Nvidia Drive PX 2 Dipercaya Menjadi Otak dari Mobil Balap Tanpa Sopir Roborace

1 min read
April 6, 2016

Beberapa waktu yang lalu, kita sudah melihat wujud mobil balap tanpa sopir Roborace rancangan desainer kondang Daniel Simon. Kinetik selaku perusahaan yang bakal mengembangkan mobil tersebut belum mau mengungkap detail yang merinci, namun kini ada pihak lain yang ikut angkat suara: Nvidia.

Apa kaitan sang pabrikan kartu grafis ini dengan Roborace? Rupanya Nvidia telah diserahi tanggung jawab oleh Kinetik untuk merancang sistem kemudi otomatis yang bakal digunakan di Roborace.

Nvidia sendiri sebenarnya sudah punya sistem serupa bernama Drive PX, dan di ajang CES 2016 kemarin, mereka mengumumkan versi keduanya: Drive PX 2, yang nantinya bakal dipakai dalam kompetisi Roborace.

Nvidia Drive PX 2 sejatinya merupakan sebuah supercomputer berbekal kecerdasan buatan (AI) yang sangat bertenaga, dikemas dalam casing yang tak lebih besar ketimbang sebuah kotak makan siang. Kotak kecil inilah yang nantinya akan menjadi otak dari semua mobil di kompetisi Roborace, tentunya ditemani oleh sederet sensor macam radar, lidar, kamera, GPS dan high definition mapping.

Menurut Nvidia, semakin sering mobil-mobil balap ini digunakan, kinerja Drive PX 2 akan semakin meningkat berkat konsep deep learning yang diusung. Namun semuanya tetap kembali ke tangan tim yang bakal beradu di Roborace, dimana mereka harus mengoptimalkan software kemudi otomatisnya masing-masing.

Sumber: Nvidia via Engadget.

Previous Story

Fitur PS4 Remote Play untuk PC dan Mac Sudah Tersedia Lewat Software Update Versi 3.50

Next Story

Kuartal ke-4 Tahun 2016 Nokia Kembali ke Ranah Smartphone

Latest from Blog

Don't Miss

Kisah Sukses Anak Muda Bali: Rintis Usaha Modal Rp500 Ribu dengan ChatGPT sebagai Mentor Bisnis

Memulai bisnis dari nol sering kali menjadi jalan terjal bagi
Tangkapan layar antarmuka Canva Code 2.0 yang menampilkan fitur drag-and-drop dan kolom prompt AI untuk membangun landing page.

Resmi Hadir: Fitur Canva Code 2.0, Solusi AI Baru untuk Pendidik dan Pelaku UMKM di Indonesia

Di tengah tingginya adopsi Kecerdasan Buatan (AI) untuk menunjang produktivitas