Dark
Light

Lensa C.P. Goerz Citograph 35 Pastikan Bidikan Kamera Anda Selalu Fokus

1 min read
July 10, 2017

Pengetahuan dasar mengenai ilmu fotografi memang krusial, namun hasil jepretan memuaskan hanya ditentukan oleh satu hal simpel: momen yang tepat. Itu sebabnya produsen terus mengembangkan teknologi di perangkat mereka agar fokus bisa ditangkap secepat mungkin. Bagi Benedikt Hartmann, solusinya adalah dengan mengambil inspirasi dari masa lalu.

Sang street photographer punya gagasan menarik. Ia ingin mengembalikan elemen ‘spontanitas’ ke Instagram, ketika foto dapat diperoleh secepat-cepatnya tanpa mengorbankan kualitas. Via Kickstarter, Hartmann memperkenalkan Citograph 35mm, lensa fixed-focused dan fixed-aperture ala kamera instan Polaroid yang dirancang agar bisa bekerja selaras dengan kamera-kamera digital modern beresolusi tinggi.

Citograph 35mm 1

Dengan Citograph 35mm, sang produsen berjanji Anda akan selalu memperoleh gambar yang diinginkan tanpa penundaan sama sekali. Tanpa ada mekanisme di lensa yang menghambat, kamera selalu siap menjepret. Benedikt Hartmann menjelaskan bahwa Citograph 35mm adalah lensa always-in-focus pertama di dunia buat kamera DSLR dan mirrorless.

Citograph 35mm 2

Fokus Citograph 35mm di-setting di infinity, dengan aperture berada di f/8 – bukaannya cukup sempit untuk menjaga mayoritas gambar tetap tajam dan semua objek yang berada tiga meter atau lebih di depannya tetap fokus. Konsep seperti ini sebetulnya tidaklah baru. Tekniknya bisa diterapkan ke banyak lensa, umumnya dipakai dalam fotografi pemandangan/lanskap. Lensa fixed juga digunakan di banyak camera action serta 360 derajat.

Citograph 35mm 3

Citograph 35mm sendiri disajikan secara sederhana, tanpa ada fitur autofocus, zoom, serta kemampuan mengubah aperture. Produsen memanfaatkan lensa Tessar-type untuk menyempurnakan ketajaman, mengemasnya dalam satu bundel simpel yang stylish. Cuma ada sedikit syarat agar kamera Anda bisa bekerja serasi dengan lensa Citograph 35mm: ubah ISO ke automatic dan pilih opsi ‘time automatic‘.

Agar dapat mendukung beragam tipe kamera, desainer sedang mengembangkan mounting untuk Nikon, Canon, Sony, Leica M, Micro Four Thirds dan Fuji. Citograph 35mm mengusung branding C.P. Goerz American Optical Company, grup pencipta lensa film yang berkiprah mulai tahun 1886 hingga mereka bergabung bersama Zeiss Ikon di tahun 1926 dan kembali merge dengan Schnieder-Optics di 1972. Belum diketahui apakah brand tersebut hanya sekedar lisensi atau tidak.

C.P. Goerz Citograph 35mm bisa Anda pesan sekarang di situs crowdfunding  Kickstarter seharga mulai dari US$ 230. Saat artikel ini ditulis, Hartmann dan kawan-kawn berhasil mengumpulkan dana jauh lebih besar dari target stretch awal di US$ 30 ribu.

Previous Story

WhatsApp: Aplikasi “Chatting” untuk Brand Anda

Next Story

Tesla Model 3 Mulai Diproduksi, Begini Penampilan Finalnya

Latest from Blog

Don't Miss

Sony-Menghadirkan-Kamera-Vlog-ZV-1-II

Sony Menghadirkan Kamera Vlog ZV-1 II dan Lensa FE 70-200mm F4 Macro G OSS II di Indonesia

Sony telah meluncurkan kamera generasi kedua dari seri kamera vlog
AI banyak dipakai dalam pembuatan game Firmament

AI Banyak Dipakai dalam Pembuatan Game Ini, Sejumlah Pemainnya Kecewa

Penggunaan generative AI di industri video game terus menuai kontroversi.