Dark
Light

Indonesia Ungguli Hong Kong dalam Soulcalibur VI Team Battle 7v7

3 mins read
January 24, 2019
Indonesia Soul Calibur Community

Komunitas Indonesia Soul Calibur Community (ISCC) gemar mengadakan acara tidak hanya untuk pemain-pemain lokal, tapi juga bersama pemain dari negara lain walau skalanya kecil-kecilan. Beberapa waktu lalu komunitas ini baru saja menggelar pertandingan persahabatan online melawan komunitas Hong Kong SoulCalibur Big Association (HK SCBA). Tiap komunitas menurunkan tujuh orang jagoannya untuk bertarung dalam format team battle menentukan negara mana yang lebih unggul! Acara ini didukung oleh MyRepublic Jakarta yang berperan menyediakan tempat, hardware, serta koneksi internet untuk pertandingan.

Tim HK SCBA terdiri dari pemain-pemain senior yang kuat, beberapa di antaranya bahkan sering juara turnamen di negaranya. Contohnya CF (Chang’s Friend), yang sudah sejak lama setia dengan karakter Siegfried dan memiliki kemampuan pertahanan tinggi. Ada juga SuperNova, top player Hong Kong yang dikenal pandai melakukan counter pick karena ia menguasai banyak karakter. Juga Simon, pemain senior yang paling aktif di komunitas Soulcalibur Hong Kong.

HK SCBA - Photo 1
Suasana di tempat tanding para perwakilan Hong Kong | Sumber: Dokumentasi HK SCBA

Perwakilan Indonesia juga tak kalah tangguh. Ada Wahontoys yang pernah meraih empat besar di turnamen Soulcalibur V SEA Major. David alias sinarkimia mungkin yang terkuat, karena ia adalah pemain Soulcalibur di Jakarta yang paling sering juara turnamen. Permac juga pernah meraih juara di turnamen Soulcalibur V kota Bekasi.

Satu pemain baru di tim Indonesia adalah Fabiozwei yang baru bermain kompetitif sejak Soulcalibur VI namun kemampuannya cukup menjanjikan. Sementara Kl3mot, Ampasmon, dan Gojeeb adalah para senior yang sudah menggeluti Soulcalibur sejak lama, bahkan sejak game ini masih berjudul Soul Edge di era PS1 dulu. Berikut ini daftar lengkap peserta serta karakter andalan perwakilan tiap negara.

Hong Kong Side:

  • Simon (Kilik)
  • Sabre (Xianghua)
  • Gkkit (Taki)
  • Jin (Kilik)
  • Ken (Groh)
  • CF (Siegfried)
  • SuperNova (Yoshimitsu, Astaroth)

Indonesia Side:

  • Davey/Kl3mot (Taki)
  • Johanes/Ampasmon (Seong Mi-na)
  • Fabio/Fabiozwei (Siegfried)
  • Ajie/Gojeeb (Taki)
  • Bima/Permac (Maxi)
  • Andrew/Wahontoys (Seong Mi-na)
  • David/sinarkimia (Groh)
ISCC - Photo 1
Para perwakilan Indonesia di markas MyRepublic Jakarta | Sumber: Dokumentasi ISCC

Indonesia membuka pertandingan dengan kuat ketika Kl3mot mengalahkan Simon dengan perfect di ronde pertama. Akan tetapi ternyata Simon berhasil membalikkan kedudukan dan mengeliminasi Kl3mot setelah tiga ronde. Simon juga menunjukkan permainan solid dengan mengalahkan Ampasmon, bahkan membuat Ampasmon grogi sehingga banyak melakukan kesalahan combo bahkan salah memencet tombol.

Salah satu strategi Simon adalah melancarkan Critical Edge terus-menerus ketika ada kesempatan. Namun strategi ini berhasil dipatahkan Fabiozwei. Fabiozwei sempat memaksa Simon untuk Ring Out, dan pertandingan mereka berjalan cukup ketat hingga terjadi Double K.O., namun itu belum cukup untuk mengalahkan Simon.

