Reuters, Bloomberg, (and just about everyone else) reported that Zynga has laid off 520 of its nearly 2900 employees and shut down offices in New York, Los Angeles, and Dallas in an attempt to reduce costs. Last year the game company shut down offices in Boston and Austin after its games failed to met expectations. Its acquisition of OMGPop over a year ago which followed the short-lived success of Draw Something didn’t turn out to be the kick the company needed. CEO Mark Pincus says Zynga is refocusing on mobile but from the looks of it, the prospect isn’t good unless they can come up with more successful games.
[DS Notes] Zynga’s New Game: Laid Off With Friends
Latest from Blog
Shopee dan Meta Integrasikan Program Afiliasi ke Instagram: Ini Cara Kerjanya
Gelombang komersialisasi media sosial kembali memasuki babak baru, platform perdagangan elektronik Shopee bersama Meta secara resmi mengumumkan perluasan integrasi program kemitraan afiliasi
Mirip Reclub Tapi Untuk Lari, Ini Fitur Baru Strava untuk Jejaring Komunitas Pelari
Platform pelacak kebugaran digital berskala global, Strava, secara resmi menggulirkan serangkaian pembaruan fitur yang berpusat pada interaksi sosial. Berpusat di San Francisco,
Ini Keunggulan Teknologi True RGB pada Layar Sony BRAVIA 9 II dan 7 II Terbaru?
Lanskap perangkat hiburan rumah pintar (smart home entertainment) kembali kedatangan lini produk kelas atas. Sony Indonesia secara resmi meluncurkan tiga model televisi
Bagaimana AI Lazzie dari LazMall Membantu Orang Tua Siapkan Tahun Ajaran Baru Lebih Praktis?
Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, perilaku belanja konsumen di Indonesia mulai menunjukkan pergeseran ke arah intentional shopping (belanja rasional dan terencana).
Era Baru “Agentic AI”: Bagaimana Samsung Merancang Ekosistem Pintar yang Memahami Anda?
Menjelang perhelatan akbar Galaxy Unpacked yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli 2026 di London, Inggris, Samsung Electronics kembali menegaskan arah pengembangan teknologinya.