Dark
Light

Pencipta DayZ Meramu Game Khusus HTC Vive dan SteamVR

1 min read
June 18, 2015

Setelah proses distribusi tahap pertama dilakukan, pertanyaan berikutnya terkait pengembangan head-mounted display Vive dan platform SteamVR ialah, kira-kira seperti apa konten perdananya? Baik Oculus VR dan Sony sudah mengumumkan beberapa judul permainan berbasis virtual reality mereka, bagaimana dengan kolaborasi tim HTC dan Valve?

Tampaknya satu individu cukup terkenal akan mengisi peran tersebut. Bermula dari sebuah mod untuk simulasi militer Arma 2, desainer Dean Hall sukses menyulap DayZ menjadi fenomena di ranah gaming. Bahkan penjualan Arma 2 sempat terdongkrak karena ratusan ribu orang ingin menjajal DayZ. Masih panas dari ajang E3 2015, Dean Hall dilaporkan sedang sibuk menciptakan game buat SteamVR.

Hall resmi meninggalkan Bohemia Interactive di penghujung tahun 2014 untuk mendirikan studionya sendiri, RocketWerkz. Walaupun tergolong tim baru, Hall dan rekan-rekannya sudah mulai menggarap beberapa proyek sekaligus. Dan hal ini ternyata menyebabkan sedikit kesalahpahaman dalam penyampaian informasi. Pers sempat mengira game buat platform VR Valve itu berjudul Ion, tapi ternyata ia bukanlah permainan yang dimaksud.

Pada Eurogamer, Hall mengkonfirmasi kabar tersebut. Ia menuturkan bahwa Valve juga sudah mengetahui niatan itu. Kedekatan Hall dengan Valve dimulai ketika Chet Faliszek menghubunginya di awal pengembangan DayZ. Sang desainer menganggap Faliszek sebagai mentor, dan keduanya sempat menjadi narasumber di konferensi VR Slush Play di Islandia. Kejadian terakhir ini sangat memotivasi Hall.

Info menarik: Valve Mulai Distribusikan HTC Vive Versi Developer

Sayangnya belum ada detail apapun mengenai permainan VR besutan RocketWerkz, namun setidaknya kita masih bisa membahas Ion. Disingkap dalam presentasi Microsoft di E3, kemudian dijelaskan lebih rinci di sesi PC Gaming Show, Ion adalah game MMO bertema narasi ‘emergent‘ berlatar belakang luar angkasa hasil kolaborasi dengan developer Improbable. Hall menegaskan, karya barunya tidak sama seperti Eve Online atau Elite: Dangerous.

Ion juga terbilang masih misterius. Berdasarkan deskripsi Hall, permainan mengajak Anda menjelajahi stasiun angkasa luar, menyuguhkan sudut kamera ala Diablo, tapi dunianya tercipta di lingkungan 3D sejati. Lalu elemen apa yang ditonjolkan dari Ion, eksplorasi atau action? “Akibat sebuah bug, sewaktu saya mengklik pemain lain, organ tubuh mereka langsung berceceran. Di sana, saat otak karakter jatuh, Anda tidak dapat melakukan apa-apa,” kata Hall.

Apakah Ion akan mirip dengan Surgeon Simulator? Hanya Dean Hall, RocketWerkz dan Improbable yang tahu. Teaser trailer bisa disimak di bawah.

Sumber tambahan: PC Gamer. Gambar header: Steam Community.

Previous Story

[Ask the Expert] Solusi Samsung Galaxy E5 Terkunci dan Membuka Facebook yang Diblokir

Next Story

Samsung’s Assembling Factory in Cikarang Got Inaugurated

Latest from Blog

Don't Miss

Valve Buat Regulasi Baru di CS:GO, Apa Dampaknya ke Ekosistem Esports?

Selama bertahun-tahun, Valve jarang turun tangan untuk menentukan arah perkembangan

Perfect Corp. Gunakan AI dan AR di Dunia Kecantikan

Teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) memang sempat