Dominasi Simon akhirnya dipatahkan oleh sang “sesepuh”, Gojeeb. Mengandalkan karakter Taki, Gojeeb mendobrak pertahanan Simon dengan kombinasi antara mixup atas-bawah, Break Attack, serta Unblockable. Sabetan-sabetan Taki yang begitu gesit membuat Simon kewalahan, juga sempat Ring Out karena tak bisa menahan tekanan. Meski Simon sempat mencuri angka, akhirnya ia harus tumbang di tangan Gojeeb. Gojeeb juga mengalahkan Xianghua milik Sabre, sehingga Indonesia berhasil mengejar ketertinggalan poin.

Gkkit vs Gojeeb
Gkkit vs Gojeeb, mirror match yang menegangkan | Sumber: HK SCBA

Gojeeb kemudian berhadapan dengan Gkkit, yang ternyata sangat kuat. Ini adalah pertarungan mirror match Taki vs Taki, dan tampaknya Gojeeb lebih terbiasa menggunakan Taki daripada melawan Taki. Gkkit mengalahkan Gojeeb, juga Permac yang bermain setelahnya. Namun kemudian Wahontoys turun tangan dan memukul telak Gkkit dengan skor 2-0.

Wahontoys mengalahkan Jin tanpa masalah berarti, tapi semakin ke belakang petarung yang dihadapi semakin kuat. Ketika melawan Ken yang merupakan salah satu top player Hong Kong, terjadi kejadian lucu di mana Wahontoys menghasilkan berhasil melakukan Ring Out tiga kali. Mungkin inilah momen paling salty di Team Battle 7v7 Indonesia vs Hong Kong.

CF dan SuperNova juga memberikan perlawanan yang sangat berat. Pertandingan mereka berdua melawan Wahontoys selalu berakhir tipis. Akan tetapi keahlian Wahontoys mengantisipasi mixup membuat kedua pemain itu kelabakan. Padahal SuperNova mengandalkan Yoshimitsu yang terkenal punya gerakan membingungkan.

Wahontoys vs SuperNova
Pertandingan penentuan, Wahontoys vs SuperNova | Sumber: HK SCBA

Sadar Yoshimitsu miliknya telah terbaca, SuperNova kemudian beralih ke karakter Astaroth yang merupakan heavy-hitter. Ini adalah pertandingan seru yang penuh dengan adu poke dan okizeme. Wahontoys sempat kalah telak satu angka, namun ia berhasil memanfaatkan keunggulan jangkauan serang Seong Mi-na dan mengeliminasi pemain terakhir HK SCBA itu. Hasilnya, pemain terakhir ISCC yaitu sinarkimia tidak perlu bertanding.

Anda dapat menonton pertandingan lengkap Soulcalibur VI Hong Kong vs Indonesia 7v7 lewat video di bawah. Ke depannya, kita tentu berharap ISCC dan HK SCBA bisa bertemu kembali di panggung yang lebih besar. EVO misalnya. Untuk info turnamen dan kegiatan seputar Soulcalibur lainnya, jangan lupa untuk bergabung dengan komunitas ISCC dalam Facebook Group berikut.

Previous Story

Meizu Perkenalkan Smartphone Tanpa Lubang dan Tombol Fisik Pertamanya

Bahasa Kita is capable to transcribe in real-time
Next Story

Bahasa Kita Introduces Automatic Transcription Technology

Latest from Blog

Don't Miss

Cerita Kemenangan Wahontoys di SoulCalibur Without Borders – SEA Division

Tanggal 15 Agustus 2020 lalu, komunitas SoulCalibur Indonesia sedang berbahagia

Bandai Namco akan Menghelat Tekken 7 dan SoulCalibur VI Online Challenge

Merebaknya pandemi sejak permulaan tahun 2020 sudah memberhentikan banyak gelaran