Dark
Light

Intel Jalin Kolaborasi Hadirkan Ekosistem dan Platform AI Terbuka Bagi Enterprise AI

1 min read
April 19, 2024

Sederetan perusahaan teknologi seperti Intel, Anyscale, Articul8, DataStax, Domino, Hugging Face, KX Systems, MariaDB, MinIO, Qdrant, RedHat, Redis, SAP, VMware, Yellowbrick and Zilliz menjalin inisiasi  platform terbuka memperluas adopsi dan kegunaan dari AI pada tingkat enterprise.

Upaya ambisius ini menyatukan 16 perusahaan pionir dan bertujuan untuk mendorong industri ke arah yang lebih ramah aksesibilitas dan mempercepat inovasi.

Inisiatif yang dilakukan secara kolektif ini juga berkomitmen untuk mengembangkan sisten GenAI multivendor terbuka yang juga mempermudah implementasi, performance yang lebih baik, dan nilai tambah bagi solusi berbasis AI.

Dengan Intel di garis depan sebagai perintis, inisiasi ini juga berupaya untuk memanfaatkan keunggulan dari retrieval-augmented generation (RAG) guna mengintegrasikan sumber data properti dengan kemampuan AI mutakhir.

Didukung dengan roadmap strategis yang menjabarkan komitmen Intel dan kolaborator lainnya untuk mendorong kemajuan AI di berbagai sektor, Intel juga mengumumkan chip Intel Xeon 6 generasi berikutnya yang siap untuk meningkatkan performance di data center, cloud computing, dan edge computing.

Chip prosesor Intel Xeon 6 generasi berikutnya

Pengumuman chip prosesor Intel Xeon 6 generasi berikutnya ini menandai awal era baru di zona efisiensi dan performance dalam komputasi AI. Dengan fitur inovatif seperti Efficient-cores (E-cores) dan Performance-cores (P-cores), prosesor ini menjanjikan peningkatan yang eksponensial dalam performance per watt dan rack density.

Integrasi dukungan perangkat lunak untuk format data MXFP4 akan menghasilkan lonjakan besar dalam kemampuan pemrosesan AI yang lebih cepat dan lebih efisien.

Selain inovasi di data center, peluncuran prosesor Intel Core Ultra di ranah edge computing turut menegaskan dedikasi Intel untuk mendistribusikan kemampuan AI mutakhir ke berbagai perangkat untuk mendorong adopsi, mulai dari PC hingga konsol game mobile.

Intel memproyeksikan akan melakukan pengiriman 40 juta PC yang mendukung AI pada 2024 dengan menyertakan chip prosesor generasi berikutnya.

Lebih lanjut, masuknya Intel ke ranah silicon edge dapat mendongkrak perkembangan di sektor-sektor yang tak kalah penting seperti ritel, manufaktur, dan kesehatan. Dengan memanfaatkan kekuatan Intel Core Ultra dan prosesor grafis (GPU) Intel Arc, Intel memiliki misi untuk menggubah bagaimana bisnis-bisnis berkembang lebih cepat lagi dengan lebih efisien.

Solusi bisnis Intel Tiber

Melengkapi serangkaian pengumuman terkait kolaborasi kolosal di atas, Intel juga mengumumkan solusi bisnis Intel Tiber, yang bertujuan untuk menyederhanakan adopsi dan implementasi perangkat lunak serta layanan enterprise, termasuk dengan GenAI.

Memiliki fokus pada keamanan, compliance, dan performance, Intel Tiber diharapkan dapat memberikan pengalaman yang terpusat, memberikan dukungan pada banyaknya perusahaan yang ingin memperkaya proses bisnisnya dan mengambil keuntungan dari investasi AInya.

Ramainya pengumuman yang bertajuk AI pada Intel Vision 2024 dapat memberikan gambaran kepada pengguna GenAI dan pengembang AI umum dan perusahaan pada komitmennya untuk mendorong inovasi dan solusi berbasis AI di berbagai sektor. Dengan memupuk kolaborasi, inovasi, dan aksesibilitas, Intel dan mitra dalam ekosistem barunya ini memiliki kesempatan untuk mengubah lanskap emerging technology dan membawa AI ke tahap pengembangan yang lebih maju lagi.

Previous Story

Bagaimana HUAWEI MatePad 11.5 PaperMatte Edition Membuat Kerja Lebih Nyaman?

Review Poco X6 5G Hybrid
Next Story

Review Poco X6 5G, Performa Ekstrem dan Sudah Dapat Pembaruan HyperOS

Latest from Blog

Don't Miss

Selangkah Menuju Revolusi AI: Inikah Gambaran Masa Depan?

Mungkinkah OpenAI sudah berhasil membuat AGI? Atau setidaknya telah berhasil

Microsoft dan LinkedIn Sebut AI Sudah Memengaruhi Dunia Kerja di Seluruh Dunia

Bahkan Microsoft Corp dan LinkedIn berani menyebut bahwa AI kini