Dark
Light

Demi Pertahankan Posisi Pasar, Indosat Ooredoo Buka Lagi Wacana Akuisisi Operator Lain

1 min read
October 19, 2018
Dirut Indosat Ooredoo yang baru, Chris Kanter, membuka lagi wacana akuisisi terhadap operator telekomunikasi lain demi mempertahankan posisi pasar
Dirut Indosat Ooredoo yang baru, Chris Kanter, membuka lagi wacana akuisisi terhadap operator telekomunikasi lain demi mempertahankan posisi pasar

PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) baru saja menunjuk Chris Kanter sebagai Direktur Utama menggantikan posisi Joy Wahjudi yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu. Chris menyampaikan keinginannya untuk mengakuisisi perusahaan telekomunikasi lain dengan alasan mempertahankan posisi pasar Indosat atau bahkan melampauinya.

“Konsolidasi adalah keharusan. Tapi ini bukan berarti kami sudah diskusi dengan operator lain. Untuk menjadi yang terkuat nomor dua ya kami harus mengambil,” ujar Chris.

Sejauh ini belum ada informasi mengenai perusahaan telekomunikasi mana yang akan diakusisi Indosat atau informasi . Rencana Indosat ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu dan bahkan sudah ada permintaan untuk akuisisi dari direksi sebelumnya ketika Chris masih menjabat sebagai Komisaris Indosat. Namun menurut Chris saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai akuisisi ini.

“Dua tahun lalu, waktu jadi komisaris memang ada permintaan merger akuisisi,” jelasnya.

Chris juga menyebutkan Ooredoo sebagai pemegang saham mayoritas Indosat sudah memiliki cukup uang yang memungkinkan perusahaan mengakuisisi operator telekomunikasi lain. Ia memperkirakan belanja modal (capital expenditure / capex) Indosat Ooredoo bisa mencapai $2 miliar atau setara dengan Rp30 triliun selama dua tahun ke depan, yang artinya belanja modal Indosat per tahun bisa menyentuh angka Rp15 triliun. Ia optimis pemegang saham bakal menyetujui besaran belanja modal tersebut.

“Saya ini diminta. Jadi, kenapa saya pusing kalau tidak ada komitmen (dari pemegang saham),” ujar Chris.

Melihat konstelasi bisnis telekomunikasi saat ini, potensi M&A yang bisa terjadi adalah dengan Tri dan XL Axiata. Kedua perusahaan tersebut, di beberapa kesempatan, juga tidak menampik soal kemungkinan konsolidasi.

Chris akan memimpin manajemen Indosat Ooredoo menuju transportasi dengan fokus pada people, process, dan business dengan tetap disesuaikan dengan tantangan, kompetisi, dinamika pasar dan tren teknologi. Manajemen baru juga diharapkan bisa menjadi motor penggerak perusahaan untuk bergerak lebih cepat saat mengeksekusi berbagai rencana strategis dan target perusahaan ke depan.

Contra: Return
Previous Story

[Review Game] Contra: Return – Nostalgia Nyaris Sempurna

Next Story

Inilah Para Jawara yang akan Mewakili Indonesia ke WESG SEA Qualifier

Latest from Blog

Don't Miss

Indosat Microsoft

Indosat Gandeng Microsoft untuk Maksimalkan AI dalam Transformasinya Menjadi TechCo

Indosat Ooredoo Hutchison atau yang lebih dikenal sebagai Indosat tentunya

Pesta Hadiah IM3 2023 Digelar, Hadirkan Lebih Banyak Hadiah

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui merek IM3 telah