Dark
Light

Goorme Gagalkan Diet Saya

1 min read
April 8, 2010

Kalau anda yang sudah pernah bertemu dengan saya secara langsung maka anda bisa langsung tahu bagaimana pandangan saya terhadap makanan enak. Saya memiliki kesulitan untuk menahan diri melihat makanan yang enak-enak, terutama di website dan jejaring sosial. Selama ini Goorme melakukan hal tersebut di Twitter, membuat saya lapar mata.

Namun hari ini, 8 April 2010, niat untuk menghancurkan keinginan saya untuk diet makin kencang dilakukan oleh Goorme dengan peluncuran situsnya yang langsung tanpa embel-embel “beta”. Langsung sikat!

Goorme ini dipelopori oleh Ivan Sielegar dan Harry Sutardjo yang telah memulai pengembangan sejak akhir tahun  2009 lalu. Goorme ini mengusung konsep yang agak berbeda dengan situs-situs serupa seperti Sendok Garpu, AyoJajan dan MakanMulu. Konsep yang membedakan Goorme dengan kompetitornya adalah kekuatan community sebagai penggerak konten website.

User nantinya akan di-encourage untuk  mensubmit tempat-tempat makan enak, memberikan review yang obyektif mengenai sebuah tempat makan dan juga menulis artikel dan juga mempromosikan sebuah tempat. Nantinya activity di dalam Goorme ini berkisar pada Dishes, Venues, Articles dan juga Promotions. Beberapa activity mungkin bisa langsung dimengerti, namun untuk Promotion ini agak unik sedikit. Masih ingat ketika Koprol berencana akan merilis fitur promo dimana pemilik resto bisa “beriklan” kepada user yang sedang checkin di dekat resto tersebut? Nah, Goorme telah menerapkan fitur tersebut dari awal. Pos revenue?  Kemungkinan besar begitu.

Satu lagi fitur yang menurut saya meninggalkan jauh website kompetitor adalah location-based service-nya. Well, memang fitur location-based ini sepertinya tidak diberikan perhatian khusus oleh kedua foundernya namun bisa jadi lumayan berguna dan menjadikan konten lebih relevan untuk user.

Lagipula alangkah kerennya kalau mereka partnering dengan Koprol atau Urbanesia untuk masalah location based ini, toh layanan Koprol dan Urbanesia sudah cukup mapan. Atau tunggu saja Koprol merilis API-nya untuk lebih mendalamkan layanan location based milik Goorme.

Yang patut diacungi jempol juga adalah tampilan Goorme yang sangat nyaman dan menyenangkan. Kesan cluttered dan information overload sangat jauh ditinggalkan oleh designer Goorme, meninggalkan user dengan pengalaman mencari informasi yang relevan dengan lebih nyaman dan menyenangkan.

Saya ucapkan selamat untuk Ivan dan Harry yang akhirnya telah sukses merilis Goorme. Perjuangan memang baru dimulai, tapi they already have an awesome start! Ditambah dengan pengalaman internet marketing yang mumpuni, Goorme terlihat memiliki masa depan yang cerah. Dan masa depan program diet saya terancam gagal.

Jangan lupa juga baca interview Toni “Navinot” dengan Ivan “Goorme”.

Rama Mamuaya

Founder, CEO, Writer, Admin, Designer, Coder, Webmaster, Sales, Business Development and Head Janitor of DailySocial.net.

Contact me : [email protected]

5 Comments

  1. Thank You Rama,

    Saya harap Sitoes and Goorme bisa membawa angin segar industri web & internet di Indonesia. Fitur Goorme masih basic, makanya kita release secepatnya agar bisa terima feedback user.

    Masalah Beta atau tidak, kalo rusak khan juga harus dibenerin secepatnya. 😛

    PS: koreksi “Harry Soetardjo” 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Fitur Baru Evolitera: New Post

Next Story

Foursquare Galakkan Kejujuran Check-In

Latest from Blog

Don't Miss

Rangkaian Lampu Living Things ‘Ditenagai’ Ganggang, dan Bisa Dimakan

Para pecinta sushi pasti sudah tidak asing lagi dengan yang

Pesan Makanan, Minuman, dan Camilan dengan Mudah Via Laperbanget.com

Layanan pesan antar online kini semakin menjamur di kalangan startup