POCO kembali menghadirkan standar baru di lini smartphone performa tinggi dengan meluncurkan dua varian flagship terbarunya di Indonesia: POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max.
Keduanya dibekali dengan spesifikasi ekstrem seperti layar AMOLED 1,5K berkecerahan 3.500 nits, pengisian daya 100W HyperCharge, sertifikasi ketahanan air dan debu IP66/68/69/69K, serta sistem operasi Xiaomi HyperOS 3 berbasis AI multi-modal.
Meskipun berbagi DNA performa yang kuat, terdapat perbedaan signifikan dalam hal chipset, kapasitas baterai, teknologi keamanan biometrik, konektivitas, hingga ketersediaan edisi khusus Iron Man Edition.
Artikel komparasi mendalam ini membahas secara detail perbandingan kedua perangkat, kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta panduan lengkap untuk membantu Anda memilih yang paling sesuai.
Perbandingan Spesifikasi Utama
| Fitur / Sektor | POCO X8 Pro | POCO X8 Pro Max |
|---|---|---|
| Harga Resmi | Mulai dari Rp 6.299.000 | Mulai dari Rp 7.999.000 |
| Chipset | MediaTek Dimensity 8500-Ultra (4nm TSMC) | MediaTek Dimensity 9500s (3nm TSMC Gen 2, All Big Core) |
| Skor AnTuTu (V11) | 2.283.558 | 3.085.998 |
| Penyimpanan & RAM | 8GB+256GB / 8GB+512GB / 12GB+512GB (LPDDR5X, UFS 4.1) | 12GB+256GB / 12GB+512GB (LPDDR5X 9600Mbps, UFS 4.1) |
| Layar | 6,59″ AMOLED 1,5K (2756×1268), 120Hz | 6,83″ AMOLED 1,5K (2772×1280), 120Hz |
| Kecerahan Puncak | 3.500 nits (25% area) | 3.500 nits (25% area) |
| Baterai | 6.500 mAh (Silicon-Carbon 10%) | 8.500 mAh (Silicon-Carbon 16%) |
| Pengisian Daya | 100W HyperCharge (100% dalam 48 mnt) | 100W HyperCharge (50% dalam 24 mnt) |
| Reverse Charging | Hingga 27W berkabel | Hingga 27W berkabel |
| Kamera Utama | 50MP Sony IMX882, f/1.5, OIS | 50MP Light Fusion 600, f/1.5, OIS, Dual Native ISO |
| Kamera Ultra-Wide | 8MP, f/2.2 | 8MP, f/2.2 |
| Kamera Depan | 20MP, f/2.2 | 20MP |
| Sidik Jari | In-Display Fingerprint Sensor | Ultrasonic In-Display Fingerprint Sensor |
| Konektivitas Nirkabel | Wi-Fi 6, Bluetooth 6.0, Dual SIM (nano+nano), NFC | Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, Dual SIM (nano+nano / eSIM), NFC |
| Ketahanan Fisik | IP66/68/69/69K (Tahan air 1,5m 30 mnt), Bodi Kaca | IP66/68/69/69K (Tahan air 2m 30 mnt), Fiberglass + SGS 5-Star |
| Dimensi & Bobot | 157,53 x 75,19 x 8,38 mm | 201,47 g | 162,9 x 77,9 x 8,2 mm | 218 g |
| Edisi Khusus | Tersedia Iron Man Edition | Tidak tersedia |
Analisis Komparatif POCO X8 Pro vs POCO X8 Pro Max
1. Performa dan Sistem Pendingin
- POCO X8 Pro ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 8500-Ultra berfabrikasi 4nm dengan kecepatan clock hingga 3,4 GHz. Perangkat ini mencatatkan skor AnTuTu V11 sebesar 2.283.558. Untuk menjaga suhu tetap stabil, digunakan sistem pendingin POCO 3D dual-layer IceLoop berarea 5.300 mm² yang sanggup menurunkan suhu SoC hingga 3°C. Didukung pula oleh WildBoost Optimization dan Smart frame rate hingga 90 FPS.
