Reuters, Bloomberg, (and just about everyone else) reported that Zynga has laid off 520 of its nearly 2900 employees and shut down offices in New York, Los Angeles, and Dallas in an attempt to reduce costs. Last year the game company shut down offices in Boston and Austin after its games failed to met expectations. Its acquisition of OMGPop over a year ago which followed the short-lived success of Draw Something didn’t turn out to be the kick the company needed. CEO Mark Pincus says Zynga is refocusing on mobile but from the looks of it, the prospect isn’t good unless they can come up with more successful games.
[DS Notes] Zynga’s New Game: Laid Off With Friends
Latest from Blog

Saatnya Upgrade, Galaxy A56 dan A36 5G Sudah Tersedia di Toko Offline Maupun Online Samsung di Indonesia
Setelah diperkenalkan pada awal Maret lalu, Samsung Galaxy A56 5G dan Galaxy A36 5G kini sudah tersedia di toko offline maupun online

Potensi Small Language Models (SLM) di Tahun 2025: Efisiensi dan Fokus pada Tugas Spesifik
Meskipun Large Language Models (LLM) mendominasi perhatian dalam pengembangan Artificial Intelligence (AI), tantangan terkait biaya pelatihan yang tinggi (mencapai jutaan dolar), waktu

Hyundai Hadirkan Layanan Komprehensif untuk Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2025
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengumumkan serangkaian layanan komprehensif untuk mendukung kelancaran perjalanan pelanggan selama periode mudik Ramadan dan Lebaran 2025. Program

POCO F7 Ultra dan F7 Pro Resmi Diperkenalkan, Flagship dengan Snapdragon 8 Elite
POCO resmi memperkenalkan smartphone flagship terbarunya, POCO F7 Ultra dan POCO F7 Pro, dalam sebuah acara global di Singapura. Pada kesempatan ini,

HONOR Magic V3 Kini Tersedia di Indonesia, Tawarkan Desain Tipis dan Fitur Lengkap
HONOR mengumumkan ketersediaan smartphone lipat flagship-nya, HONOR Magic V3, secara ready stock di Indonesia melalui Shopee dan Erafone. Sebelumnya, perangkat ini sempat