MediaTek telah mengumumkan dua chipset mobile baru, Dimensity 9500s untuk smartphone flagship dan Dimensity 8500 untuk perangkat kelas menengah atas. Keduanya mengunggulkan arsitektur “All Big Core” dan khusus Dimensity 9500s diproduksi menggunakan proses 3nm. Di bawah ini fitur dan spesifikasi yang ditawarkan.
MediaTek Dimensity 9500s

Sebagai varian penyempurnaan dari Dimensity 9500 yang dirilis September tahun lalu, Dimensity 9500s juga diproduksi dengan proses 3nm TSMC generasi ke-2 dan tetap mengusung arsitektur CPU All Big Core. Konfigurasinya terdiri dari satu inti berbasis Arm Cortex-X925 Ultra dengan kecepatan clock hingga 3,73GHz, tiga inti Cortex-X4, dan empat inti Cortex-A720. Pendekatan ini memungkinkan performa puncak yang agresif sekaligus efisiensi daya yang lebih baik dalam skenario penggunaan harian.
Untuk urusan grafis, MediaTek menyematkan GPU Immortalis-G925 dengan dukungan advanced ray tracing, Adaptive Game Technology 3.0 (MAGT 3.0), dan Frame Technology 3.0 (MFRC 3.0). Kombinasi ini tidak hanya menargetkan gameplay dengan frame rate tinggi, tetapi juga stabilitas frame dan konsumsi daya yang lebih terkendali.
Di sisi AI, Dimensity 9500s membawa NPU flagship yang dioptimalkan untuk generative reasoning dan model multi-modal. Artinya, pemrosesan AI seperti pengeditan foto berbasis AI (outpainting, object removal, matting), pemrosesan live photo, hingga ringkasan konten berbasis AI bisa berjalan langsung di perangkat (on-device) dengan lebih cepat dan efisien.
Untuk imaging, MediaTek menyematkan Imagiq ISP yang mendukung real-time motion tracking hingga 30fps, perekaman video 8K 60fps full-focus dengan Dolby Vision HDR, dan teknologi noise reduction yang ditingkatkan. SoC ini juga mendukung sensor gambar hingga resolusi 320MP dan layar WQHD+ hingga 180Hz.
Dari sisi konektivitas, Dimensity 9500s sudah mendukung 5G Release-17 dengan kecepatan unduh hingga 7Gbps, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan sistem navigasi global lengkap. MediaTek juga membawa UltraSave 4.0, AI Network Suite 2.0, dan Xtra Range 3.0 untuk efisiensi daya dan stabilitas koneksi.
MediaTek Dimensity 8500

Beralih ke Dimensity 8500, yang mengisi segmen kelas menengah premium atas dengan pendekatan yang tak kalah agresif. Chipset ini dibuat dengan proses 4nm yang lebih hemat daya dan tetap menggunakan desain arsitektur CPU All Big Core, kali ini dengan CPU octa-core berbasis Cortex-A725 berkecepatan hingga 3,4GHz.
GPU Mali-G720 yang digunakan diklaim memberikan peningkatan performa hingga 25% dan efisiensi daya 20% lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Menariknya, MediaTek juga membawa ray tracing, fitur game premium yang sebelumnya hanya tersedia pada chipset flagship.
Di sektor AI, Dimensity 8500 dibekali NPU generasi ke-8 (NPU 880) yang mendukung berbagai large language model (LLM/MLLM) dan model generasi gambar. Fitur AI seperti semantic engine dan algoritma telefoto berbasis AI membuat kemampuan imaging dan pemrosesan visualnya jauh lebih pintar dibanding chipset midrange generasi lama.
Spesifikasi lainnya, chipset ini mendukung kamera hingga resolusi 320MP, perekaman video 4K 60fps, dan layar WQHD+ dengan refresh rate hingga 144Hz. Konektivitasnya mencakup dual SIM dual active 5G, Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.4, dan teknologi UltraSave 3.0+ untuk efisiensi daya.
Lewat Dimensity 9500s dan 8500, MediaTek menunjukkan strategi yang semakin konsisten, menyebarkan pengalaman flagship ke lebih banyak segmen. MediaTek Dimensity 9500s jelas ditujukan bagi smartphone flagship yang menuntut performa tinggi, AI canggih, dan efisiensi daya maksimal. Sedangkan, MediaTek Dimensity 8500 menjadi jembatan ideal bagi pengguna yang ingin performa gaming dan AI modern tanpa harus masuk kelas flagship.
Sumber: MediaTek