- POCO X8 Pro Max melangkah lebih jauh ke level flagship murni dengan MediaTek Dimensity 9500sberarsitektur 3nm TSMC generasi ke-2 dan desain All Big Core (1x Cortex-X925 hingga 3,73 GHz). Skor AnTuTu V11 menembus angka ekstrem 3.085.998. Pendinginannya ditopang oleh POCO 3D IceLoopberukuran ultra-besar dengan pompa LHP 5.800 mm² serta lapisan grafit 11.000 mm². Perangkat ini mendukung Smart frame rate hingga 120 FPS serta fitur stabilitas 1% Low Frame Rates.
2. Baterai dan Efisiensi Daya
- POCO X8 Pro mengusung baterai Silicon-Carbon 6.500 mAh (kandungan silikon 10%). Pengisian daya 100W HyperCharge mampu mengisi baterai hingga 100% dalam waktu 48 menit. Pengelolaan baterai dipandu oleh kombinasi chip pengisi daya P3 dan chip manajemen G1 yang mempertahankan kapasitas ≥80% setelah 1.600 siklus.
- POCO X8 Pro Max membawa baterai raksasa 8.500 mAh berteknologi silikon-karbon 16% dengan densitas energi 847 Wh/L. Baterai ini dirancang bertahan hingga 2 hari pemakaian dan mempertahankan retensi kapasitas ≥80% setelah 1.600 siklus (setara penggunaan 6 tahun). Dengan 100W HyperCharge, pengisian dari 1% hingga 50% hanya membutuhkan waktu 24 menit.
- Kedua varian sama-sama mendukung pengisian daya terbalik berkabel (wired reverse charging) hingga 27Wuntuk menyuplai daya ke perangkat lain layaknya power bank.
3. Layar, Desain, dan Ketahanan Bodi
- Layar: Kedua perangkat menggunakan panel M10 AMOLED 1,5K berkecerahan puncak 3.500 nits, refresh rate 120Hz, peredupan 3840Hz PWM dimming, sertifikasi perlindungan mata TÜV Rheinland, serta kaca pelindung Corning Gorilla Glass 7i. Perbedaannya terletak pada bentang layar: POCO X8 Pro berukuran 6,59 inci, sedangkan Pro Max berukuran 6,83 inci.
- Konstruksi Bodi & Ketahanan: POCO X8 Pro memadukan frame logam dengan penutup belakang kaca (glass back cover) serta sertifikasi IP66/68/69/69K (tahan perendaman air tawar 1,5 meter selama 30 menit). POCO X8 Pro Max menggunakan frame logam dengan panel belakang fiberglass ultra-kuat yang mengantongi sertifikasi SGS 5-stars Premium Performance untuk ketahanan terhadap jatuh, benturan, dan tekanan, serta sertifikasi IP66/68/69/69K dengan ketahanan air hingga kedalaman 2 meter.
- Lampu RGB: Kedua model dilengkapi aksen cahaya RGB dinamis di bagian belakang dengan estetika balap yang dapat berdenyut menyesuaikan notifikasi, panggilan, game, dan musik.
4. Kamera dan Fitur Fotografi
- POCO X8 Pro mengandalkan kamera utama 50MP dengan sensor Sony IMX882 (f/1.5, OIS, 1/1,95″) dan kamera ultra-wide 8MP.
- POCO X8 Pro Max memakai kamera utama 50MP dengan sensor Light Fusion 600 (f/1.5, OIS, Dual Native ISO Fusion) dan kamera ultra-wide 8MP. Model Max juga dilengkapi kemampuan zoom setara optik 2x serta pemerekaman video potret senja (Sunset portrait video) dalam resolusi 4K.
- Kedua perangkat mendukung fitur tangkapan cepat UltraSnap hingga 120 foto beruntun, fitur AI Creativity Assistant (AI Cutouts, AI Reflection Removal, AI Beautify), dan kamera depan 20MP.
5. Fitur Ekstra & Biometrik
- Sensor Sidik Jari: POCO X8 Pro menggunakan sensor sidik jari optik di dalam layar (In-display). Sementara POCO X8 Pro Max ditingkatkan menggunakan Sensor Sidik Jari Ultrasonik, yang menawarkan pendaftaran cepat tekan-dan-geser serta kemampuan membuka kunci dengan tangan basah.
- Konektivitas: POCO X8 Pro Max mendukung teknologi eSIM dan standar Wi-Fi 7. POCO X8 Pro mendukung Dual nano-SIM dan Wi-Fi 6.
