Reuters, Bloomberg, (and just about everyone else) reported that Zynga has laid off 520 of its nearly 2900 employees and shut down offices in New York, Los Angeles, and Dallas in an attempt to reduce costs. Last year the game company shut down offices in Boston and Austin after its games failed to met expectations. Its acquisition of OMGPop over a year ago which followed the short-lived success of Draw Something didn’t turn out to be the kick the company needed. CEO Mark Pincus says Zynga is refocusing on mobile but from the looks of it, the prospect isn’t good unless they can come up with more successful games.
[DS Notes] Zynga’s New Game: Laid Off With Friends
Latest from Blog
ASUS Rilis Tiga Laptop Gaming Bertenaga AI di Indonesia: ROG Zephyrus, ROG Strix, dan TUF Gaming Terbaru
Memperingati dua dekade inovasinya di industri perangkat keras gaming, ASUS Republic of Gamers (ROG) secara resmi meluncurkan tiga lini laptop gaming terbarunya
realme C100 Segera Rilis di Indonesia, Bawa Baterai Awet dan Tahan Banting
Merek ponsel cerdas realme secara resmi mengumumkan akan segera merilis lini ponsel terbarunya, yakni realme C100, di pasar Indonesia. Dirancang secara spesifik
Dukung Balap Virtual, Lenovo Jadi Penyedia Teknologi Resmi F1 Sim Racing 2026
Raksasa teknologi global Lenovo resmi memperluas kemitraan strategisnya dengan Formula 1®. Melalui lini produk gaming andalannya, perangkat Lenovo Legion kini ditunjuk sebagai
Solusi Rekam Video 8K hingga 12K, Ini Spesifikasi Lengkap Lini Kartu Memori Profesional SanDisk
Pada ajang pameran penyiaran global NAB 2026, SanDisk secara resmi memperkenalkan inovasi terbaru untuk lini kartu memori profesionalnya. Pengumuman ini mencakup peluncuran
Apa Keunggulan Privacy Display pada Samsung Galaxy S26 Ultra? Solusi Keamanan di Ruang Publik
Samsung Galaxy S26 Series adalah perangkat yang dirancang untuk mendukung produktivitas dan keamanan perempuan modern. Menjawab tantangan mobilitas tinggi di ruang publik,