Esports Ecosystem

Format League of Legends World Championship Buat Jumlah Penonton Stabil Sepanjang Turnamen

21 Oct 2019 | Ellavie Ichlasa Amalia
League of Legends World Championship terbagi ke dalam beberapa tahap

League of Legends World Championship (LWC) adalah turnamen League of Legends paling bergengsi di dunia. Untuk bisa masuk ke turnamen ini, sebuah tim harus menjadi tim terbaik di turnamen regional, sepreti LoL Championship Series (LCS) di Amerika Utara, LoL Champions Korea (LCK), dan LoL European Championship (LEC). LWC memiliki beberapa tahap. Secara keseluruhan, turnamen ini dapat berlangsung selama lebih dari satu bulan. Menariknya, masing-masing tahap dari LWC bisa menarik perhatian penonton dari berbagai belahan dunia, termasuk babak kualifikasi.

Babak Penyisihan

Di LWC, ada 24 tim profesional yang akan bertanding. Namun, LWC akan dimulai dengan babak kualifikasi yang akan mengadu 12 tim dengan peringkat terbawah dari 24 tim. LWC memiliki dua babak penyisihan. Dalam babak penyisihan pertama, 12 tim yang bertanding akan dibagi ke dalam 4 grup. Tiga tim di setiap grup akan bertanding dengan satu sama lain menggunakan format round robin. Pemenang ditentukan dengan sistem best-of-one. Tim dengan nilai terendah akan tereliminasi. Sementara tim di posisi pertama dan kedua dari masing-masing grup akan masuk ke babak kualifikasi kedua. Di sini, tim nomor satu akan bertanding dengan tim yang duduk di posisi nomor dua dari grup yang berbeda. Empat tim yang menang akan masuk ke dalam Group Stage.

Meskipun disebut sebagai babak kualifikasi, jumlah penonton yang tertarik untuk menonton sudah cukup banyak. Babak kualifikasi pertama LWC 2018 diadakan pada 1-4 Oktober. Selama empat hari, total durasi menonton babak penyisihan tersebut di Twitch mencapai 13,56 juta jam. Sementara babak kualifikasi kedua, yang diadakan pada 6-7 Oktober, mendapatkan total durasi menonton 7,37 juta jam. Secara keseluruhan, total durasi video ditonton dari babak penyisihan LWC 2018 mencapai 20,93 juta jam. Channel yang memberikan kontribusi paling besar adalah channel resmi Riot Games yang menggunakan bahasa Inggris. Menariknya, sekarang, channel yang menggunakan bahasa non-Inggris, seperti Prancis, Korae, Spanyol, dan Portugis, juga cukup populer.

Sumber: The Esports Observer
Jumlah Concurrent View sebelum, selama, dan setelah LWC 2018 | Sumber: The Esports Observer

Group Stage

Empat tim yang lolos dari babak kualifikasi dapat melaju ke Group Stage. Di sini, 4 tim tersebut akan disatukan dengan 12 tim yang mendapatkan undangan langsung untuk berlaga di Group Stage. Biasanya, tim-tim yang mendapatkan undangan adalah tim-tim terbaik di liga regional. Enam belas tim ini lalu dibagi ke dalam empat kelompok yang akan diadu dengan format double round robin. Pemenang ditentukan dalam pertandingan best-of-one. Dua tim teratas di setiap grup akan lolos ke Knockout Stage, sementara dua tim terbawah akan tereliminasi.

Mengingat Group Stage memiliki jumlah tim paling banyak, bagian ini juga biasanya memakan waktu paling lama jika dibandingkan dengan bagian lain dari LWC. Inilah alasan mengapa Group Stage juga biasanya mendapatkan total durasi menonton paling tinggi. Group Stage LWC 2018 diadakan pada 10-17 Oktober. Secara total, Riot Games menghasilkan 110 jam konten dengan total waktu tonton sebesar 30,71 juta jam. Selain durasi yang lebih lama, alasan lain mengapa Group Stage mendapatkan penonton paling banyak adalah karena di babak ini, tim-tim yang berlaga adalah tim terbaik dari kawasannya. Menurut The Esports Observer, hal ini akan mendorong para fans League of Legends untuk mendukung tim jagoan yang berasal dari kawasan mereka. Fenomena ini serupa dengan fans kasual sepak bola yang turut menonton Piala Dunia hanya untuk melihat tim negaranya berlaga.

Total durasi video ditonton selama LWC 2018 | Sumber: The Esports Observer
Total durasi video ditonton selama LWC 2018 | Sumber: The Esports Observer

Knockout Stage

Dari 16 tim yang berlaga di Group Stage, hanya 8 yang akan lolos ke Knockout Stage. Di sini, delapan tim yang tersisa akan beradu dengan format single-elimination bracket. Jumlah tim yang lebih sedikit membuat total durasi menonton juga menjadi lebih rendah. Meskipun begitu, jumlah rata-rata penonton di Knockout Stage biasanya lebih tinggi dari Group Stage. Knockout Stage biasanya berlangsung selama beberapa minggu karena Riot Games tak langsung mengadu semua tim dalam akhir pekan yang sama.

Secara keseluruhan, Knockout Stage pada LWC 2018 berhasil mendapatkan total waktu ditonton 9,47 juta jam dengan rata-rata Concurrent Viewer mencapai 118,94 ribu orang. Pada tahun lalu, bagian awal Knockout Stage menarik perhatian paling banyak, dengan total durasi video ditonton tertinggi. Meskipun begitu, babak semi-final memiliki jumlah rata-rata penonton paling banyak. Sementara babak final menjadi babak dengan penonton paling banyak. Di channel resmi Riot Games, babak final LWC 2018 berhasil menarik 575,86 ribu penonton.

Sama seperti turnamen esports besar lainnya, LWC memiliki beberapa bagian yang berbeda-beda. Masing-masing stage biasanya menarik perhatian tipe fans yang berbeda-beda pula, mulai dari fans kasual sampai fans hardcore. Dengan mengetahui tipe fans yang tertarik menonton LWC, Riot Games bisa memanfaatkan hal ini untuk mengadakan kegiatan yang sesuai dengan tipe fans yang menonton turnamen yang mereka adakan.

Sumber header: na.leagueoflegends.com