Esports Ecosystem

Investor 100 Thieves Siapkan Rp1,4 triliun untuk Investasi Khusus Esports

15 Nov 2019 | Ellavie Ichlasa Amalia
Artist Capital Management percaya, esports akan tumbuh lebih besar dari industri olahraga tradisional

Perusahaan manajemen investasi Artist Capital Management berhasil mengumpulkan US$100 juta (sekitar Rp1,4 triliun) untuk Artist Esports Edge Fund, yang akan menginvestasikan dana tersebut ke perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang esports. Mereka melakukan ini karena mereka percaya, pada akhirnya, esports akan tumbuh lebih besar daripada industri olahraga tradisional.

Ada beberapa alasan mengapa Artist Capital Management percaya, esports akan tumbuh pesat di masa depan. Dari segi penonton, jumlah penonton esports terus tumbuh dari tahun ke tahun. Diperkirakan, tahun ini, jumlah penonton esports mencapai 194 juta orang dan akan naik menjadi 276 juta orang pada 2022. Umur para penonton esports juga relatif muda jika dibandingkan dengan penonton olahraga tradisional. Sebanyak 79 persen penonton esports berumur di bawah 35 tahun. Sementara dari segi pemasukan, nilai industri esports diperkirakan akan mencapai US$2,9 miliar pada 2022. Artist Capital Management juga percaya, keberadaan liga dengan sistem franchsie akan mendorong pertumbuhan esports. Salah satu liga esports yang menggunakan sistem franchise adalah Overwatch League dari Activision Blizzard. Pada tahun depan, Activision Blizzard juga akan mengadakan Call of Duty League dengan format serupa. Di Indonesia, satu-satunya liga yang menggunakan model franchise adalah Mobile Legends Professional League dari Moonton. Memang, penggunaan sistem franchise pada liga esports berhasil menarik lebih banyak sponsor. Namun, para pelaku esports masih mempertanyakan apakah sistem franchise memang akan menjadi tren di masa depan.

CEO Matthew “Nadeshot” Haag dan COO 100 Thieves, John Robinson. | Sumber: VentureBeat
CEO Matthew “Nadeshot” Haag dan COO 100 Thieves, John Robinson. | Sumber: VentureBeat

“Berkaca dari evolusi industri terkait internet lainnya, kami merasa, sejumlah perusahaan esports akan menguasai sebagian besar pemasukan di pasar esports,” kata Chief Investment Officer, Artist Capital Management, Josh Dienstag, seperti dilaporkan VentureBeat. “Kami harap, kami bisa bekerja sama dengan para penguasaha yang sedang mengembangkan platform yang akan menjadi penguasa pasar.” Pada Juli 2019, Edge Fund telah memimpin investasi seri B senilai US$35 juta untuk 100 Thieves, organisasi esports asal Los Angeles, Amerika Serikat. Ketika itu, Dienstag juga ditunjuk masuk menjadi anggota dewan dari organisasi esports tersebut. Selain 100 Thieves, Edge Fund juga memiliki investasi di Washington Esports Ventures, yang merupakan pemilik dari tim Overwatch League, Washington Justice. Dalam waktu 10 tahun, Edge Fund berencana untuk bisa menemukan perusahaan esports sebagai rekan dalam jangka panjang.

“Artist Capital Management adalah rekan yang sangat baik; mereka mengerti industri esports dan menghargai perbedaan yang kami miliki dari organisasi esports lain dan mendukung visi kami. Industri esports pada dasarnya adalah industri hiburan yang terus berubah dan kami senang kami bisa bekerja sama dengan perusahaan yang menyadari tren ini,” kata President dan Chief Operating Officer 100 Thieves, John Robinson dalam pernyataan resmi. Belakangan, memang semakin banyak investor yang tertarik untuk masuk ke dunia esports. Ini dianggap sebagai tandar bahwa industri esports, yang masih sangat muda, sudah mulai matang.

Sumber header: The Esports Observer