Disclosure, kami tidak diundang ke acara peluncuran perangkat ini secara offline, tetapi kami mendapatkan informasi perangkat dari rilis dan situs resmi.
POCO Indonesia secara resmi mengumumkan peluncuran dua ponsel kelas atas terbarunya, yakni POCO F9 Ultra dan POCO F9 Pro. Melalui lini ini, POCO menyatakan perpindahan fokus strategisnya dari sekadar penantang pasar (flagship killer) menjadi penyedia perangkat kelas atas (True Flagship) secara utuh, khususnya untuk menargetkan segmen komunitas pemain gim (gamer).
Pertumbuhan minat konsumen terhadap perangkat berperforma tinggi ini tecermin dari data internal perusahaan. Permintaan untuk varian Pro dan Ultra melonjak lebih dari 35% secara tahun ke tahun (year-on-year).
Di tingkat global, POCO mencatatkan total pengiriman lebih dari 100 juta unit per 30 Juni 2026, sekaligus menempati posisi empat besar penjualan daring global (Top 4 Global Online Sales) di segmen harga US800 pada kuartal pertama 2026.
Merespons perkembangan pangsa pasar dan ekspektasi komunitas, PR Manager POCO Indonesia, Novita Krisutami, menjelaskan visi lini terbaru ini:
“Kepercayaan luar biasa dari komunitas inilah yang bikin POCO berani melangkah makin ekstrem. Lewat POCO F9 Series, kami nggak cuma mengikuti standar flagship yang ada. Kami justru jadi yang mendefinisikan ulang seperti apa harusnya True Flagship yang sesungguhnya untuk gamer kalcer hari ini. Karena bagi POCO, kata ekstrem bukan sekadar kata-kata. It’s our standard.”
Spesifikasi Dapur Pacu dan Kinerja Gim (Gaming)
Untuk menunjang kebutuhan kinerja grafis berintensitas tinggi, POCO F9 Series dibekali konfigurasi perangkat keras kelas premium:
-
Prosesor Ganda (Dual-Chipset): Varian F9 Ultra ditenagai platform Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipadukan dengan cip grafis Dedicated VisionBoost D8. Kombinasi ini memungkinkan fitur Smart Frame Rate dan AI Super Resolution beroperasi bersamaan tanpa mengorbankan stabilitas animasi.
-
Kecepatan Frame (FPS): Dukungan arsitektur WildBoost Engine memungkinkan ponsel ini menjalankan lebih dari 20 judul gim populer secara native di tingkat 185 FPS. Spesifikasi layar ini menawarkan respons lebih cepat (memangkas jeda interval refresh hingga 3 milidetik) dibandingkan standar panel 120 FPS.
-
Responsivitas Sentuhan: Layar dibekali rasio sentuhan instan 4.800Hz, pemindaian sentuh 10 titik (10-point touch sampling) 480Hz, dan sensor gyroscope 200Hz.
-
Manajemen Termal: Sistem pendingin POCO 3D IceLoop diintegrasikan guna menjaga suhu komponen tetap stabil selama pengoperasian gim dalam durasi panjang.
Sektor Audio-Visual dan Kapasitas Daya
Spesifikasi cukup tinggu juga hadir di bagian layar dan kapasitas daya. Sesuai dengan target pasarnya untuk para gamer.
-
Layar HyperRGB AMOLED: Varian Ultra hadir dengan dimensi layar 6,9 inci (resolusi visual setara 2K), sedangkan varian Pro mengusung panel 6,59 inci. Penggunaan material luminosen M11 memberikan tingkat kecerahan puncak hingga 4.500 nits, serta mengantongi sertifikasi keamanan mata dari TÜV Rheinland Quadruple Eye Care.
-
Kolaborasi Audio BOSE: F9 Ultra mencatatkan diri sebagai perangkat pertama di kelasnya yang menerapkan arsitektur audio 2.1-channel fisik, menggunakan modul subwoofer independen 1620. Sementara itu, model F9 Pro memadukan dual symmetrical 1115F stereo speakers berdesain Sealed Cavity racikan BOSE.
