Esports Ecosystem

DreamHack Gelar Turnamen Counter-Strike: Global Offensive Khusus Kaum Hawa

23 May 2019 | Ayyub Mustofa
DreamHack bekerja sama dengan perusahaan ZOWIE dan Esports-Management dalam pelaksanaannya.

Organizer kompetisi esports terkemuka dunia, DreamHack, baru-baru ini mengumumkan peluncuran turnamen Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO) khusus perempuan yang dinamai DreamHack Showdown. Turnamen ini akan digelar bersamaan dengan ajang DreamHack Valencia yang berlangsung pada tanggal 5 – 7 Juli 2019 nanti. Dalam pelaksanaannya, DreamHack bekerja sama dengan perusahaan teknologi ZOWIE dan platform tim esports online Esport-Management.

“Inklusivitas dalam event kami adalah bagian besar dari DreamHack—kami ingin menjadi festival esports dan gaming di mana semua kalangan merasa diterima,” kata Co-CEO DreamHack AB Marcus Lindmark, dilansir dari Esports Insider. “DreamHack Showdown adalah sebuah langkah untuk membantu menciptakan momen-momen inspiratif bagi para calon kompetitor esports perempuan seluruh dunia,” lanjutnya.

DreamHack Open Tours 2019 - Mousesports
Mousesports saat menjuarai DreamHack Open Tours 2019 | Sumber: DreamHack

DreamHack menawarkan hadiah sebesar US$100.000 (sekitar Rp1,45 miliar) dalam turnamen ini. Para tim serta pemain yang turut berpartisipasi juga akan mendapat pelayanan layaknya atlet profesional, termasuk fasilitas event kelas profesional serta promosi sepanjang turnamen. DreamHack akan mengadakan kualifikasi secara online maupun offline di Amerika Utara dan Eropa, dengan jadwal kualifikasi online pada tanggal 8 – 9 Juni 2019. Dari para peserta kualifikasi, diambil 8 tim terkuat untuk tampil di panggung utama DreamHack Showdown di Valencia, Spanyol.

Katherine Amoukhteh, VP of Global Marketing Esport-Management, berkata, “Fokus kami adalah mendukung esports di level akar rumput dan menciptakan diversitas di esports lewat kerja sama dalam inisiatif yang mengubah industri seperti DreamHack Showdown. Kami percaya akan ekosistem esports di mana setiap gamer dapat berjuang untuk menjadi gamer kompetitif di lingkungan yang profesional dan suportif, dan DreamHack Showdown adalah kesempatan untuk menunjukkan hal ini di berbagai level: untuk merayakan para wanita yang saat ini ada di industri gaming, menginspirasi mereka yang ingin berpartisipasi, dan—lewat platform kami—melengkapi mereka dengan tools untuk menjadi juara berikutnya.”

ZOWIE juga berencana memberikan kesempatan kompetisi bagi para pemain Asia lewat event bertajuk ZOWIE DIVINA Women’s Asia CS:GO Championship 2019. Acara ini akan digelar di kota Shanghai, Tiongkok, pada tanggal 20 – 23 Juni, dan berperan sebagai kualifikasi LAN Asia untuk DreamHack Showdown. Dua tim terbaik di turnamen ini berhak untuk tampil live di babak final di Valencia.

“Pada tahun 2012, ZOWIE memulai inisiatif DIVINA untuk mendukung esports perempuan. Tujuannya adalah memberikan kaum perempuan lebih banyak kesempatan untuk menunjukkan talenta mereka dan menjembatani jarak untuk mengejar karier esports profesional,” kata Chris Lin, Director of Esports BenQ.

“Kami terus melanjutkan tujuan itu, tidak hanya lewat kerja sama ini tapi juga dengan memberikan tim-tim di wilayah Asia kesempatan untuk bertanding di lingkungan LAN. Asia adalah salah satu wilayah di mana exposure demikian masih sangat kurang, dan kami rasa pengalaman yang didapat tim dari turnamen ini akan sangat berharga dalam mengembangkan skena esports di negara dan komunitas masing-masing. Kami sangat gembira dapat bekerja dengan DreamHack untuk menghadirkan kejuaraan CS:GO paling profesional bagi perempuan hingga saat ini,” paparnya.

Sumber: Esports Insider