Dark
Light

Myspace Sediakan Fasilitas ‘Mashup’ Dari Akun Facebook

1 min read
November 22, 2010

Kalau hubungan Google dan Facebook semakin renggang, lain halnya dengan Myspace dan Facebook. Myspace, hari Kamis, minggu kemarin mengumumkan sebuah berita tentang integrasi layanan mereka dengan Facebook, istilah yang digunakan Myspace adalah ‘mashup with Facebook’.

Secara sederhana, ‘mashup’ ini memberikan fasilitas pada penguna Myspace untuk melakukan log masuk dengan menggunakan akun Facebook mereka, nantinya Myspace akan mengambil berbagai informasi yang ada di akun Facebook pengguna seperti aktivitas ‘like’ atas musik, film, dan selebriti, serta keterangan yang ada pada profil publik seperti nama, email, gender, tanggal kelahiran serta foto. Fitur ini dikatakan Myspace sebagai fasilitas yang bisa digunakan untuk membuat stream yang terpersonalisasi atas konten hiburan yang bisa di dapatkan di Myspace.

Fitur mashup ini merupakan fitur opt-in dimana akan muncul ketika pertama kali pengguna melakukan proses log masuk dan bisa diatur atau diubah dikemudian waktu. Integrasi antara Myspace dengan Facebook ini akan membawa fasilitas seperti Facebook Likes serta Interest yang akan di sesuaikan dengan topik serta berbagai layanan di Myspace. Berhubung data personal akan berdasarkan dengan data pribadi yang diisi di Facebook, maka konten-konten yang akan direkomendasikan di Myspace juga disesuaikan dengan keterangan, ketertarikan dari profil pengguna yang ada di Facebook.

Beberapa blog teknologi menyebutkan kerjasama antara Myspace dan Facebook ini merupakan kekalahan bagi Myspace, dimana mereka kini sudah tidak mampu lagi bertarung secara head to head dengan Facebook di ranah jejaring sosial. Myspace adalah pemimpin jejaring sosial pada masanya, namun popularitas serta pertumbuhan pengguna Facebook mengalahkan popularitas Myspace, penurunan jumlah pengguna juga menyebabkan Myspace mau tidak mau untuk ‘menyerah’ pada Facebook.

Myspace sendiri telah melakukan beberapa perubahan yang cukup signifikan, terutama dalam proses mengubah fokus mereka dari jejaring sosial menjadi penyedia informasi di mana para pengguna bisa mengkonsumsi berbagai konten, seperti tentang musik, permainan, selebriti, yang kesemuanya bisa dikustomisasikan sesuai dengan preferensi pengguna.

Kalau Anda mampir ke situs mereka sekarang, logo mereka telah diperbaharui, dan tampilan situs mereka juga sudah menggunakan desain baru, meski masih dalam versi beta, namun desain mereka yang baru ini memang berfokus pada penyediaan konten terutama hiburan dan musik pada para penggunanya. Bahkan penulisan kata Myspace juga mengalami perubahan dengan penggunaan huruf¬† ‘s’ pada kata Myspace yang kini tidak lagi menggunakan huruf kapital.

Tidak mengherankan memang jika Myspace kini berusaha menjadi sebuah one stop place untuk menyediakan berbagai informasi hiburan, Myspace kini dimiliki oleh News Corp yang memang merupakan salah satu penguasa berbagai konten terbesar di Amerika, jadi alih-alih menghabiskan uang dan tenaga untuk menyaingi Facebook, yang sampai ini tetap bertumbuh dan semakin besar, mereka memilih untuk bekerjasama, dan mengintegrasikan informasi akun pengguna di Facebook dengan personalisasi konten di Myspace.

Apakah Anda pengguna Myspace? Sudah membuka kembali akun Myspace Anda? Bagaimana pendapat Anda tentang fasilitas baru dari Myspace yang mengintegrasikan layanan Facebook, apakah akan membuat Myspace kembali digunakan oleh pengguna lama mereka atau akan menarik bagi pengguna baru? Pendapat Anda bisa dituliskan pada kolom komentar.

Wiku Baskoro

Penggemar streetphotography, penikmat gadget, platform agnostic gamers, build Hybrid.co.id to make impact.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Hubungan Google dan Facebook makin renggang

Next Story

Jogja kembali ber-bancakan

Latest from Blog

Don't Miss

Meta sedang siapkan chatbot AI untuk produk-produknya

Meta Segera Luncurkan Chatbot AI dengan Banyak Kepribadian

Sejak ChatGPT diluncurkan November tahun lalu, chatbot AI terus menjadi
Meta generative AI

Meta Siap Integrasikan Generative AI ke WhatsApp, Messenger, dan Instagram

Meta bakal mengintegrasikan generative AI ke berbagai produknya. Kabar tersebut