Esports Ecosystem

Cerita Gen.G dan FlyQuest Menuju League of Legends World Championship 2020

23 Sep 2020 | Akbar Priono
Mulai dari CEO FlyQuest dipaksa menyanyi dalam stream, sampai pemain Gen.G yang bingung ketika disuruh olahraga dari rumah.

Previewevent League of Legends World Championship 2020 untuk media pada 21 September 2020 lalu, tidak hanya membagikan soal Mercedes-Benz sebagai official automotive partner LoL Esports, atau petunjuk soal esports Wild Rift di Indonesia saja. Dalam acara tersebut, Gen.G dari LCK Korea Selatan dan FlyQuest dari LCS Amerika Serikat juga berkesempatan menceritakan persiapannya menghadapi League of Legends World Championship 2020.

Arnold Hur, COO Gen.G berkesempatan membagikan ceritanya lebih dulu. Ia bercerita soal bagaimana musim ini menjadi musim yang berat bagi Gen.G, dari segi performa tim, ataupun situasi pandemi yang sedang terjadi.

“Ya kami mengalami beberapa hasil buruk di Spring Final, juga termasuk kalah 0-3 di Mid-Season Cup. Tapi satu hal yang kami sadari adalah kami benar-benar harus berubah. Satu yang saya sadari adalah LPL Tiongkok yang sangat-sangat kuat. Tapi saya dan para pemain lalu berdiskusi ‘Ok, apa yang dapat kita ubah supaya kita bisa benar-benar siap untuk pertandingan Worlds.’ Sampai akhirnya tim dan para pemain bekerja dengan sangat keras, dan saya merasa satu-satunya alasan kami bisa mencapai Worlds adalah karena perubahan, serta segala kerja keras yang dilakukan oleh para pemain.” ucap Arnold menceritakan perjuangan Gen.G menuju Worlds.

Sumber: Riot Games
(Dari kiri ke kanan), Arnold Hur COO Gen.G, Tricia Sugita CEO FlyQuest, bersama David Higdon dari Riot Games selaku host. Sumber: Riot Games

Tricia Sugita, CEOFlyQuest, juga menceritakan bagaimana bangganya dia atas kelolosan perdana FlyQuest ke World Championship 2020. “Lolosnya kami ke Worlds adalah buah kerja keras dan fokus dari seluruh bagian FlyQuest. Pada awal tahun, kami membuat dua tujuan. Satunya adalah untuk #ShowcaseGreatness terhadap inisiatif hijaukan bumi yang FlyQuest lakukan, dan lainnya adalah untuk dapat menuju ke World Championship 2020. Jujur, tidak ada yang percaya terhadap kami saat itu. Tetapi sekarang di sinilah kami, menjadi salah satu tim pertama dari LCS yang lolos ke World Championship 2020. Lagi-lagi, rasanya saya tidak bisa lebih bangga lagi terhadap tim kami.”

Kedua tim tersebut memang menjalani proses yang cukup keras untuk menuju LoL World Championship 2020. Gen.G harus menghadapi situasi seperti apa yang diceritakan oleh Arnold tersebut. FlyQuest juga demikian, berjuang keras mempertahankan posisi papan tengah di babak Regular Season LCS Summer, dan menghadapi serentetan pertarungan sengit di LCS Summer Playoff Lebih lanjut, kedua tim lalu juga menceritakan soal sisi lain perjuangan mereka menuju Worlds, mulai dari tantangan, hingga hal konyol yang terjadi.

“Soal visa bisa dibilang jadi tantangan terberat bagi kami.” Tricia membuka pembahasan. “Kita sedang dalam masa dengan penuh ketidakpastian, dan untungnya Riot telah menjadi rekan yang luar biasa untuk memastikan kami bisa berangkat ke sana (Tiongkok), bekerja sama dengan pemerintah Tiongkok, dan memungkinkan kami untuk melakukan solo queue di Super Server Tiongkok. Pemain kami senang sekali dengan hal tersebut, dan kami mengomentari permainan para pemain kami setiap harinya, dan menontonnya. Tantangan terbesarnya, oh maaf, maksudnya cerita lucunya dari pemain kami bisa dibilang hampir semua dari pengalaman solo queue. Anda bisa menontonnya sendiri, tapi saya benar-benar tidak menyangka bahwa sepanjang karir ini, saya harus bernyanyi di depan ratusan ribu orang. Menyeramkan sekali.”

Arnold juga menceritakan dari sisi Gen.G. “Cerita lucu dari kami mungkin bahwa kami berada di satu titik di mana pemain-pemain kami begitu serius berolahraga. Kebetulan Gen.G memang memiliki program kebugaran, dan mereka juga sudah terbiasa dengan hal tersebut. Jadi yang kami lakukan adalah kami mengirimkan mereka berbagai peralatan kebugaran rumahan, bersama dengan apa yang disediakan oleh Riot, termasuk Theragun massage supaya tidak kesakitan setelah melakukan olahraga. Jadi saya berpikir, ini jadi lucu karena anak-anak ini (para pemain) mungkin kebingungan mencoba untuk olahraga sendiri, dan menggunakan Theragun massage agar tetap prima untuk dapat kembali bermain.”

Pertandingan League of Legends World Championship 2020 akan dimulai tanggal 25 September, dengan babak Play-In sebagai permulaan. Kira-kira, bagaimana nantinya penampilan Gen.G dan FlyQuest di Worlds 2020?