EssilorLuxottica S.A. dan Meta Platforms, Inc. resmi membawa jajaran kacamata pintar (smart glasses) berbasis kecerdasan buatan (AI), Ray-Ban Meta dan Oakley Meta, ke pasar Indonesia.
Seluruh rangkaian perangkat wearable ini dijadwalkan mulai tersedia di jaringan ritel resmi Tanah Air pada 11 November 2026, berbarengan dengan dibukanya akses fitur asisten cerdas Meta AI bagi pengguna di Indonesia.
Kehadiran lini produk ini memungkinkan pengguna menikmati berbagai fungsi digital secara bebas genggam (hands-free), mulai dari mendengarkan musik dan podcast, menerima panggilan telepon, mengirim pesan, menerjemahkan percakapan langsung (live translation), hingga memotret dan merekam video dari sudut pandang orang pertama (point of view / POV) tanpa harus memegang ponsel.

Terkait ekspansi lini kacamata AI tersebut ke pasar domestik, President Director EssilorLuxottica Indonesia, Dailami Aziz, menjelaskan bahwa perluasan kategori kacamata AI di Tanah Air melalui hadirnya Ray-Ban Meta (Gen 3), Ray-Ban Meta Optics, serta Oakley Meta dirancang untuk menunjang berbagai rutinitas harian. Kolaborasi bersama Meta ini memungkinkan pengguna berinteraksi secara lebih praktis tanpa harus memegang ponsel, mulai dari mendengarkan musik, melakukan panggilan bebas genggam (hands-free),menerjemahkan bahasa secara langsung (live translation), mengabadikan momen, hingga memantau performa olahraga secara real-time.
“Peluncuran ini menawarkan beragam pilihan kacamata AI, baik varian kacamata hitam (sunglasses) maupun kacamata resep (optical), yang dirancang untuk melengkapi berbagai gaya hidup dan kebutuhan. Kami mengajak siapa saja untuk mencoba dan merasakan langsung pengalamannya,” kata Dailami Aziz.
Senada dengan hal tersebut, Managing Director Meta Indonesia, Pieter Lydian, menambahkan:
“Kami membangun superintelligence yang personal untuk siapa saja, dan kami sangat senang dapat membawanya lebih dekat kepada masyarakat Indonesia melalui kacamata AI terdepan di industri kami, berkolaborasi dengan EssilorLuxottica,” ujar Pieter Lydian, Managing Director Meta Indonesia.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa jutaan pengguna di dunia telah memanfaatkan perangkat tersebut untuk menunjang berbagai aktivitas harian tanpa perlu meraih ponsel, mulai dari mendengarkan musik, menerima panggilan bebas genggam (hands-free), menggunakan fitur penerjemahan langsung, hingga mengabadikan momen berharga lewat beragam pilihan gaya yang dapat disesuaikan oleh setiap pengguna.
Koleksi Ray-Ban Meta: Hadirkan Seri Gen 3 dan Lini Optik Resep
Untuk menunjang gaya hidup harian sekaligus kebutuhan koreksi penglihatan, koleksi Ray-Ban Meta memadukan bingkai ikonik dengan sistem audio open-ear, kamera terintegrasi, serta kemampuan Meta AI yang dapat menjawab pertanyaan pengguna mengenai objek yang sedang mereka lihat secara langsung. Lini ini terbagi menjadi dua kategori utama:
-
Ray-Ban Meta (Gen 3): Tersedia dalam tiga pilihan siluet bingkai klasik, yakni Wayfarer, Aviator, dan Zena.
-
Ray-Ban Meta Optics (Gen 2): Ditujukan khusus bagi pengguna kacamata resep melalui model Blayzer Optics (Gen 2) dan Scriber Optics (Gen 2). Seluruh koleksi mendukung opsi lensa bening, lensa pelindung matahari (sunglasses), serta teknologi lensa Transitions®, Polarized, dan Blue Light Filter.
Koleksi Oakley Meta: Dirancang untuk Performa Olahraga dan Cuaca Ekstrem
Menyasar kalangan atlet dan penggiat olahraga luar ruangan, lini Oakley Meta dirancang dengan fokus pada ketahanan fisik, kenyamanan bergerak, serta pemantauan data performa secara real-time. Terdapat dua varian yang diboyong ke Indonesia:
-
Oakley Meta HSTN (Gen 2): Dibekali kamera terintegrasi beresolusi 3K Ultra HD, pengeras suara open-earyang menyatu di bingkai, serta sertifikasi ketahanan air IPX4. Varian tertentu turut dilengkapi teknologi lensa Oakley PRIZM™ untuk meningkatkan ketajaman visual dan mempertegas kontras warna di berbagai kondisi cuaca.
-
Oakley Meta Vanguard (Gen 2): Mengusung konsep Athletic Intelligence untuk aktivitas lari, bersepeda, dan latihan luar ruangan berdurasi panjang. Model ini memadukan lensa Oakley PRIZM™ dengan kamera ultra-lebar 12 MP (bidang pandang / field of view 122°), pengeras suara open-ear berdesibel tinggi, serta peredam bising angin (wind noise reduction). Bodinya dirancang kompatibel dengan helm sepeda maupun topi,mengantongi sertifikasi tahan air dan debu IP67, serta dapat terhubung langsung dengan aplikasi kebugaran Strava dan Garmin.
Hands on Singkat
Kalau dari desain sebenernya paling keren itu adalah Oakley Vanguard. Posisi kamea juga ada di tengah. Hanya saja kamera ini memang bukan untuk keseharian dan hanya bisa digunakan di waktu tertentu, misal olah raga atau traveling outdoor.
Untuk model lain, sebagai kaca mata harian brand Oakley atau Ray Ban tentunya sudah ikonik dengan desain yang timeless. Satu hal yang saya cukup notice adalah, ternyata suara yang dihasilkan dari kedua kacamata AI ini cukup keras, untuk panggilan telepon tentunya akan sangat berguna.
Untuk fungsi AI lainnya sebenernya seperti yang sebelumnya, sesuai dengan fitur AI yang ditawarkan Meta. Bisa buat cari informasi atau hal lainnya. Perintah suara juga bisa dipraktekan secara lancar.
Daftar Harga dan Lokasi Pembelian di Indonesia
Mulai 11 November 2026, seluruh lini kacamata pintar ini dapat diperoleh melalui jaringan diler resmi Ray-Ban serta toko dan diler resmi Oakley di seluruh Indonesia.
Berikut adalah rincian harga awal untuk masing-masing varian di pasar Indonesia:
-
Oakley Meta HSTN: Mulai dari Rp8.799.000
-
Ray-Ban Meta (Gen 3): Mulai dari Rp8.999.000
-
Ray-Ban Meta Optics (Gen 2): Mulai dari Rp9.399.000
-
Oakley Meta Vanguard: Mulai dari Rp10.999.000
—
Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.
