Esports Ecosystem

Bos Envy Gaming Jelaskan Pentingnya Bangun Komunitas Esports Amatir

12 Feb 2020 | Ellavie Ichlasa Amalia
Jika komunitas esports amatir berkembang, ini bisa membuka jalan bagi pemain amatir untuk masuk ke dunia profesional

Pada akhir pekan lalu, Dallas Fuel menyambut Los Angeles Valiant di markas mereka di Esports Stadium Arlington. Dallas Fuel adalah tim Overwatch League yang ada di bawah manajemen Envy Gaming, yang memiliki beberapa tim esports lain, seperti Dallas Empire yang berlaga di Call of Duty League. Dalam wawancara dengan The Esports Observer, CEO dan pemilik Envy Gaming, Mike “hastr0” Rufail ingin membuat semakin banyak orang mencintai esports. Salah satu rencananya adalah membangun komunitas esports amatir dengan mengadakan pertandingan untuk pemain amatir.

“Kami berencana untuk mengadakan acara yang lebih melibatkan fans di lokasi lain di sekitar Dallas-Fort Worth (DFW). Kami tengah mempertimbangkan cara untuk mengembangkan kompetisi amatir di kota kami. Ini adalah prioritas kami, untuk menumbuhkan komunitas esports amatir, baik untuk anak-anak atau orang dewasa,” kata Rufail pada The Esports Observer. Dengan mengembangkan komunitas esports, ini akan membuka jalan bagi para gamer untuk mengembangkan talenta mereka dan masuk ke dunia profesional. “Kami ingin menjadi pemicu yang menumbuhkan komunitas lokal.”

Mike "hastr0" Rufail. | Sumber: The Esports Observer
Mike “hastr0” Rufail. | Sumber: The Esports Observer

Rufail ingin agar esports bisa menjadi hobi banyak orang, layaknya baseball, basket, dan sepak bola. Dia merasa, jika dia bisa mengembangkan ekosistem esports amatir, maka akan semakin banyak orang yang senang untuk bermain game dan menonton kompetisi esports. Dia mengungkap, “Kami ingin menyediakan wadah bagi orang-orang untuk mengetahui bagaimana rasanya untuk bertanding dalam sebuah kompetisi.”

Tentu saja, membangun komunitas bukanlah hal yang mudah. Inilah alasan mengapa dia memutuskan untuk ikut serta dalam liga Overwatch dan Call of Duty. Rufail juga yakin, pengalamannya dalam mengoperasikan tim esports akan membantunya mencapai tujuannya untuk membangun komunitas esports amatir.

“Saya telah mengoperasikan tim Call of Duty sejak 2007. Saya yakin, di Call of Duty League, saya adalah orang yang paling berpengalaman dalam mengoperasikan sebuah tim. Tapi, dari Overwatch League, saya belajar betapa pentingnya mengoperasikan sebuah tim esports dengan standar tinggi. Dan saya ingin menggunakan pengetahuan saya itu untuk membuat tim CDL kami menjadi lebih profesional,” ujar Rufail.

Tim Dallas Fuel. | Sumber: The Esports Observer
Tim Dallas Fuel. | Sumber: The Esports Observer

Salah satu hal yang Rufail lakukan untuk membuat Dallas Empire menjadi lebih profesional adalah dengan menyediakan sistem latihan yang lebih baik serta pelatih dan staf pendukung yang lebih banyak. Selain itu, dia juga ingin menyediakan logistik yang lebih baik sehingga para pemain bisa menjadi lebih kompetitif.

Rufail mengaku, kemenangan memang penting untuk organisasi esports. Namun, dia merasa, memberikan pengalaman yang memuaskan bagi fans juga sama pentingnya. Pada 2019, Dallas Fuel menjadi tim Overwatch League pertama yang menjadi tuan rumah dari pertandingan Overwatch League. Dia berkata, dia belajar banyak hal dari sana. “Penting untuk memberikan pengalaman menonton yang memuaskan bagi fans. Ketika kami pertama kali menyelenggarakan liga di markas kami, saya rasa, kami berhasil melakukan itu dengan baik,” ujar Rufail.

Sumber header: Twitter