Jembatani Kesenjangan Kesiapan Data, Hitachi Vantara Perkuat Hitachi iQ Studio dengan Orkestrasi Multi-Agen

2 mins read
March 20, 2026

Anak perusahaan Hitachi Ltd. yang berfokus pada penyimpanan data, infrastruktur, dan manajemen hybrid cloud, Hitachi Vantara, resmi mengumumkan ekspansi kapabilitas pada portofolio Hitachi iQ.

Pembaruan ini mencakup peningkatan cetak biru (blueprints) AI, koordinasi multi-agen di dalam Hitachi iQ Studio, perluasan opsi infrastruktur AI bersama NVIDIA, serta integrasi data yang lebih mendalam untuk mendukung ekosistem agentic AI di lingkungan on-premises dan tervirtualisasi.

Latar Belakang: Tantangan Transisi AI Menuju Skala Produksi

Saat perusahaan beralih dari fase eksperimen menuju penerapan AI berskala penuh (scaled deployment), tantangan terkait kompleksitas data, kedaulatan AI, serta tata kelola dan keamanan semakin meningkat.

Sebuah laporan terbaru menunjukkan bahwa hanya 42% organisasi di AS dan Kanada yang dianggap memiliki kematangan data (data-mature). Dari kelompok tersebut, 84% melaporkan pengembalian investasi (ROI) AI yang terukur, berbanding jauh dengan hanya 48% pada organisasi dengan fondasi data yang lemah. Portofolio Hitachi iQ dirancang untuk menutup kesenjangan ini dengan menggabungkan infrastruktur siap AI, kapabilitas agen terintegrasi, dan kontrol kepatuhan tingkat enterprise.

Octavian Tanase, Chief Product Officer Hitachi Vantara, menyatakan bahwa kecepatan transisi AI menuju tahap produksi sering kali melampaui kesiapan fondasi data perusahaan. “Dengan peningkatan terbaru ini… kami memberikan fleksibilitas dan kendali yang lebih besar bagi pelanggan saat mereka memindahkan agentic AI dari tahap uji coba (pilot) ke tahap produksi,” jelasnya.

Rincian Peningkatan Kapabilitas Hitachi iQ

Pembaruan portofolio Hitachi iQ berfokus pada empat pilar utama, mulai dari perangkat keras hingga integrasi perangkat lunak tingkat lanjut:

1. Opsi Komputasi Terakselerasi untuk Beban Kerja AI Modern Dibangun di atas platform data Virtual Storage Platform One (VSP One) dan mendukung HMAX by Hitachi, infrastruktur ini kini mengintegrasikan berbagai cip terbaru dari NVIDIA:

  • Dukungan untuk GPU NVIDIA Blackwell (berpendingin udara) dan NVIDIA Blackwell Ultra (berpendingin udara dan cairan).

  • Sistem berbasis NVIDIA MGX 2U dengan konfigurasi hingga empat GPU NVIDIA RTX PRO™ 6000 Blackwell Server Edition.

  • Rencana dukungan mendatang untuk GPU NVIDIA RTX PRO™ 4500 Blackwell Server Edition. Opsi ini memberikan fleksibilitas bagi pelanggan untuk menyelaraskan komputasi dengan beban kerja AI mereka, mulai dari pengembangan model, fine-tuning, hingga aplikasi agentic.

2. Cetak Biru AI dan Orkestrasi Data di Hitachi iQ Studio Hitachi iQ Studio (komponen perangkat lunak dari Hitachi iQ yang dibangun di atas desain referensi NVIDIA AI Data Platform) kini menghadirkan:

  • Koordinasi Multi-Agen: Memperkenalkan peran agen yang terdefinisi secara terstruktur. Worker agents bertugas mengeksekusi tugas, sementara supervisor agents mengoordinasikan alur kerja dan beradaptasi berdasarkan hasil keluaran.

  • Dukungan NVIDIA Nemotron: Kompatibilitas dengan model bahasa besar (LLM) yang dirancang untuk menggerakkan sistem agentic AI tingkat lanjut.

  • Kapabilitas Time Machine: Memungkinkan sistem AI untuk menavigasi kumpulan data historis secara cepat dan kontekstual.

3. Integrasi Hammerspace untuk Akses Data Terdestribusi Melalui kemitraan strategisnya, Hitachi iQ Studio kini terintegrasi lebih erat dengan Hammerspace menggunakan Model Context Protocol (MCP). Standar terbuka ini memungkinkan agen AI terhubung secara aman ke sumber data eksternal. Agen AI kini dapat bekerja dengan data yang didistribusikan tanpa perlu memindahkan data tersebut (data movement), dengan tata kelola yang tetap terlindungi di dalam ekosistem VSP One Block.

4. Akselerasi Penyimpanan Berbasis AI Hitachi Vantara juga mengonfirmasi dukungannya terhadap arsitektur referensi NVIDIA STX yang baru saja diumumkan, guna mengembangkan solusi penyimpanan AI-native yang ditenagai oleh inovasi NVIDIA Vera Rubin, BlueField-4, jaringan Spectrum-X, dan perangkat lunak NVIDIA AI.

Seluruh inovasi terbaru dalam portofolio Hitachi iQ dan Hitachi iQ Studio ini turut dipamerkan dalam ajang konferensi teknologi NVIDIA GTC 2026 yang berlangsung pada 16–19 Maret 2026 di San Jose, California.


Disclosure: Artikel disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.

Previous Story

Ubah Foto Menjadi Kartun Secara Instan dengan Output HD Berkualitas Tinggi

Next Story

17 Tahun Tak Tergeser, Samsung Kembali Kuasai Pasar Commercial Display Global di 2025

Latest from Blog

Don't Miss

Ubah Foto Menjadi Kartun Secara Instan dengan Output HD Berkualitas Tinggi

Di era digital, visual yang menarik menjadi kunci utama untuk

No Ribet No Drama, Mudik Fun Bersama Galaxy S26 Series

Kita semua tahu bahwa merencanakan mudik Lebaran bukanlah sekadar urusan