-
Baterai Berbasis Silikon-Karbon: Varian F9 Ultra disokong daya 8.050 mAh, sementara F9 Pro menggunakan sel berkapasitas 6.330 mAh. Keduanya didukung teknologi pengisian daya kabel 100W (wired HyperCharge) dan nirkabel 50W.
Sektor Kamera dan Desain Bodi
POCO F9 Series dilengkapi kamera utama beresolusi 200 MP dengan dukungan penstabil gambar optik (OIS). Untuk pengambilan jarak jauh, F9 Ultra memanfaatkan lensa periskop telefoto perbesaran 5x (10x lossless zoom dan 20x AI Ultra Zoom).
Adapun seri F9 Pro mengandalkan modul telefoto 50 MP 2.5x dengan jarak fokus makro hingga 10 sentimeter. Keduanya menggunakan kamera swafoto beresolusi 32 MP yang mampu merekam video 4K Ultra HD.
Dari segi rancang bangun, F9 Ultra mengedepankan modul dynamic light interaktif di penampang belakang. Sementara pada varian F9 Pro (khusus warna Aurora Green), panel belakang menggunakan desain luminosen yang dapat menyala dalam kondisi gelap (glow-in-the-dark).
Informasi Harga dan Ketersediaan Pasar
Lini POCO F9 Series akan dipasarkan secara daring melalui Mi.com serta platform e-commerce seperti Tokopedia, TikTok Shop, dan Shopee. Berikut adalah struktur penetapan harga ritel (SRP) dan promo selama periode perkenalan di Indonesia:
-
POCO F9 Ultra (16GB RAM / 512GB ROM)
-
Warna: Dark Cherry dan Black
-
Harga Normal (SRP): Rp13.999.000
-
Promo Khusus (6-15 Oktober 2026 via Tokopedia/TikTok Shop): Rp12.499.000
-
Promo Transisi (16-25 Oktober 2026): Rp13.699.000
-
-
POCO F9 Pro (12GB RAM / 512GB ROM)
-
Warna: White, Aurora Green, dan Black
-
Harga Normal (SRP): Rp12.499.000
-
Promo Khusus (6-15 Oktober 2026 via Shopee): Rp10.499.000
-
Promo Transisi (16-25 Oktober 2026): Rp12.099.000
-
Apakah Stok Beli Masih Harus War?
Sudah menjadi kebiasaan kalau seri POCO yang premium seperti ini sering kali sulit didapatkan ketika rilis, alias harus war kayak tiket konser K-Pop. Bahkan sampai harus buka penjualan dengan stock tambahan. Nah, pertanyaannya, apakah POCO akan belajar dari seri-seri sebelumnya atau masih pengguna masih harus berebut untuk mendapatkan produk. Dan malah mungkin beralih membeli produk lain ketika kebutuhannya tidak bisa dipenuhi?
Karena seinget saya, dalam ilmu pemasaran, salah satu yang krusial adalah stock, keberhasilan penjualan produk ketika keseimbangan antara supply dan demand bertemu dititik yang sama. Minat tinggi, stock ada, ketika pengguna mencari bisa dengan mudah mendapatkan barangnya.
Apalagi harga promo dari dua POCO terbaru ini cukup menarik jika melihat peta persaingan perangkat yang rilis sebelumnya di pasar Indonesia. Walau harganya naik cukup signifikan memang dari seri POCO F8, tetapi hampir semua produk ponsel naik harganya. Dilihat dari spesifikasinya sih perangkat ini cukup menarik, in this economy, asal Anda mau bawa ponsel dengan merek POCO, bukan Xiaomi. Spesifikasi cukup gahar di atas kertas dan harga yang masih dikisaran premium (di bawah flagship).
Disclosure: Sebagian dari artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.