MediaTek Perkuat Toko Ritel dengan Edge AI dan Platform Genio

3 mins read
February 13, 2026
MediaTek-Perkuat-Toko-Ritel-dengan-Edge-AI-dan-Platform-Genio

Di era AI, para peritel punya banyak ruang untuk bereksperimen. Namun, ketika pengalaman belanja dituntut serba real-time, ketergantungan pada cloud mulai menjadi hambatan.

Di sinilah platform Edge AI yang terintegrasi seperti yang dikembangkan MediaTek menjadi semakin relevan. Edge AI bukan lagi sekadar teknologi pendukung, melainkan faktor penentu daya saing di industri ritel.

Alasannya sederhana, karena keunggulan persaingan ini justru dipengaruhi oleh keberadaan teknologi AI yang diterapkan di dalam toko. Termasuk dukungan perangkat cerdas dan data real-time, sehingga dapat membuat keputusan bisnis saat itu juga.

Dengan edge AI, pemrosesan data dilakukan langsung di perangkat (on-device), tanpa harus selalu mengirimkan data ke cloud. Hasilnya, sistem dapat memantau stok barang di rak secara real-time dan mendukung pengisian ulang berbasis prediksi. Pendekatan ini membantu menjawab tantangan klasik ritel, yaitu akurasi stok barang (inventory).

Tanpa penerapan otomatisasi cerdas (intelligent automation), tingkat akurasi stok barang di toko fisik dapat merosot hingga 70 persen. Dampaknya bukan hanya kehilangan potensi penjualan, tetapi juga proses restok yang tidak efisien. Penerapan edge AI dapat menutup kelemahan ini, yaitu dengan cara memproses informasi atau data secara real-time saat itu juga.

AI Ubah Wajah Toko Ritel

AI kini mengubah cara toko ritel beroperasi, mulai dari manajemen stok, layanan pelanggan, efisiensi energi, hingga keamanan. Lewat analisis prediktif, AI mampu menekan penumpukan barang hingga 20–30 persen dan mengurangi rak kosong sampai 65 persen.

Ritel yang mengintegrasikan AI dalam rantai pasok dan pengelolaan stok juga mencatat penurunan kejadian rak kosong sekitar 30 persen, memangkas biaya penyimpanan 20–50 persen. Hasil ini didukung sistem komputasi berbasis edge yang memantau pergerakan barang secara real-time, sehingga keputusan restok bisa lebih cepat dan tepat.

Di sisi pelanggan, model AI yang dijalankan langsung di perangkat (edge) memungkinkan rekomendasi produk tanpa harus mengirim data pribadi ke cloud. Studi menunjukkan, rekomendasi berbasis AI dapat meningkatkan pembelian hingga 16 persen. Implementasinya pun meluas ke kios interaktif, fitur guided selling, dan digital signage di dalam toko.

Edge AI juga membantu optimalisasi operasional. Sensor IoT dan kamera memantau trafik pengunjung, konsumsi energi, hingga aspek keamanan secara real-time. Karena data diproses langsung di toko, respons dapat dilakukan seketika. Kombinasi AI dan edge computing ini membuat operasional ritel lebih akurat, efisien, dan responsif.

Pentingnya Edge AI Kini untuk Operasional Toko Ritel

Popularitas edge AI saat ini lantaran kemajuan platform dan perangkat komputasi yang makin ringkas dan hemat daya. Salah satu contohnya, seri Genio buatan Mediatek, yang dirancang khusus untuk penerapan AI-IoT. Chip ini cukup canggih untuk mengoperasikan AI generatif (hingga 10 TOPS) langsung di perangkat, sehingga peritel dapat menjalankan model bahasa yang kompleks di toko tanpa bergantung pada cloud.

Dibangun dengan teknologi proses 6nm, chip tersebut menggabungkan kinerja tinggi dan hemat listrik, dua hal krusial yang dibutuhkan perangkat beroperasi sepanjang hari di toko. Berkat mesin AI bawaan (Neural Processing Units/NPU) perangkat semakin memudahkan peritel menerapkan AI secara luas di seluruh toko dengan irit biaya, andal, dan responsif.

