Platform dompet digital DANA Indonesia, yang kini melayani lebih dari 200 juta pengguna, secara resmi mengumumkan fase baru dalam transformasi digitalnya. Melalui kolaborasi strategis dengan Microsoft yang telah berjalan sejak 2024, DANA mengintegrasikan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) secara menyeluruh (end-to-end) untuk menciptakan ekosistem finansial yang inovatif, aman, dan inklusif.
Ignatia Suwarna, VP of Engineering DANA, menegaskan bahwa penerapan AI di perusahaannya bukan sekadar tren teknologi, melainkan alat pendorong (enabler) untuk meningkatkan kapabilitas talenta manusia, bukan menggantikannya.
“Bagi DANA, penerapan AI bukan sekadar adopsi teknologi baru, tetapi upaya menciptakan dampak nyata bagi pengguna, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat kepercayaan dalam ekosistem digital,” jelas Ignatia.
Fokus pada Keamanan dan Literasi Pengguna
Seiring lonjakan jumlah pengguna, DANA memprioritaskan keamanan ekosistem digitalnya melalui pendekatan teknologi dan edukasi masyarakat.
Pemanfaatan AI dikombinasikan dengan integrasi data berlapis (layered data integration) dan pemantauan sistem real-time untuk menjaga keandalan layanan. Di sisi literasi, DANA aktif mengedukasi masyarakat melalui fitur DANA Protection, program edukasi Tipu Online, serta kampanye Posko Bantuan Keliling yang telah menjangkau 16 kota di Indonesia.
Inisiatif “AI Everywhere” dan Dukungan Ekosistem Microsoft
DANA mengusung inisiatif “AI Everywhere” untuk mentransformasi tiga pilar utama perusahaan: individu (people), proses (process), dan produk (product). Sebagai mitra teknologi, Microsoft menyediakan infrastruktur cloud dan solusi AI yang mengedepankan keamanan, privasi data, dan tata kelola tingkat perusahaan.
Berikut adalah implementasi kunci teknologi AI Microsoft di dalam operasional DANA:
Transformasi Layanan Pelanggan Melalui Agentic AI (DIANA)
Evolusi paling signifikan dari kolaborasi ini adalah pengembangan DIANA, asisten virtual DANA yang kini ditenagai oleh Azure OpenAI.
DIANA tidak lagi beroperasi sebagai chatbot standar, melainkan menggunakan sistem dialog berorientasi tugas (task-oriented) yang digerakkan oleh Agentic AI. Sistem ini mengorkestrasi beberapa agen AI sekaligus untuk memahami konteks, menampilkan empati, menarik informasi dari basis pengetahuan (knowledge base), dan menganalisis insightuntuk perbaikan layanan.
Penerapan Agentic AI ini memberikan dampak kuantitatif yang sangat positif bagi operasional DANA sepanjang tahun 2025:
-
Peningkatan produktivitas operasional hingga 57%.
-
Peningkatan kepuasan pelanggan sebesar 13%.
-
Percepatan waktu penyelesaian layanan sekitar 10%.
Fiki Setiyono, Azure Go to Market Lead Microsoft ASEAN, menambahkan bahwa kemitraan ini menunjukkan bagaimana pemanfaatan AI yang bertanggung jawab dapat mempercepat inovasi. “Kami percaya kolaborasi ini mencerminkan bagaimana organisasi layanan keuangan di Indonesia dapat memanfaatkan AI untuk menghadirkan solusi yang lebih inklusif,” ungkapnya.
Ke depannya, DANA berencana untuk terus mengeksplorasi potensi Agentic AI melalui pengembangan code review agent, MCP agent, dan agen kustom lainnya demi memastikan siklus inovasi berjalan cepat di tengah dinamika kebutuhan pengguna.
Dislcosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.