Tidak diragukan lagi, iPhone 17 Series dari Apple adalah salah satu smartphone terbaik saat ini. Namun, masih belum ada perubahan besar jika dibandingkan dengan iPhone 16 Series. Meski iPhone Air, cukup memberi ‘kesegaran’ bagi penggemarnya.
Ekosistem Apple jelas sangat solid, tetapi Apple tidak boleh lengah. Sebab harus diakui, inovasi yang hadir pada kompetitor smartphone Android jauh lebih cepat dan fleksibel. Baik dari segi lembar spesifikasi, hingga form factor ‘foldable’ yang tidak tersedia di iPhone.
iPhone 17 Series Laris Manis

Kembali ke iPhone generasi terbaru, menurut laporan terbaru Apple, penjualan iPhone mencapai titik tertinggi sepanjang masa dalam tiga bulan terakhir tahun lalu. Bisa ditebak, pendorong utamanya adalah iPhone 17 Series yang terdiri dari iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan ditambah iPhone Air.
Imbasnya, pendapat perusahaan meningkat sebesar 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi US$143,8 miliar. Angka tersebut merupakan pertumbuhan terkuat sejak 2021, berkat lonjakan penjualan di Tiongkok, Eropa, Amerika, dan Jepang.
CEO Apple, Tim Cook, menyebut capaian ini sebagai hasil dari permintaan pasar yang sangat kuat, khususnya untuk iPhone dan layanan digital Apple. Segmen Services yang mencakup App Store, iCloud, Apple Music, Apple TV+, dan layanan lainnya, juga mencetak pendapatan tertinggi sepanjang masa, tumbuh 14% YoY.
Namun, penjualan di bagian lain kurang positif. Penjualan perangkat wearable dan aksesori, termasuk produk seperti Apple Watch dan AirPod, turun sekitar 3%. Sementara penjualan komputer Mac, turun lebih dari 7%.
Apple juga mengumumkan bahwa basis perangkat aktifnya kini telah melampaui 2,5 miliar unit di seluruh dunia. Angka ini menjadi indikator kuat tingginya loyalitas dan kepuasan pengguna terhadap ekosistem Apple.
Belum lama ini, kabar kemitraan Apple dan Google terbilang mengejutkan. Apple akan mengandalkan model AI Gemini untuk Siri dan fitur Apple Intelligence lainnya. Nasib integrasi ChatGPT yang sudah menjadi bagian dari Apple Intelligence sejak tahun 2024 juga belum jelas. Kemitraan ini bisa jadi sebagai solusi sementara hingga model AI buatan Apple sendiri cukup kuat.
Sumber: Apple Newsroom