Esports

Mengenal Hero Terbaru Dota 2, Grimstroke si Pengikat Takdir

04 Sep 2018 | Ayyub Mustofa
Gunakan kekuatan jahat Grimstroke untuk mengacaukan gerakan lawan di pertempuran

Turnamen Dota 2 The International 2018 telah berakhir pada tanggal 25 Agustus lalu. Tim OG yang keluar sebagai juara, pulang dengan membawa hadiah uang sebesar US$11,2 juta. Total hadiah turnamen ini sendiri mencapai lebih dari US$25 juta dan merupakan prize pool turnamen Dota 2 terbesar sepanjang sejarah.

Selain sebagai ajang kompetisi, The International juga merupakan momen bagi Valve untuk merilis hero baru yang pastinya akan membuat nuansa permainan Dota 2 kembali segar. Hero terbaru itu bernama Grimstroke, dan kini sudah bisa kamu mainkan. Siapa sebenarnya Grimstroke, dan seperti apa gaya permainannya? Ayo kita kupas bersama!

Pembawa tragedi klan Ashkavor

Bila Anda familier dengan cerita-cerita rakyat Jepang, Anda pasti akan langsung sadar bahwa desain hero Grimstroke terinspirasi dari mitologi negeri sakura tersebut. Dikisahkan bahwa Grimstroke dulunya adalah seorang pemuda yang berlatih sihir untuk melindungi rakyat Ashkavor. Namun saat melakukan ritual penting, sebuah bencana terjadi.

Dota 2 | Grimstroke 1
Perhatikan baik-baik lima jenis role milik Grimstroke

Grimstroke rupanya melanggar perintah dari guru-gurunya. Demi mendapatkan kekuatan yang dahsyat, Grimstroke mencampurkan tinta sihir dalam ritual dengan suatu ramuan penguat. Akibatnya, sihir yang muncul dalam diri Grimstroke menjadi jahat. Bukannya melindungi, sihir itu justru menelan nyawa seluruh rakyat Ashkavor. Klan Ashkavor musnah, jiwa mereka kini terperangkap dalam tinta yang menjadi media sihir milik Grimstroke.

Penampakan Grimstroke yang berwajah merah, bertanduk dua, dan membawa tongkat pemukul adalah adaptasi legenda makhluk gaib Jepang bernama Oni. Oni merupakan raksasa pemakan manusia, sekaligus juga penghukum manusia atas dosa-dosa mereka di neraka. Konsep desain ini juga mirip dengan tokoh Ink Demon Agura yang pernah muncul dalam game PS Vita berjudul Sumioni: Demon Arts.

Mengikat musuh dan menghancurkannya

Grimstroke adalah hero ranged dengan gaya permainan yang fokus pada dua hal: nuke dan disable. Artinya, hero ini cocok menempati posisi support ataupun mid. Kemampuannya memperlambat musuh, melakukan stun di jangkauan area, serta melipatgandakan damage hero teman membuat Grimstroke sangat menakutkan di tengah war.

Grimstroke memiliki empat skill, antara lain:

  • Stroke of Fate. Grimstroke mencipratkan tinta ke area berbentuk garis lurus di depannya. Musuh yang terkena akan menerima damage dan pengurangan movement speed.
  • Phantom’s Embrace. Grimstroke mengirim arwah yang menempel ke satu hero musuh untuk memberi damage dan efek silence. Mirip kemampuan The Swarm milik Weaver, arwah ini bisa dibunuh untuk menghilangkan efeknya.
  • Ink Swell. Grimstroke melumuri dirinya atau unit teman dengan tinta. Selama berlumuran tinta, unit ini mendapat bonus movement speed dan kebal terhadap serangan, namun tidak bisa menggunakan skill. Setelah 3 detik, tinta tersebut meledak, memberi damage dan stun ke area di sekitarnya.
  • Soulbind. Kemampuan ultimate Grimstroke ini mengikat satu hero musuh ke hero lain di dekatnya. Selama terikat, kedua hero musuh mendapat pengurangan movement speed, dan bila ada hero yang terkena skill, hero pasangannya akan terkena skill yang sama.

Anda dapat mengintip demonstrasi kemampuan Grimstroke lewat video singkat di bawah. Kemampuan ‘setan’ ini tidak bisa diremehkan!

Strategi dan tips penggunaan Grimstroke

Grimstroke punya berbagai kemampuan yang sangat berbahaya, tapi butuh koordinasi tim agar bisa berfungsi maksimal. Ink Swell bersinergi sangat baik dengan hero-heroganker atau initiator, terutama bila mereka memegang Blink Dagger. Dengan timing yang tepat, musuh bisa terkena stun selama 4 detik dan mati tanpa perlawanan.

Berkat Phantom’s Embrace, Grimstroke dapat merusak strategi tim lawan ketika war. Bila arwah gentayangan ini tidak ditangani, satu hero musuh tidak bisa berkontribusi maksimal selama 5 detik. Tim lawan harus memilih antara melanjutkan war tanpa bantuan skill 1 hero penting, atau mundur sebentar untuk menolong temannya.

Soulbind memiliki sinergi dahsyat dengan jurus-jurus ultimate lain. Bila di tim kawan ada hero seperti Bloodseeker, Doom, atau Lina, pastikan Anda fokus pada target yang sama saat war. Ditambah item pendukung seperti Aghanim’s Scepter atau Refresher Orb, Anda bisa melumpuhkan sebagian besar tim lawan dalam sekejap.

Dota 2 | Grimstroke 2
Contoh sinergi Grimstroke dengan Pugna

Kecuali jurus ultimate (Soulbind), semua skill Grimstroke memiliki cooldown yang cukup singkat. Gunakan jurus-jurus tersebut semaksimal mungkin, tapi hati-hati jangan sampai kehabisan mana di saat penting.

Grimstroke sangat bergantung pada skill. Hati-hatilah terhadap item yang bisa melindungi hero lawan dari magic, seperti Black King Bar, Linken’s Sphere, dan Lotus Orb. Bila hero lawan memiliki kemampuan silence, Grimstroke juga akan kerepotan. Anti-Mage, Riki, Rubick, dan Silencer adalah beberapa hero yang sangat berbahaya bagi Grimstroke.

Grimstroke cocok bagi Anda yang suka melakukan kerja sama tim, memantau gerakan lawan, dan menyusun strategi di medan pertarungan.

Selain Grimstroke, Valve juga mengumumkan satu hero baru lagi bernama Mars. Sayangnya belum ada info mendetail tentangnya, dan perilisannya pun baru sekitar akhir tahun ini. Satu hal yang jelas, keberadaan Grimstroke dan Mars adalah alasan untuk mulai rajin main Dota 2 lagi!