Dark
Light

Pew: Jumlah Pembaca E-Book Meningkat, Pembaca Buku Cetak Menurun

1 min read
December 28, 2012

Lembaga riset Pew Internet kemarin merilis laporan terbaru yang berkaitan dengan perilaku membaca buku di Amerika Serikat. Dalam laporan tersebut, Pew menyebutkan bahwa terjadi peningkatan jumlah pembaca e-book di Amerika Serikat. Di saat yang sama, angka pembaca buku edisi cetak justru menurun. Berdasarkan survey, warga Amerika berusia 16 tahun ke atas yang membaca buku elektronik pada tahun ini meningkat menjadi 23% dibandingkan dengan 16% pada tahun 2011 lalu. Sementara, dengan batasan usia yang sama, jumlah pembaca buku edisi cetak berkurang dari 72% pada tahun lalu menjadi 67% pada tahun 2012 ini.

Peningkatan jumlah pembaca buku elektronik ini secara kebetulan bertepatan dengan meningkatnya kepemilikan perangkat pembaca buku elektronik baik yang spesifik untuk membaca buku elektronik saja seperti Kindle dan Nook maupun tablet. Pada tahun ini, jumlah kepemilikan tablet mencapai angka 25%, sedangkan jumlah kepemilikan perangkat khusus pembaca buku elektronik mencapai angka 19%. Sementara, responden yang menjawab memiliki salah satu dari tablet atau perangkat pembaca buku elektronik mencapai angka 33%. Seluruh angka kepemilikan ini meningkat drastis dari tahun lalu dimana kepemilikan tablet dan perangkat pembaca buku elektronik masing-masing hanya sebesar 10%.

Secara demografis, golongan pembaca buku elektronik paling banyak berada pada usia 30-49 tahun, memiliki pendidikan sarjana atau yang setara, dan memiliki penghasilan rata-rata sebesar $75.000 per tahun. Tabel berikut menjabarkan secara lengkap demografi pembaca buku elektronik:

Meskipun berdasarkan angka-angka ini pembaca e-book masih belum menjadi mayoritas, namun perlahan tapi pasti nampaknya industri konten digital semakin menggerus dominasi industri media cetak. Peristiwa teranyar yang menandai hal ini adalah berhentinya majalah Newsweek menerbitkan edisi cetak. Dengan penetrasi pasar tablet yang semakin kuat dengan diluncurkannya tablet-tablet murah dengan spesifikasi yang cukup baik seperti Acer Iconia B1, apakah industri buku dan media cetak akan kian terancam?

 

Sumber: Pew Internet. Gambar: BookNote.ro.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Lokasi Paling Populer dan ‘Rangkuman’ Kejadian Penting Tahun 2012 Versi Instagram

Next Story

Elikia dan Way-C, Smartphone dan Tablet Pertama dari Afrika?

Latest from Blog

Don't Miss

Semua Hal yang Diumumkan NVIDIA pada Computex 2024

Dalam presentasi selama 1 jam 47 menit, CEO dan pendiri

Tablet Premium Xiaomi Pad 6S Pro 12.4 Resmi Diluncurkan di Indonesia

Xiaomi kembali menghadirkan inovasi terbarunya di pasar Indonesia dengan merilis