Perusahaan layanan profesional global, EY (Ernst & Young), secara resmi mengumumkan peluncuran kapabilitas agentic AI skala korporasi untuk lini layanan Assurance (Audit).
Inisiatif bernilai miliaran dolar yang menjadi bagian dari strategi global “All in” ini dirancang untuk mentransformasi alur kerja, meningkatkan kualitas audit, serta memberikan pengalaman yang lebih efisien bagi klien maupun karyawan di era kecerdasan buatan.
Bagaimana Cara Kerja Agentic AI pada Platform EY Canvas?
EY mengintegrasikan kerangka kerja multiagen berbasis AI ini secara langsung ke dalam EY Canvas, yakni platform teknologi Assurance global terpadu milik perusahaan. Penerapan teknologi canggih ini memiliki serangkaian keunggulan operasional:
-
Dukungan Teknologi Microsoft: Sistem ini terhubung secara mendalam dengan infrastruktur komputasi awan (cloud) dan AI dari Microsoft, khususnya Microsoft Azure, Microsoft Foundry, dan Microsoft Fabric.
-
Kapasitas Pemrosesan Masif: EY Canvas memproses lebih dari 1,4 triliun baris data jurnal transaksi dari perusahaan-perusahaan di seluruh dunia setiap tahunnya.
-
Koordinasi Dinamis: Membantu auditor mengoordinasikan tugas, memproses teknologi kompleks, dan mengelola risiko secara dinamis dengan penyesuaian alur kerja sesuai karakteristik setiap penugasan.
-
Akses Panduan Real-time: Menyediakan akses instan ke panduan audit dan akuntansi yang terus diperbarui dengan kecepatan tinggi.
Apa Dampaknya bagi Skala Profesional Audit dan Klien EY?
“Tidak dimaksudkan untuk menggantikan penilaian profesional, teknologi ini justru meningkatkannya, sehingga memungkinkan auditor kami bekerja lebih cepat, berpikir lebih mendalam, dan memberikan kualitas assurance yang lebih tinggi di tengah lingkungan yang semakin kompleks,” ujar Susanti, Indonesia Assurance Leader EY.
Untuk memahami skala integrasi AI ini, berikut adalah rincian proyeksi dampaknya:
Apa Inisiatif Lanjutan EY Terkait Penerapan AI yang Bertanggung Jawab?
Peluncuran agentic AI ini semakin memperkuat inisiatif Future of Audit. Now. dari EY. Untuk memastikan adopsi kecerdasan buatan berjalan aman, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, EY melakukan sejumlah langkah strategis berikut:
-
Pengembangan Layanan Klien: Pembaruan ini menjadi fondasi bagi rangkaian layanan baru (untuk klien audit maupun non-audit) yang mencakup diagnostik AI, tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian sistem AI.
-
Kemitraan Akademis & Strategis: EY menjadi salah satu dari 14 organisasi dalam Frontier Firm AI Initiative(kolaborasi Microsoft dan Harvard Digital Data Design Institute), serta tergabung dalam program afiliasi industri di Stanford University Institute for Human-Centered Artificial Intelligence (HAI).
-
Pelatihan Global Terstruktur: EY membangun program pelatihan pembelajaran imersif dan tatap muka bagi seluruh profesional audit dan risiko teknologinya di seluruh dunia untuk meningkatkan kapabilitas SDM di bidang AI.
-
Kepatuhan Prinsip Internal: Seluruh teknologi dikembangkan dan diterapkan selaras dengan sembilan prinsip AI yang bertanggung jawab (responsible AI) milik organisasi EY.
Disclosure: Artikel ini disusun oleh Kecerdasan Buatan (AI) dan dalam pengawasan editor.