Merespons tingginya antusiasme kompetisi esports, seperti euforia M7 World Championship baru-baru ini, POCO Indonesia mempertegas posisinya dengan menghadirkan perangkat yang dirancang khusus untuk melibas berbagai kendala teknis saat bermain game.
Mengusung semangat #POCONYABERAKSI, POCO memperkenalkan dua senjata tempur terbarunya: POCO X7 5G dan POCO M7 Pro 5G.
Langkah ini sejalan dengan data yang dirilis oleh We Are Social, yang mencatat bahwa 95,1% pengguna internet di Indonesia bermain game, dengan 81,9% di antaranya memilih perangkat seluler (smartphone) sebagai platform utama.
Satryo Rachmat, Product Marketing Manager POCO Indonesia, menegaskan bahwa niat dan semangat gaming anak muda Indonesia tidak perlu diragukan. Namun, untuk meraih konsistensi layaknya pro-player, dibutuhkan perangkat dengan daya tahan ekstrem.
“Kendala gamers itu nggak cuma soal fisik atau mental, tapi hape-nya juga harus punya daya tahan ekstrem buat ngelewatin kendala teknis yang sering muncul di tengah war,” jelas Satryo.
Solusi Teknis untuk Tiga Kendala Utama Gamers
POCO merancang seri X7 5G dan M7 Pro 5G secara spesifik untuk mengatasi drama klasik yang kerap merusak momen krusial di dalam game:
1. Penurunan Performa (Anti-Throttling)
Menjalankan game berat dengan intensitas grafis dan efek visual yang masif—seperti saat mengeksplorasi open-world di Genshin Impact atau saat terjadi pertempuran tim—kerap memicu suhu panas yang berujung pada patah-patah (throttling). Untuk mengatasi hal ini, POCO X7 5G dibekali chipsetMediaTek Dimensity 7300-Ultra dengan fabrikasi 4nm yang menawarkan efisiensi daya dan manajemen suhu optimal. Sementara itu, POCO M7 Pro 5G ditenagai MediaTek Dimensity 7025-Ultra yang mampu menembus skor AnTuTu hingga 477 ribu, memastikan frame rate tetap stabil dari early hingga late game.
2. Layar Tidak Responsif (Anti-Ghost Touch)
Kegagalan mengeksekusi skill atau hilangnya visibilitas terhadap musuh sering disebabkan oleh kualitas panel layar yang kurang mumpuni. POCO X7 5G menjawabnya dengan layar 6.67 inci CrystalRes 1.5K 120Hz AMOLED yang menghadirkan ketajaman visual tingkat tinggi. Di sisi lain, POCO M7 Pro 5G juga mengusung panel 120Hz AMOLED untuk memastikan transisi gambar super halus dan penerjemahan sentuhan jari yang presisi seketika (zero delay).
3. Kehabisan Daya (Anti Low-Battery)
Untuk mendukung sesi push rank yang panjang, kedua perangkat ini ditopang oleh kapasitas baterai masif 5110mAh. Saat daya menipis, teknologi pengisian daya cepat 45W Turbo Chargingmemastikan perangkat dapat kembali siap digunakan dalam waktu singkat.
Ringkasan Perbandingan Spesifikasi Utama
Sebagai pelengkap, kedua smartphone ini telah didukung oleh antarmuka terbaru Xiaomi HyperOS 2 yang membawa fitur khusus Game Turbo. Fitur ini berfungsi sebagai control center untuk mengoptimalkan RAM, memblokir notifikasi masuk, dan mengunci perangkat pada mode performa tertinggi sebelum pertempuran dimulai.
Perangkat ini sudah dapat diperoleh melalui situs resmi Mi.com serta POCO Official Store di berbagai platform e-commerce.
Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.