Dark
Light

Embrace, Arloji Pintar Penyelamat Jiwa

1 min read
December 4, 2014

Fungsi kesehatan pada perangkat wearable kini sama pentingnya dengan fitur konektivitas sendiri. Ia adalah sebuah standar, dan konsumen selalu memilih yang tercanggih dan terlengkap. Tapi butuh sentuhan khusus agar device juga dapat berperan sebagai produk kelas medis. Dan Embrace ialah salah satu dari sedikit perangkat wearable penyelamat jiwa.

Dari luar, Embrace terlihat seperti smartwatch lifestyle berdesain elegan. Ia bisa melacak aktivitas sehari-hari, tingkat stres dan keseimbangan tubuh. Namun jika diteliti lebih jauh, Embrace mempunyai kemampuan yang tak dimiliki arloji pintar biasa. Sebenarnya ia dirancang khusus untuk memberi peringatan epilepsi bagi pengguna serta orang-orang terdekatnya.

Layaknya device medis, Embrace dibuat dari material berkualitas tinggi. Tetapi para penggagasnya di Empatica tak mau ia tampil hambar. Sebaliknya, Embrace ialah smartwatch yang anggun. Case memanfaatkan bahan logam dengan finishing halus, dan strap menggunakan kulit dari Itali. Embrace dapat sekedar menjadi medium penunjuk waktu biasa, dan baterai mampu bertahan selama setengah tahun.

Namun untuk sebuah smartwatch, sudah tentu Anda menginginkan fitur canggih. Embrace akan mempermudah kita mengukur stres, kualitas tidur, hingga aktivitas fisik. Ia tak hanya berguna saat olahraga, namun juga ketika bekerja, santai, dan di perjalanan. Seandainya pengguna beraktivitas terlalu keras, Embrace segera memberi pengingat melalui getaran lembut. Ia pun bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan.

Embrace02

 

Info menarik: Microsoft Ciptakan Alat Pandu 3D Audio Untuk Tunanetra

 

Ketika penderita epilepsi mengenakan Embrace, smartwatch akan siap sedia berjaga-jaga andai hal-hal di luar kebiasaan terjadi – contohnya kejang tak terkendali. Embrace akan langsung menghubungi smartphone orang tua atau keluarga dekat, jadi mereka dapat langsung ditangani. Alternatifnya, unit Embrace lain bisa dipasangkan dengannya, memberikan fungsi pengingat via vibrasi pada pemakai.

Untuk meracik Embrace, tim Empatica berkolaborasi dengan yayasan epilepsi serta para pendonor. Hebatnya lagi, smartwatch ini mampu mendeteksi EDA atau electrodermal activity – data otomatis yang diaktifkan oleh bagian otak dalam; menyangkut rasa cemas, takut dan gembira.

Dalam kampanye penggalangan dana di Indie Gogo, Empatica melangsungkan program peduli sosial menarik: tiap satu unit Embrace yang terjual, seorang anak penderita epilepsi juga akan memperolehnya.

Di website crowdfunding Indie Gogo, satu unit Embrace dijual seharga mulai dari US$ 190. Untuk mendukungnya, developer sedang menyiapkan app Empatica Mate (activity tracker) dan Empatica Alert khusus untuk penderita epilepsi.

Sumber tambahan: Empatica.com.

Previous Story

Gameloft Siapkan Sekuel Baru Game Brothers In Arms

Next Story

Antisipasi Keadaan Darurat Menggunakan Aplikasi DARURAT!

Latest from Blog

Don't Miss

Huawei Luncurkan Watch Fit SE, Lebih Lengkap dari Pendahulunya

Huawei kembali meluncurkan sebuah perangkat AIoT di Indonesia yang berupa

Review Huawei Watch GT 4 46″: Smartwatch dengan Baterai Tahan Lama, Responsif, Desain Menawan

Dalam memilih sebuah smartwatch yang biasa dipakai untuk berolah raga, bekerja,