Namun, kinerja AI semata tak cukup menyelesaikan masalah di lapangan, karena banyak tantangan dihadapi peritel untuk mengatur AI di ribuan endpoint. Toko ritel dan penyedia teknologi kerap menghadapi, misal infrastruktur yang berbeda-beda, spesifikasi sistem operasi yang tidak seragam, dan bercampurnya perangkat lama dan modern yang sulit dikelola.

Mengatasi hambatan-hambatan ini penting dilakukan demi penerapan AI secara optimal, dengan begitu, peritel dapat mengurangi tingkat kekosongan stok sekitar 20-30 persen, menurunkan biaya logistik sekitar 5-20 persen, dan menurunkan belanja pengadaan sekitar 5-15 persen.

Menjawab tantangan tersebut, MediaTek kini telah menyediakan perangkat keras dan perangkat lunak terpadu. Platform Genio menawarkan integrasi berupa SoC, konektivitas, serta dukungan sistem operasi Android, Yocto, Linux, dan Ubuntu.

Inilah spesifikasi yang dibutuhkan bagi OEM, ISV, dan peritel pada perangkat. Pendekatan full-stack ini sekaligus memperpendek lini masa pengembangan, menyederhanakan validasi, dan memastikan penerapan AI tetap mudah dikelola dari waktu ke waktu.

MediaTek menjalin kemitraan dengan NVIDIA guna mempercepat penerapan teknologi. Melalui NVIDIA TAO yang telah siap pakai (pra-validasi) dan terintegrasi, penyedia teknologi dapat membangun aplikasi AI yang spesifik-domain, tanpa harus membuat model dari awal; menghemat biaya sumber daya pengembangan model.

Hasilnya mereka bekerja lebih mudah, ongkos produksi bisa ditekan, dan mempercepat pemasaran. Mereka pun bisa lebih fokus pada penerapan AI yang benar-benar bermanfaat bagi toko ritel.

Ekosistem developer yang semakin luas tentu memperkuat penerapan AI di toko ritel. Dengan berbasis teknologi berstandar industri, MediaTek memastikan penerapan AI bisa dipakai bagi komunitas developer alias di banyak perangkat.

Genio Developer Center menyediakan akses dokumentasi, perangkat lunak, mitra EVK, dan sumber daya lain sehingga memudahkan mitra membuat solusi ritel pintar baru ke pasar dengan lebih cepat.

Kemajuan tersebut menciptakan fondasi edge AI yang dapat diterapkan dan diperluas di masa depan. Mampu mendukung kebutuhan operasional saat ini sekaligus generasi berikutnya baik AI generatif maupun agentik di toko ritel.

Menuju Jalan Masa Depan

Para peritel yang menerapkan AI siap mendapatkan hasil nyata, lebih sedikit stok kosong, persedian lebih ramping, operasional lebih efisien, dan pengalaman pelanggan lebih kuat. Namun, ketika menerapkan AI dalam skala besar, tentu memerlukan pendekatan full-stack yang menggabungkan edge computing, kemampuan AI generatif, konektivitas yang mumpuni, NPU yang andal, serta ekosistem developer yang dirancang untuk aksesibilitas dan kecepatan.

Dengan platform Genio, kemitraan NVIDIA, dan model AI yang mengutamakan ekosistem, MediaTek mempersiapkan generasi AI ritel masa depan, di mana semakin membuat tokoh lebih cerdas, operasional lebih tangguh, dan memberikan pengalaman pelanggan yang memuaskan.

Samsung Hadirkan Galaxy A07 5G, 2 Jutaan dengan Pengalaman AI dan Baterai 6.000 mAh
Previous Story

Samsung Hadirkan Galaxy A07 5G, 2 Jutaan dengan Pengalaman AI dan Baterai 6.000 mAh

Latest from Blog

Don't Miss

How to Use AI to Turn Content Creators into Good Presenters

Lot of content creators have amazing ideas, but struggle to

Alpha School Austin: Sekolah Berbasis AI dengan Model “2 Hour Learning”

Alpha School Austin adalah sekolah privat di Austin, Texas, Amerika