Reuters, Bloomberg, (and just about everyone else) reported that Zynga has laid off 520 of its nearly 2900 employees and shut down offices in New York, Los Angeles, and Dallas in an attempt to reduce costs. Last year the game company shut down offices in Boston and Austin after its games failed to met expectations. Its acquisition of OMGPop over a year ago which followed the short-lived success of Draw Something didn’t turn out to be the kick the company needed. CEO Mark Pincus says Zynga is refocusing on mobile but from the looks of it, the prospect isn’t good unless they can come up with more successful games.
[DS Notes] Zynga’s New Game: Laid Off With Friends
Latest from Blog
Lebih dari Sekadar Smart TV: Keunggulan TV Micro RGB Samsung R95H, R85H, dan R95F
Membayangkan pengalaman bioskop premium yang hadir langsung di tengah ruang keluarga Anda kini bukan lagi sekadar angan-angan. Di era modern ini, ekspektasi
Apa Bedanya Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra vs S25 Ultra untuk Kebutuhan Konten Kreator
Bagi para pembuat konten perjalanan (travel content creator), momen terbaik sering kali muncul di kondisi yang paling tidak terduga: pencahayaan yang berubah
Bagaimana BNI finance Membangun Sistem Inti Multifinance yang Tangguh Bersama Microsoft Azure?
Dalam industri multifinance yang memproses ribuan transaksi harian, stabilitas sistem dan kepatuhan regulasi adalah pilar utama yang menentukan kualitas layanan. Menyadari krusialnya
Rangkuman SUSECON 2026: Inovasi Agen AI, Migrasi Virtualisasi, dan Kedaulatan Digital
SUSE, pemimpin global dalam penyediaan solusi open source untuk perusahaan, secara resmi mengumumkan serangkaian inovasi produk dan kemitraan strategis dalam konferensi tahunan
Ant International Luncurkan Sustainability Report 2025: AI dan Kepercayaan Publik Jadi Fokus Utama
Di tengah disrupsi teknologi dan perubahan tatanan regulasi keuangan global yang bergulir cepat, peran inklusi finansial menjadi semakin krusial bagi keberlangsungan bisnis