The Next Web reports that a security researcher contacted Apple about vulnerabilities that he discovered on Apple’s system. and Apple may have taken that warning as an intrusion with possible malicious intent. The researcher, Ibrahim Balic, claims otherwise. The researcher is “a bit irritated” at the tone that Apple has taken with regards to this incident along with the media coverage. He insisted that he had reported all the bugs to Apple to inform the company of his discoveries and has no intention to keep the data that he has collected for evidence of the bugs. Balic has yet to hear anything back from Apple and asked that he be not blacklisted by the company.
[DS Notes] Security Researcher May Have Been Reason for Apple Developer Center Shutdown
Latest from Blog
Coda dan EKRAF Luncurkan Kampanye “Guard Your Game” untuk Cegah Penipuan Gim Daring
Coda, platform monetisasi dan distribusi konten digital global, mengumumkan kerja sama strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF) Republik Indonesia dalam
Mengulas Keunggulan Sistem Operasi Terbaru Xiaomi, HyperOS 3
Xiaomi Indonesia kembali mengumumkan pengembangan sistem operasi terbarunya, Xiaomi HyperOS 3, yang dirancang untuk mendukung transformasi gaya hidup digital pengguna. Pembaruan ini
Masuk Pasar Indonesia, Belkin Hadirkan 6 Kategori Aksesori Premium Bergaransi 2 Tahun
Belkin secara resmi mengumumkan ekspansi bisnisnya di Indonesia melalui kemitraan strategis dengan Erajaya Digital. Penandatanganan perjanjian distribusi ini dilakukan oleh Kim Jong
iBox Resmi Hadirkan AppleCare+ di Indonesia, Ini Manfaat, Cakupan, dan Cara Membelinya
iBox resmi menghadirkan AppleCare+ di Indonesia. Layanan perlindungan perangkat resmi dari Apple ini kini tersedia di seluruh gerai iBox dan dapat dibeli
5 Langkah Strategis Orang Tua dalam Mendampingi Aktivitas Online Remaja
Memperingati Safer Internet Day (Hari Internet Aman Sedunia), isu keamanan digital bagi remaja kembali menjadi sorotan utama. Orang tua kini didorong untuk