Dark
Light

Microsoft Bakal Hadirkan Software Antivirus-nya di Android dan iOS

1 min read
February 21, 2020

Tahun lalu, Microsoft merilis software antivirus-nya, Windows Defender, untuk platform macOS sekaligus mengganti namanya menjadi Microsoft Defender. macOS rupanya baru awal dari upaya Microsoft berekspansi di bidang keamanan, sebab mereka juga berniat menyasar Android dan iOS.

Kepada CNBC, Microsoft memaparkan rencananya untuk merilis Defender buat perangkat Android dan iOS. Di titik ini Anda mungkin bertanya dalam hati, “apakah smartphone yang saya gunakan butuh proteksi ekstra dari virus atau malware?” Saya pun juga berpikir demikian.

Buat saya pribadi, selama ini saya percaya perangkat kita bakal tetap aman selama kita tidak mengunduh aplikasi dari luar Play Store atau App Store. Memang ada beberapa kasus ditemukannya malware atau adware di sejumlah aplikasi Play Store, tapi ini cuma berdampak pada sebagian kecil pengguna saja.

Namun yang tidak kalah berbahaya sebenarnya adalah phishing, dan inilah yang menjadi salah satu prioritas Microsoft dalam merancang Defender versi mobile. Phishing pada dasarnya merupakan teknik yang digunakan hacker untuk membujuk kita supaya kita mencantumkan informasi-informasi penting seperti username atau password, umumnya dengan menyediakan tautan yang menyerupai link resmi dari suatu penyedia layanan.

Phishing bakal berakibat lebih fatal jika konteksnya sudah mencakup perusahaan, dimana kesalahan satu karyawan bisa berujung pada kerugian besar yang dialami perusahaan. Di sinilah Microsoft Defender mencoba membantu, sebab Microsoft memang menyiapkannya sebagai salah satu penawarannya di segmen enterprise.

Microsoft belum menetapkan jadwal rilis Defender untuk Android dan iOS, namun mereka berniat mendemonstrasikan versi preview-nya pada ajang RSA Conference tidak lama lagi.

Sumber: CNBC dan Microsoft.

Previous Story

Angkatan Udara AS Jadi Sponsor Intel Extreme Masters dan ESL Pro League

Next Story

Samsung Umumkan Smartphone Foldable Galaxy Z Flip, Buat Bold Generation Indonesia

Latest from Blog

Don't Miss

92% Pekerja di Indonesia Sudah Menggunakan GenAI dan Temuan Lain dari Work Trend Index 2024

Microsoft dan LinkedIn merilis laporan Work Trend Index 2024. Di

Hadirnya Bot AI Microsoft Copilot di Telegram dan Isu Privasi di Baliknya

Aplikasi Telegram yang dikenal dengan fitur privasi dan keamanannya telah