Kodak Jual Portofolio Patennya kepada Apple, Google, dan 10 Perusahaan Lainnya

1 min read
December 20, 2012

Dalam sebuah rilis yang disebarkan pada pers, Kodak mengumumkan telah berhasil menjual 1.100 portofolio patennya kepada sebuah konsorsium yang mewakili 12 perusahaan besar di bidang teknologi IT. Konsorsium ini dikelola oleh Intellectual Ventures yang merepresentasikan Apple dan RPX Corporation yang merepresentasikan Google. Berdasarkan informasi dari Wired.com, perusahaan-perusahaan lainnya yang juga tergabung dalam konsorsium tersebut adalah nama-nama besar di industri IT: Adobe, Amazon, Facebook, Fujifilm, HTC, Huawei, Microsoft, RIM, Samsung, dan Shutterfly.

Meskipun tidak dijelaskan secara mendetil paten apa saja yang telah dijual ini, secara umum dikatakan bahwa paten-paten ini mencakup teknologi untuk melakukan pengeloahan citra digital. Nilai penjualan paten ini adalah sebesar $525 juta, angka yang jauh di bawah harga yang ditawarkan oleh Kodak pertama kali yakni sebesar $3 miliar.

Kodak sendiri sedang berusaha menghindari kebangkrutan. Pada awal tahun 2012, Kodak akhirnya mengajukan diri untuk melakukan reorganisasi kepada pengadilan yang menangani masalah kebangkrutan di Amerika Serikat. Sebelum tahun 2012, penjualan lisensi untuk menggunakan paten akhirnya menjadi sumber utama pendapatan Kodak pada beberapa tahun terakhir. Namun, sejak awal tahun ini Kodak banyak melakukan tuntutan pelanggaran paten kepada Apple, RIM, Fujifilm, HTC, Samsung dan Shutterfly.

Dengan penjualan paten ini, kepemilikan terhadap hak terhadap paten-paten tersebut kini berada di bawah konsorsium bersama 12 perusahaan pembeli ini. Langkah ini sekaligus juga menghentikan tuntutan Kodak terhadap pelanggaran paten perusahaan-perusahaan tersebut. Sebagai konsumen, saya sendiri berharap dengan dikelolanya paten-paten ini oleh sebuah konsorsium yang mewakili 12 perusahaan akan mengurangi aksi saling tuntut pelanggaran paten antar para raksasa industri IT yang hanya akan berdampak buruk pada konsumen.

 

Sumber: Wired.com. Gambar: Mac Life.

Previous Story

Update Tumblr Tambahkan Dukungan Untuk Pengguna iPad

Next Story

Mengintip Siapa Saja yang Bersiap Menyediakan BlackBerry 10 di Inggris

Latest from Blog

OpenAI Menutup Sora

Dunia teknologi dikejutkan oleh pengumuman mendadak, ketika OpenAI secara resmi mengonfirmasi akan menghentikan layanan pembuatan video AI mereka, Sora. Langkah ini menandai

Don't Miss

Era Baru Desain UI: Google Labs Perkenalkan Konsep “Vibe Design” Melalui Pembaruan Stitch

Selama setahun terakhir, kehadiran Kecerdasan Buatan (AI) telah mengubah cara

Google Luncurkan Canvas in AI Mode di Search, Hadirkan Ruang Khusus untuk Coding dan Menulis

Google resmi memperkenalkan pembaruan signifikan pada mesin pencarinya melalui fitur