Sound designer kenamaan, Arnaud Noble, mengungkapkan rahasia di balik penciptaan pengalaman audio imersif pada berbagai judul game ternama dan media interaktif (seperti Assassin’s Creed: Syndicate – Jack the Ripper (2015) atau Just Dance 3 & Just Dance 4 (2011–2012).
Dalam proses kreatifnya, Noble mengandalkan mikrofon kondensor RF Sennheiser MKH 8030 dan MKH 8040 untuk menangkap suara asli melalui “ekspedisi suara” langsung di lapangan.
Menurut Noble, audio memiliki peran transformatif dalam memperkuat atmosfer dan membantu pemain menavigasi alur cerita yang kompleks. “Menangkap sumber suara yang unik dan orisinal adalah langkah penting dalam menciptakan soundscape yang kuat,” ujarnya.
Keunggulan Konfigurasi Stereo Mid-Side (MS)
Dalam proyek terbarunya, termasuk saat melakukan perekaman lapangan di Jepang, Noble menggunakan kombinasi MKH 8030 (pola figure-8) dan MKH 8040 (pola cardioid) dalam konfigurasi stereo mid-side. Beberapa keunggulan teknis yang disoroti meliputi:
-
Fleksibilitas Pasca-Produksi: Konfigurasi MS memberikan kontrol presisi untuk mengubah lebar dan keseimbangan stereo setelah perekaman selesai.
-
Detail dan Kejernihan: Mikrofon ini mampu menangkap audio yang sangat jernih di lingkungan urban maupun alam yang kompleks.
-
Manipulasi Suara: Rentang frekuensi yang luas mempermudah proses manipulasi seperti penyesuaian pitch dan penyempurnaan detail saat tahap sound design.

Eksperimen Tekstur Suara pada Resolusi Tinggi
Noble menekankan pentingnya merekam pada tingkat 192 kHz untuk menangkap spektrum frekuensi yang luas. Teknik ini memungkinkannya melakukan manipulasi presisi, seperti memperlambat sumber suara guna memunculkan tekstur tak terduga yang memperkaya palet suara game.
“Terkadang, hanya dengan memperlambat sumber suara saja hasilnya bisa menjadi magis. MKH 8030 dan 8040 memberikan detail luar biasa dan image stereo yang meyakinkan untuk teknik layering yang sering saya gunakan,” jelas Noble.
Desain Ringkas untuk Mobilitas Tinggi
Selain kualitas audio, bentuk fisik mikrofon MKH seri 8000 yang ringkas menjadi nilai tambah saat merekam di tempat umum. Noble mencatat bahwa selama di Jepang, orang-orang di sekitar sering kali tidak menyadari bahwa ia sedang melakukan perekaman, sehingga ia bisa mendapatkan suara ambience yang natural tanpa gangguan.
Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.