Dark
Light

Doktermana Usung Konsep Marketplace Saat Tawarkan Fasilitas Kesehatan Online

1 min read
May 12, 2015

Doktermana adalah sebuah situs yang mengusung konsep marketplace khususnya dalam bidang kesehatan. Mereka menyuguhkan layanan yang mampu menghubungkan pasien dengan dokter, rumah sakit, klinik, farmasi serta layanan asuransi sehingga memungkinkan proses pelayanan kesehatan yang transparan dan bisa dilakukan secara online. Saat ini Doktermana masih beroperasi di kawasan ibukota, tetapi berencana melebarkan operasi ke kota-kota besar lain di Indonesia.

Berangkat dari rasa frustrasi ketika mencari informasi terkait dokter spesialis yang memakan waktu, proses antrian di rumah sakit yang lama, kekhawatiran mengenai biaya, dan kepastian diterima atau tidaknya asuransi, Firman Siahaan dan rekan-rekannya mencoba menghadirkan solusi pelayanan kesehatan yang menawarkan banyak kemudahan.

Doktermana mencoba mengusung segala kemudahan yang ada pada konsep e-commerce ke dalam pelayanan kesehatan, sehingga pasien dapat merasakan kenyamanan saat mereka berobat ke rumah sakit atau dokter. Hal ini menurut Firman akan berimbas baik pada citra dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Indonesia.

Layanan Doktermana sejauh ini telah memiliki lebih dari 10.244 member dan menyediakan 948 dokter yang siap melayani pasien sesuai dengan spesialisasinya masing-masing. Doktermana yang sementara baru berfokus di Jakarta dan sekitarnya ini juga telah menjalin kerja sama dengan 4 jaringan rumah sakit besar.

“Melalui layanan dari Doktermana konsumen bisa mengecek apakah asuransinya akan meng-cover layanan yang diinginkan, baik dari layanan konsultasi biasa dengan dokter umum atau spesialis, atau sampai hal-hal yang spesifik, seperti breast implant, capsule endoscopy, botox dan lain-lain,” jelas Firman.

Melalui Doktermana konsumen juga bisa melakukan pembelian secara online menggunakan kartu kredit untuk layanan-layanan yang sudah tertera, semisal promo untuk pasang kawat gigi, paket sunat, dan paket-paket lainnya.

Doktermana juga menyediakan fasilitas bagi konsumen yang meminta penawaran harga penyedia layanan, seperti perawatan masa kehamilan atau perawatan paliatif untuk pasien yang terkena kanker stadium 4. Hal ini memudahkan konsumen mengukur harga layanan sesuai dengan kemampuan ekonominya. Doktermana juga menyediakan layanan medical assistance priority service, sehingga pasien tidak perlu antri, dan memberikan fasilitas pengantaran obat.

Pengembangan di tahun 2015

Tahun ini Doktermana mengupayakan untuk menjalin kerja sama dengan berbagai macam perusahaan asuransi, salah satunya BPJS. Firman berharap kerja sama Doktermana dan BPJS akan membantu pemerintah dengan memberikan layanan yang prima bagi konsumen BPJS.

“Di tahun 2015 ini kita fokus untuk memperluas basis pelanggan atau anggota, kerjasama dengan beberapa perusahaan asuransi besar dan mudah-mudahan bisa dengan BPJS, sehingga konsumen BPJS akan mendapat layanan  yang lebih baik,” tutur Firman.

Setelah Jakarta, Firman juga berencana untuk melebarkan operasi Doktermana di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Ia juga berharap suatu saat nanti layanan Doktermana bisa mencakup kawasan Asia Tenggara.

Artikel sindikasi ini pertama kali dimuat di DailySocial dan ditulis oleh Prayogo Ryza. 

2 Comments

  1. so far sih kayaknya mayan efektif gan, gue dah nyoba, kebetulan company gue emang langganan sama doktermana, mayan deh gue bisa dapat harga yang ok ketimbang kecele mulu sama rumah sakit

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

LG G4 Tiba di Indonesia dengan Banderol Rp 8,5 Juta, Ini Jadwal Pre-Ordernya

Next Story

Pos Indonesia Maksimalkan Momentum E-Commerce di Kuartal Kedua 2015

Latest from Blog

Don't Miss

Startup Studio Indonesia Genjot Kompetensi Startup Lokal Lewat Pendekatan “Product Market Fit”

Startup Studio Indonesia Genjot Kompetensi Startup Lokal Lewat Pendekatan “Product Market Fit”

Prediksi nilai ekonomi digital Indonesia yang bakal terus bertumbuh pesat

Aplikasi dan Inovasi Game ke Industri Lain: Militer, Kesehatan, dan Edukasi

Game layaknya pedang bermata dua. Di satu sisi, militer Amerika