Esports Ecosystem

Bertarung Sengit, R-Tech Berhasil Menjadi Juara Hybrid Cup Tekken 7

09 Sep 2019 | Akbar Priono
Bertanding di antara ketatnya persaingan jagoan Tekken 7, R-Tech berhasil menjadi juara Hybrid Cup Tekken 7

Hybrid Cup telah selesai digelar akhir pekan kemarin (7-8 September 2019). Pertandingan antar jagoan Tekken dari Jakarta dan sekitarnya akhirnya berhasil menemukan juaranya. Christian “R-Tech” berhasil keluar menjadi juara pertama setelah mengalahkan lawan-lawan yang tangguh, termasuk kontingen Indonesia untuk cabang Esports Tekken 7 SEA Games 2019 , Anthony “TJ”.

Selain sengitnya persaingan antara R-Tech dengan TJ, ada beberapa hal menarik dari kompetisi Hybrid Cup. Salah satunya, kompetisi ini bisa dibilang sebagai kompetisi terakhir yang menggunakan Tekken 7 Season 2. Hal ini mengingat, 10 September mendatang update Tekken 7 Season 3 akan hadir dengan berbagai konten baru yang menarik.

Kompetisi ini juga jadi menarik karena diikuti oleh berbagai jagoan Tekken 7 dari dareah Jakarta dan sekitarnya. Nama-nama yang cukup sering malang melintang di beberapa kompetisi juga turut hadir di sini, seperti WIF | Silver, Myth | Link yang berasal dari Bogor, ataupun CHAOS | Hero.

Keseruan Hybrid Cup hari pertama. Myth | Link (kanan) salah satu peserta asal Bogor yang tampil menjanjikan di kompetisi ini. Dokumentasi Hybrid - Ajie Zata
Keseruan Hybrid Cup hari pertama. Myth | Link (kanan) salah satu peserta asal Bogor yang tampil menjanjikan di kompetisi ini. Dokumentasi Hybrid – Ajie Zata

Pertandingan Hybrid Cup sendiri berlangsung dengan cukup sengit. Apalagi ketika pertandingan sudah memasuki fase top 16 final, yang diselenggarakan pada hari kedua (8 September 2019). Pada bracket atas, Xiaoyu dari Myth | Link harus bertemu dengan Jack-7 dari R-Tech. Set pertama dari seri best-of-3, R-Tech tampil dengan meyakinkan, berhasil memukul Myth | Link habis-habisan. Pertandingan set pertama selesai di ronde keempat dengan skor 3-1.

Melaju ke set kedua, Myth | Link mulai bangkit dan mulai memberikan perlawanan yang berarti. Link berhasil membuat skor jadi 2-2, dan hampir bisa memenangkan set ini. Sayang, bantingan Tombstone milik Jack-7 tak dapat dilepas oleh Link, yang langsung mengamankan posisi R-Tech di babak selanjutnya.

Sumber: Challonge Hybrid
Bracket Top 16 turnamen Hybrid Cup. Sumber: Challonge Hybrid

Sementara di bracket bawah ada perjuangan DRivals | Pricefield dan WIF | Silver yang sama-sama menunjukkan daya juang yang kuat untuk merangkak dari bawah. Pricefield dengan Kazumi yang ia mainkan, berkali-kali mendominasi permainan. Sempat tersandung satu kali saat melawan CHAOS | Hero, namun tetap berhasil melaju ke Loser Round 5.

Perjuangan WIF | Silver juga terbilang tak jauh beda. Sempat tersungkur di Losers Round 2 ketika melawan Myth |RTG, namun perjuangan Silver setelahnya terbilang cukup mulus. Sampai ke titik penentuan, Pricefield akhirnya harus bertemu dengan Silver.

Pertarungan berjalan dengan alot, dengan keduanya sama-sama melakukan serangan-serangan agresif. Silver sempat berhasil merebut satu set, namun Pricefield yang kini bermain dengan lebih hati-hati, berhasil menangkan dua set dan melaju ke babak berikutnya.

Pada bracket atas, pertarungan antar TJ dengan R-Tech akhirnya tak terhindarkan. Menariknya, dalam pertemuannya, mereka sama-sama tidak menggunakan karakter andalannya. TJ yang biasanya menggunakan Geese kini menggunakan Lee. R-Tech yang biasanya menggunakan Jack-7 kini menggunakan Bryan.

Walau tidak menggunakan karakter andalan, keduanya tetap menunjukkan pertarungan terbaiknya. R-Tech memang terlihat lebih menguasai pertarungan, sementara TJ cenderung kesulitan mencari celah dari musuhnya. Pada babak semifinal, TJ pun harus rela tersungkur ke loser bracket setelah kalah 3-1 dalam set pertarungan best-of-5.

Di bracket bawah, terjadi perang saudara DRivals antara TJ dengan Pricefield. Kembali bertarung dalam set best-of-5, TJ masih bertahan menggunakan Lee. Pricefield kembali melakukan perlawanan yang sangat agresif, berkali-kali berhasil menundukkan TJ.

Pricefield berhasil memaksa TJ bermain di set kelima. Pada pertandingan tersebut, TJ sebenarnya cukup menangkan satu ronde lagi demi lolos ke babak final. Namun lagi dan lagi Pricefield berhasil menekan skor jadi 2-1. Ronde 4 pertandingan set kelima, Pricefield langsung memberi shock therapy.

TJ dengan sisa darah yang sangat tipis ternyata berhasil menemukan momentumnya. Satu kali serangan kombo yang memojokkan ternyata berhasil membuat Pricefield bangun dengan sembrono. Akhirnya serangan Rage Drive milik TJ yang tidak berhasil diterka oleh Pricefield berhasil masuk dan langsung menyelesaikan pertandingan loser finals.

Babak Final menjadi rematch antara TJ melawan R-Tech. Kembali menggunakan Bryan, R-Tech berhasil mendapatkan dua set dengan cukup mudah. TJ lalu mencoba ganti karakter dan memainkan Paul. Pergantian tersebut ternyata berhasil memberi sedikit kejutan kepada R-Tech, yang membuatnya kalah satu set.

Masuk set keempat, pertandingan ini jadi penentuan bagi R-Tech karena skor kini jadi 2-1. Pertarungan berjalan dengan sengit, yang memaksa keduanya bertarung sampai ronde kelima. TJ padahal hampir saja mendapatkan kesempatan untuk memenangkan ronde ini dengan serangan kombinasi di tembok.

Sayangnya kombinasi tersebut tidak maksimal. R-Tech yang masih bisa bangkit berhasil menerka dan menahan serangan bawah milik TJ. Bryan dari R-Tech tak lagi ragu melihat kesempatan tersebut dan melancarkan serangan balasan yang mengalahkan TJ.

Akhirnya Christian “R-Tech” pun keluar sebagai juara Hybrid Cup Tekken 7. Berikut top 3 Turnamen Hybrid Cup Tekken 7.

Dokumentasi Hybrid - Ajie Zata
Dokumentasi Hybrid – Ajie Zata
  1. R-Tech – Juara 1 (Rp2.000.000,- + Merchandise & Voucher Google Play senilai Rp150.000)
  2. DRivals | TJ – Peringkat 2 (Rp700.000,- Merchandise & Voucher Google Play senilai Rp50.000)
  3. DRivals | Pricefield – Peringkat 2 (Rp300.000,- Merchandise & Voucher Google Play senilai Rp50.000)

Selamat bagi para pemenang! R-Tech kembali berhasil membuktikan diri sebagai salah satu pemain Tekken 7 terbaik. Terima kasih atas partisipasinya, sampai bertemu di Hybrid Cup selanjutnya!