Esports Ecosystem

Prediksi 3 Tim Teratas MPL ID S6 dari 4 Shoutcaster MLBB

01 Aug 2020 | Yabes Elia
Prediksi kali ini datang dari WaWa Mania, Velajave, Rangeremas, dan Kornet.

Beberapa waktu yang lalu, Moonton sudah mengumumkan secara resmi bahwa MPL Indonesia Season 6 akan kembali bergulir dari tanggal 14 Agustus 2020. Tidak ada penambahan tim di musim keenam kali ini sejak MPL Indonesia berubah jadi sistem franchising di Season 4.

8 tim profesional MLBB akan memperebutkan total hadiah sebesar USD 300 ribu dalam turnamen liga yang terbagi jadi 2 fase, Regular Season (14 Agustus-4 Oktober 2020) dan Playoffs (16-18 Oktober 2020).

MPL Indonesia sendiri khususnya dan esports MLBB di Indonesia pada umumnya, sampai saat ini, mungkin memang masih berhak menyandang predikat sebagai ekosistem esports terpanjang yang paling dinamis di tanah air. Pasalnya, Selain hanya RRQ yang berhasil menjadi juara MPL ID lebih dari satu kali (S2 dan S5), tidak ada tim lain yang bisa melakukan hal serupa. RRQ sendiri juga sebenarnya sempat kehilangan momentum di Season 1 dan bahkan terseok-seok di Season 3.

Sumber: Moonton
Sumber: Moonton

Lalu bagaimana dengan musim keenam nanti? Siapakah 3 tim yang diprediksi bakal menempati posisi teratas, mengingat masing-masing tim sudah mengumumkan daftar pemainnya untuk MPL ID S6? Untuk menjawab pertanyaan tadi, saya sudah menghubungi 4 shoutcaster MLBB yang juga pernah memandu jalannya pertandingan di MPL ID.

Keempat shoutcaster yang akan menyumbangkan prediksinya kali ini adalah Arwanto “WaWa Mania” Tanumiharja, Veronica “Velajave” Fortuna, Fauzianska “RangerEmas” Ramadhan, dan Fahmi “Kornet” Maulana.

Mari kita mulai dari prediksi shoutcaster yang paling tua lebih dulu… Eh… Wkawkakwk…

 

WaWa Mania

WaWa menyebutkan nama RRQ sebagai yang pertama saat saya tanyakan 3 tim yang ia prediksi menempati posisi teratas di akhir musim MPL ID S6. “RRQ sudah jelas lah ya, solid team play dan terbaik di lane masing-masing.”

Untuk tim kedua, shoutcaster yang sebenarnya mengawali kariernya dari CS:GO ini, menyebutkan nama ONIC. “(Pilihan) ini dilema sih wawkakwkak… Tapi kalau disuruh milih, harusnya sih ONIC Esports. Sebelumnya pakai CW (Calvin Winata) dan Rasy (Rasya Arga Wisista) saja sudah dahsyat. Apalagi sekarang kedatangan Sanz (Gilang, yang sebelumnya bermain untuk Victim Esports). Musuh pun jadi harus berpikir matang untuk memutuskan siapa yang harus jadi target, Sanz atau Antimage (Maxhill Leonardo).


View this post on Instagram

A post shared by MPL Indonesia (@mpl.id.official) on

Sedangkan yang ketiga, WaWa menyebutkan nama EVOS Esports. “Mereka (EVOS) memang masih mencari jati diri setelah ditinggalkan beberapa pemain kunci (seperti Oura dan Donkey) tapi dengan dimainkannya Bajan (Raihan Delvino), EVOS terlihat sudah cukup bisa mendapatkan irama. Poin plus dari EVOS adalah pengalaman lebih dari beberapa pemainnya.

Sebelum menutup perbincangan, WaWa juga menambahkan satu tim yang juga harusnya layak diwaspadai di musim ini. “Geek Fam juga lagi jago tuh. Ga tau Doyok (Tantyo Aditya) makan apa tuh… Hahaha…”

 

Velajave

Satu-satunya shoutcaster perempuan yang saya mintai pendapatnya di artikel kali ini, Velajave memiliki prediksi yang sedikit berbeda dengan WaWa.

Tim yang pertama ia sebut adalah RRQ. “(RRQ) simply karena bonding yang sudah ada selama ini dan juga mekanik masing-masing pemainnya juga bagus.” Jawab shoutcaster yang sebenarnya lebih dikenal di skena Dota 2 Indonesia.

Sama seperti WaWa, Vela juga menyebutkan nama ONIC Esports. “Mereka (ONIC) punya line-up yang bagus. Musim kemarin juga demikian. Ditambah dengan kehadiran Sanz juga bakal jadi warna baru. Tapi aku yakin mereka bakal lebih baik (musim ini).”

