Dark
Light

Intel Luncurkan Prosesor Core Mobile Generasi ke 12 di Indonesia

2 mins read
May 30, 2022

Saat ini, laptop yang beredar di seluruh dunia kebanyakan masih menggunakan prosesor dari Intel. Dan setelah sukses dengan prosesor generasi ke 11-nya, Intel kembali meluncurkan prosesor generasi ke 12 di Indonesia. Acara peluncuran tersebut dilaksanakan pada Ballroom hotel Langham Jakarta pada tanggal 25 Mei 2022 yang lalu. Prosesor generasi ke 12 tersebut memiliki nama kode Alder Lake.

Kami sangat antusias dengan peluncuran prosesor 12th Gen Intel Core terbaru di Indonesia dan bergabungnya para mitra OEM kami untuk menampilkan jajaran laptop yang ditenagai oleh prosesor baru itu, dari laptop ultra-tipis sampai laptop berperforma tinggi untuk para enthusiast, dalam desain yang ramping, sehingga menghadirkan performa terdepan dan teknologi termutakhir bagi kalangan konsumen dan bisnis.” kata Cekiel Danielson, Director of Consumer Sales – Asia, Intel Corporation.

Prosesor 12th Gen Intel Core mobile adalah prosesor pertama yang berbasis teknologi proses Intel 7 (10 nm) dan menggunakan arsitektur hybrid yang mirip dengan konsep big.LITTLE dari ARM. Prosesor ini sudah mendukung modul RAM DDR5/LPDDR5 dan DDR4/LPDDR4 hingga 4800 MT/s. Untuk konektivitasnya, Intel sudah menanamkan WiFi 6E Gig+ yang tentunya masih paling kencang hingga saat ini. Prosesor ini juga sudah mendukung Thunderbolt 4 yang memiliki kecepatan transfer hingga 40 Gbps.

Ada 4 jenis prosesor yang kali ini diperkenalkan pada keluarga generasi 12, yaitu U, P, HK, dan HX. Seri U bekerja dengan base power 9 hingga 15W dan dirancang untuk laptop yang dioptimalkan dengan form factor thin-and-light. Prosesor seri P akan bekerja dengan base power 28W dan dirancang untuk laptop thin-and-light dengan performa lebih tinggi dari U.

Seri HK yang diperlihatkan kali ini adalah Intel Core i9-12900HK yang bakal menjadi platform mobile gaming terbaru dari Intel. Pada prosesor ini terdapat Performance-cores (P-cores) dan Efficient-cores (E-cores) di mana nantinya beban kerja bakal dipisahkan melalui Intel Thread director. Saat tidak membutuhkan kinerja tinggi, maka E-cores bakal bekerja dengan daya listrik yang rendah. Dan saat membutuhkan performa tinggi, giliran P-cores yang akan mengambil alih pekerjaannya.

Terakhir yang diperkenalkan adalah Intel core HX series yang digadang menghadirkan performa desktop pada sebuah laptop. Prosesor ini khusus digunakan oleh para profesional yang menggunakan software seperti CAD, animasi, dan efek visual. Seri prosesor ini menawarkan hingga 16 core (8 P-core dan 8 E-core) dengan 24 thread yang bekerja dengan base power 55W. Desain sistem yang menggunakan HX-series akan tersedia di Indonesia dalam waktu dekat.

Pada kesempatan yang sama, Intel juga memperkenalkan Intel Evo edisi ke 3. Dengan spesifikasi edisi ketiga yang baru, desain-desain laptop yang menggunakan badge Intel Evo akan menjalankan beban kerja paling intensif, dengan cara menguji kondisi-kondisi nyata untuk memastikan pengalaman konferensi video yang unggul, selain tingkat respons yang luar biasa, instant wake, daya tahan baterai yang lama dan fast charging. Untuk pertama kalinya sistem Intel Evo akan mencakup juga desain layar lipat dan desain-desain dengan 12th Gen Intel Core H-series.

Laptop dengan prosesor generasi ke 12 ini pun sudah hadir di Indonesia. Produsen-produsen seperti ASUS, ACER, Dell, HP, Lenovo, dan MSI saat ini sudah meluncurkan perangkat-perangkat mereka berbasis prosesor terbaru tersebut. Bahkan beberapa diantaranya sudah memiliki sertifikasi Intel Evo Third Edition. Jadi, prosesor terbaru ini memang sudah bisa dinikmati kinerjanya di Indonesia.

Previous Story

Back-to-Back! RNG Sukses Amankan Gelar Juara MSI 2022 Pasca Kalahkan T1

Next Story

AYN Loki Adalah Konsol Genggam Berbasis Windows Penantang Steam Deck

Latest from Blog

Don't Miss

Intel Jalin Kolaborasi Hadirkan Ekosistem dan Platform AI Terbuka Bagi Enterprise AI

Sederetan perusahaan teknologi seperti Intel, Anyscale, Articul8, DataStax, Domino, Hugging

Intel Masuki Arena Kompetisi Enterprise Generative AI dengan Chip Gaudi 3

Chip Gaudi 3 yang diklaim lebih kencang dari Nvidia ini