Platform asuransi digital direct-to-consumer (D2C), igloo.co.id, resmi memperluas jajaran layanan asuransi perjalanannya dengan memperkenalkan dua fitur inovatif: TravelShield AI dan perlindungan bagasi melalui kolaborasi dengan Blue Ribbon Bags (BRB).
Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin aktif bepergian, di mana tercatat perjalanan wisatawan nusantara pada April 2025 saja mencapai 128,59 juta orang. Inovasi ini menempatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai inti operasional untuk menyederhanakan pengalaman pelanggan sekaligus mendukung pertumbuhan industri pariwisata nasional.
TravelShield AI: Rekomendasi Cerdas dalam Hitungan Detik
Melalui TravelShield AI, Igloo memangkas hambatan dalam memilih premi dengan menghilangkan proses pembandingan manual yang rumit. Pelanggan hanya perlu menjawab tiga pertanyaan sederhana:
-
Destinasi perjalanan.
-
Maskapai penerbangan yang digunakan.
-
Kebutuhan asuransi sebagai syarat visa.
Dengan fitur ini, proses pembelian diklaim menjadi 3 kali lebih cepat atau memangkas waktu transaksi hingga 30%. Selain itu, TravelShield AI juga menawarkan opsi pengembalian dana (refund) jika permohonan visa ditolak, bekerja sama dengan mitra terpercaya seperti Sompo.
Blue Ribbon Bags: Ketenangan Pikiran untuk Bagasi Hilang
Masalah kehilangan atau keterlambatan bagasi tetap menjadi tantangan utama bagi wisatawan global. Melalui integrasi dengan Blue Ribbon Bags (BRB), Igloo menawarkan solusi pelacakan dan kompensasi yang efisien tanpa memerlukan kerumitan administrasi tradisional.
Keunggulan Layanan Blue Ribbon Bags:
-
Pelacakan Aktif: Pemantauan bagasi secara intensif selama 96 jam sejak pesawat mendarat.
-
Cakupan Global: Berlaku untuk seluruh maskapai dan rute di seluruh dunia.
-
Jaminan Kompensasi: Pembayaran kompensasi dilakukan tanpa memerlukan bukti kuitansi jika bagasi tidak ditemukan dalam waktu 96 jam.
Komitmen untuk Industri Pariwisata Indonesia
Delta Andreansyah, Head of D2C Igloo Indonesia, menyatakan bahwa integrasi teknologi ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk mendorong penetrasi asuransi di Indonesia. “Kami ingin memastikan setiap wisatawan dapat menikmati perjalanan mereka dengan tenang melalui pendekatan yang lebih cerdas dan mudah untuk mendapatkan perlindungan yang sesuai dengan gaya hidup mereka,” ujarnya.
Dengan menggabungkan teknologi AI terkini dan wawasan lokal, Igloo berupaya menjadikan asuransi digital lebih transparan, relevan, dan mudah diakses bagi masyarakat modern.
Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor. Gambar header: ChatGPT.