Dark
Light

Mobil Konsep Asal Tiongkok Ini Bisa Bergerak Sendiri Mengikuti Perintah Suara dari Ponsel

1 min read
April 21, 2016

Pabrikan elektronik asal Tiongkok, LeEco (dulunya bernama LeTV), baru-baru ini membuat gebrakan di industri otomotif dengan memperkenalkan mobil konsep perdananya. Bernama LeSEE, sedan ini merupakan wujud ambisi LeEco guna menyaingi kesuksesan Tesla Motors.

Tesla? Yup, LeSEE merupakan sedan elektrik, sama seperti Tesla Model S. Kemiripannya tak berhenti sampai di situ saja, LeSEE juga dibekali sistem kemudi otomatis, bahkan lebih canggih ketimbang sistem Autopilot besutan Tesla.

Dalam acara pengumumannya di Tiongkok, CEO LeEco Jia Yueting memamerkan kebolehan LeSEE dalam memahami perintah suara dan bergerak dengan sendirinya dari dalam kontainer menuju ke atas panggung. Sang CEO hanya perlu menyebutkan sejumlah perintah ke smartphone-nya, dan seketika juga LeSEE akan bergerak, bahkan bergerak mundur sekaligus.

LeEco LeSEE / TheNextWeb
LeEco LeSEE / TheNextWeb

Soal desain, tentunya LeEco tak mau asal menjiplak Tesla begitu saja. LeSEE punya sejumlah aspek desain yang cukup menarik, seperti misalnya bagian moncong depan yang dipenuhi LED. LED ini bisa menyala dalam berbagai mode, berperan sebagai lampu sein sekaligus lampu depan.

Di dalam kabinnya, tampak layar LCD di mana-mana. Hal ini tidak terlalu mengejutkan, mengingat LeEco sendiri sudah bekerja sama dengan Faraday Future untuk mengembangkan sistem berbasis internet sekaligus konten digital yang bisa dikonsumsi pengguna di dalam mobil selagi bersantai – santai karena mereka sama sekali tak perlu memegang kendali.

LeEco LeSEE / TheNextWeb
LeEco LeSEE / TheNextWeb

Sebagai mobil konsep, tentunya tidak ada jadwal rilis publik untuk LeSEE. LeEco sendiri rencananya akan memamerkan sedan elektrik besutannya ini pada ajang Beijing Auto Show mulai 24 April mendatang.

Kemunculan LeSEE ini sekaligus menjadi penanda bahwa Tiongkok punya visi besar di industri otomotif, khususnya yang melibatkan teknologi elektrik maupun sistem kemudi otomatis. Kalau Tesla yang awalnya bukan siapa-siapa saja bisa sukses, kenapa LeEco tidak?

Sumber: TheNextWeb.

Previous Story

VR Headset Pico Neo Tak Perlu Ponsel atau PC, Sambungkan Saja Controller-nya

Next Story

Kolaborasi Enthrean Guardian dengan Universitas Dipenogoro Hadirkan Game Heitus

Latest from Blog

Don't Miss

Hyundai IONIQ 5 BlueLink Resmi Meluncur di Indonesia

PT Hyundai Motors Indonesia meluncurkan IONIQ 5 yang dilengkapi dengan
Honda e:Technology

Honda Perkenalkan e:Technology, Solusi untuk Wujudkan Visi Eletrifikasi di Indonesia

Para produsen kendaraan bermotor perlahan mulai beralih ke arah kendaraan