

HPG kembali bermain dengan ketangguhan mental yang luar biasa dan membalikkan keadaan. Akhirnya pada menit 40 keadaan berbalik, dan HPG berhasil tahan imbang tim PG.Orca 1-1.

Pertandingan kedua juga hadirkan matchup yang tak kalah menarik. Ada dua tim kawakan saling bertemu, EVOS Esports dengan PG.Baraccx (PGB). Mirip seperti pertandingan pertama, keunggulan antar kedua tim sebenarnya saling tarik-menarik di awal, namun EVOS mendapat momentum yang dapat memutarbalik keadaan.

Kejadian ini terjadi berkat permainan cemerlang dari salah satu pemain baru EVOS, Souliya “Jaccky” Khoomphetsavong. Jaccky adalah pemain asal kota Louangprabang, Laos, yang berhasil mencuri perhatian khalayak sejak beberapa pertandingan kemarin. Berduet dengan Adit “AVILLE” Rosenda, mereka pun jadi pemain kunci kemenangan Game satu antara EVOS melawan PGB.

Masuk Game dua, PGB tampil lebih konsisten. Mereka kembali menguasai awal permainan, namun akhirnya berhasil ditutup dengan sebuah kemenangan yang nyaris sempurna (30-8) di menit 36:40. Andil terbesar bisa dibilang datang dari Muhammad “Azur4” Luthfi dan Hidayat “lawlesshy” Narwawan, membuat PGB dapat mencuri 1 kemenangan dari EVOS yang berada di peringkat kedua klasemen sementara ESL Indonesia Championship S2.

Week 5 Hari Kedua

Saking serunya pertandingan di hari pertama Week 5, membuat keseruan di hari kedua jadi kurang terasa. Memang ada kasus Anthropy yang terpaksa dianggap Walk Out (WO) di pertandingan pertama karena mengalami masalah teknis. Alhasil BOOM.ID menang 2-0 secara otomatis.

Namun di pertandingan kedua, hari kedua adalahpertarungan antara Alter Ego, pengisi peringkat 3 klasemen sementara, melawan The Prime, pengisi peringkat bontot di klasemen.

Game pertama, pertandingan berjalan terlalu mulus bagi Alter Ego. memimpin sejak awal permainan, The Prime tidak menemukan satupun momentum untuk bangkit kembali. Permainan selesai di menit 28:24 dengan skor 39-19.

Ternyata di Game kedua The Prime juga masih belum bisa menemukan pola permainannya sendiri. Alter Ego yang kini diperkuat dengan pemain kelas kakap seperti, Farand “Koala” Kowara, Ramzi “Ramz” Bayhaki, dan Michael “KelThuzard” Samsir, bisa menang dengan cukup mudah. The Prime kalah telak dengan skor 30-9 dalam waktu 23 menit permainan saja.

Bagaimana kelanjutan ESL Indonesia Championship S2 pada pekan selanjutnya? Lolosnya BOOM.ID sudah dapat dipastikan, namun 3 slot yang tersisa masih ada untuk diperebutkan!

Sumber: ESL Indonesia Official Page
Sumber: ESL Indonesia Official Page

Nantinya pemenang turnamen ini akan mendapatkan kesempatan bertanding di jenjang yang lebih tinggi, yaitu ESL Clash of Nations Bangkok 2019 (25-27 Oktober 2019) yang masuk dalam rangkaian acara Thailand Game Show.

Ada 8 tim terbaik dari negara-negara Asia Pasifik (Indonesia, Malaysia-Singapura, Thailand, Vietnam, Australia-New Zeland, Filipina, dan India) yang akan memperebutkan total hadiah sebesar US$50 ribu (Sekitar Rp700 juta).

Saksikan terus ESL Indonesia Championship S2 – Dota 2 yang dipersembahkan oleh Indofood dengan Chitato, Good to Go, Pop Mie, dan Mercedez sebagai Premium Sponsor serta didukung oleh Acer Predator dan Logitech sebagai Official Partner ini di kanal YouTube ESL Indonesia ataupun Facebook Fanpage ESL Indonesia.