Geek Fam menjadi nama tim ketiga yang Vela sebutkan. “Sejauh ini mereka menunjukkan performa yang sangat baik di Mytel International Championship karena roster terbaiknya dan juga coach yang baru. Kita tahu Nafari (Azam Aljabar, yang dulu dikenal sebagai pemain profesional Dota 2 untuk The Prime) punya jejak baik di dunia per-MOBA-an. Semoga dia bisa menunjukkan kemampuannya maksimal nanti.” Ujar salah satu shoutcaster yang punya analisis paling tajam di skena esports MOBA Indonesia ini.

“Bigetron juga punya line-up yang menarik, ditambah Renbo (Markos, yang sebelumnya juga bermain untuk Victim Esports) yang baru masuk juga akan memperkuat tim ini.” Tambah Velajave.

Lalu kenapa Vela tidak menyebutkan nama EVOS? Mengingat EVOS mungkin bisa dibilang sebagai salah satu tim MPL ID yang paling konsisten sejak Season 1. Tim ini sudah pernah juara di S4 dan 3x jadi Runner-Up (S1, S2, dan S5).

Tricky yah pertanyaannya (kenapa tidak menyebut nama EVOS). Jujur saja, aku masih belum melihat potensi karena aku ga tau permainan mereka gimana. Aku tahu Zeys (Bjorn Ong) itu jenius. Aku juga percaya dengan kemampuan Wann (Muhammad Ridwan) dan Rekt (Gustian) tapi aku belum tahu performa yang lainnya. Bukan underestimate ya, tapi aku mau lihat dulu gimana performa mereka nanti. Lagipula ini kan masih prediksi dari jajaran roster aja. Kemungkinan besar, aku juga bisa salah (prediksinya).” Tutup Vela.

 

Fahmoy/Kornet

Fahmi menyebutkan 3 nama tim saat saya hubungi melalui pesan Whatsapp. “RRQ, ONIC, dan Alter Ego.”

Lebih lanjut Fahmoy pun menjelaskan, “RRQ itu tim yang menguasai META. Ditambah lagi, mereka juga punya chemistry dan skill individu yang sangat kuat. Sedangkan ONIC sebelumnya sudah punya 3 pemain dengan fondasi yang kuat, yaitu Drian (Adrian Larsen), Antimage, dan Sasa (Lu Khai Ben). Apalagi sekarang ditambah Sanz.”

“Kalau Alter Ego, gameplay mereka jauh beda dari musim sebelumnya. Ditambah Udil (UdilSurbakti, yang pindah dari ONIC)permainan Alter Ego jadi jauh lebih rapih. Gua pengen jawab EVOS sih tapi berat euy kalau Rekt jadi Support…” Tutup shoutcaster yang dulu berkecimpung di radio sebelum hijrah ke esports ini.

 

RangerEmas

Shoutcaster terakhir yang memberikan pendapatnya kali ini adalah Oji, panggilan sayang dari Rangeremas. Sama seperti ketiga caster sebelumnya Oji juga langsung menyebutkan nama RRQ. “Yang pertama udah pastilah ya, RRQ. Kita tahu dengan roster-nya yang ga berubah, meski harus kehilangan legenda Marksman MLBB Indonesia (Diky “TUTURU”), formasinya masih sama dengan saat mereka juara di Season 5. Apalagi isinya di sana bukan orang ya, tapi alien semua. Chemistry-nya pun berarti masih sama seperti musim sebelumnya.”

“Kedua, menurut gua pribadi, ONIC Esports. Dengan mental yang cukup baik karena baru juara dan masuknya Sanz yang punya mekanik sangat bagus, gua belum tahu apakah chemistry-nya nanti sudah siap atau belum. Pemilihan formasi antara Sanz atau CW juga gua belum tahu. Tapi yang pasti ONIC bakal kuat banget.” Ujar Oji yang, sepengetahuan saya, jadi satu-satunya shoutcaster langganan MPL sejak Season 1 sampai Season 5 kemarin. Ryan “KB” Batistuta sebenarnya juga masih aktif di MPL namun posisinya bergeser jadi Analyst di beberapa musim terakhir.

Oji pun menambahkan jawaban untuk tim ketiga yang akan bertengger di puncak, di akhir musim MPL ID S6. “Untuk yang ketiga, gua punya 2 opsi ya — antara Genflix Aerowolf dan EVOS Esports. Menurut gua, Genflix bakal bisa nunjukkin taringnya banget walaupun agak kepleset waktu MPLI. Tapi untuk MPL ID S6 kali ini kayaknya mereka udah siapin semua dari mulai roster-nya, waktu latihan, ataupun coach-nyaYang penting mereka jangan melakukan blunder-blunder lagi seperti sebelum-sebelumnya sih.

Sedangkan untuk EVOS juga kuat banget karena ada Bajan, yang malah ternyata juga bisa buktiin kalau dia bukan hanya sekadar pemain Tanker tetapi juga Offlaner. Di posisi Offlaner, ia juga bisa bermain menggunakan Hero-Hero yang offensif seperti Masha. Tapi, gua belum tahu sih apakah chemistry antara lini baru para pemain EVOS ini nanti cukup buat tampil gemilang di Season 6.” Tutup Oji.