- Audio & Komunikasi Offline: Keduanya dibekali fitur Xiaomi Offline Communication untuk panggilan suara tanpa sinyal seluler (hingga 1 km pada varian Pro dan 500 meter pada varian Max). Pro Max juga menyertakan Speaker Stereo Simetris dual 1115F dengan peningkatan volume hingga 400%.
6. Edisi Spesial: POCO X8 Pro Iron Man Edition
Bagi penggemar Marvel, POCO X8 Pro hadir dalam varian eksklusif Iron Man Edition. Varian ini menampilkan:
- Desain bodi hitam-emas yang terinspirasi dari armor Iron Man.
- Modul lampu kilat berbentuk Arc Reactor.
- Antarmuka UI bertema kustom Marvel/Iron Man.
- Kemasan edisi terbatas yang terinspirasi dari koper armor MK5, dilengkapi sarung pelindung armor-like, kabel kustom, dan pin ejektor SIM Marvel.
Keuntungan dan Kekurangan POCO X8 Pro vs POCO X8 Pro Max
POCO X8 Pro
Keuntungan:
- Value for Money Tinggi: Menawarkan performa AnTuTu 2,2 Juta+ di rentang harga Rp 6,299 Juta.
- Baterai 6.500 mAh yang Efisien: Baterai sangat besar untuk bodi berbobot ~201 gram.
- Desain Premium Kaca & Logam: Tampilan elegan dengan back cover kaca dan frame logam.
- Tersedia Edisi Kolektor (Iron Man Edition): Memiliki nilai estetika dan keunikan tinggi bagi pencinta Marvel.
- Ketahanan Ekstrem: Sertifikasi IP66/68/69/69K lengkap.
Kekurangan:
- Belum mendukung eSIM (hanya Dual nano-SIM).
- Konektivitas nirkabel masih Wi-Fi 6 (belum Wi-Fi 7).
- Sensor sidik jari masih bertipe optik biasa.
POCO X8 Pro Max
Keuntungan:
- Performa Raksasa 3nm: Chipset Dimensity 9500s dengan skor AnTuTu menembus 3 Juta poin.
- Kapasitas Baterai 8.500 mAh: Daya tahan hingga 2 hari penuh untuk penggunaan intensif.
- Keamanan Ultrasonik: Sensor sidik jari ultrasonik lebih cepat, praktis, dan mendukung tangan basah.
- Konektivitas Flagship Lengkap: Mendukung eSIM, Wi-Fi 7, dan pengisian cepat 100W PPS.
- Ketahanan Bodi Maksimal: Bodi fiberglass berstandar SGS 5-stars Performance dan ketahanan air IP68 hingga kedalaman 2 meter.
- Sektor Audio & Kamera Unggul: Sensor kamera Light Fusion 600 dan speaker stereo simetris dengan volume 400%.
Kekurangan:
- Harga lebih tinggi (selisih Rp 1.700.000 dibanding varian standar).
- Bodi sedikit lebih lebar dan berat (218 g vs 201,47 g).
- Tidak memiliki varian edisi khusus Marvel/Iron Man.
Panduan Memilih (Buyer’s Guide) POCO X8 Pro vs POCO X8 Pro Max
- Pilihlah POCO X8 Pro jika:
- Anda mencari smartphone performance killer dengan rasio harga-performa (price-to-performance) terbaik di kisaran Rp 6 jutaan.
- Anda lebih menyukai perangkat yang sedikit lebih ringan (~201 g) dan nyaman digenggam satu tangan dengan layar 6,59 inci.
- Anda adalah penggemar berat Marvel yang mengincar edisi kolektor ikonis Iron Man Edition.
- Pilihlah POCO X8 Pro Max jika:
- Anda membutuhkan performa gaming tingkat lanjut tanpa kompromi (Dimensity 9500s, Smart frame rate120 FPS, pendingin LHP 5.800 mm²).
- Daya tahan baterai adalah prioritas utama Anda, dan Anda ingin HP yang sanggup bertahan hingga 2 hari tanpa charging (8.500 mAh).
- Anda menginginkan fitur-fitur flagship paling mutakhir seperti sensor sidik jari Ultrasonik, eSIM, Wi-Fi 7, serta sertifikasi fisik SGS 5 Bintang.
Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.