Bagaimana Dan Brumm Menciptakan Tata Suara Ikonik Serial Bluey?

2 mins read
July 24, 2026
Neumann TLM 103

Di balik kehangatan cerita serial animasi global Bluey, terdapat lanskap tata suara (soundscape) yang dirancang secara teliti untuk menghidupkan nuansa keseharian Australia.

Sound designer sekaligus pengisi suara, Dan Brumm, membagikan rahasia di balik layar produksi tata suara tersebut, yang sangat bergantung pada keandalan perangkat audio dari Sennheiser dan Neumann.

Alih-alih menggunakan efek suara kartun buatan yang berlebihan, produksi Bluey memilih pendekatan serealistis mungkin. Brumm bertugas menangkap elemen suara autentik, mulai dari kicauan burung eksotis hingga efek interaksi fisik di taman bermain, guna menciptakan atmosfer imajinatif yang dapat dinikmati oleh audiens internasional.

Bagaimana Lanskap Suara Australia Dibangun?

Visi kreatif dari kreator serial ini, Joe Brumm, adalah membangun dunia yang mudah dikenali dan dekat dengan keseharian anak-anak. Hal ini dieksekusi oleh Dan Brumm dengan memasukkan elemen audio lokal Australia, seperti suara burung kakatua, kookaburra, dan lorikeet.

“Saya senang bisa memperkenalkan keindahan suara Australia kepada dunia. Meskipun bagi penonton internasional suara burung-burung ini mungkin terdengar asing, bagi masyarakat Australia suara tersebut merupakan bagian dari keseharian yang mereka dengar setiap pagi,” ungkap Brumm.

Untuk menangkap atmosfer tersebut secara presisi, dibutuhkan mikrofon tingkat industri yang tidak hanya peka terhadap detail, tetapi juga tangguh digunakan di berbagai kondisi lapangan.

Ketangguhan Sennheiser MKH 416 untuk Field Recording

Dalam memproduksi efek suara nyata (Foley dan field recording), Brumm melakukan perekaman gerilya di berbagai lokasi luar ruang. Ia mengandalkan Sennheiser MKH 416, sebuah mikrofon yang sebelumnya juga telah menjadi andalannya saat meniti karier sebagai seniman voiceover (pengisi suara) komersial.

“Jika sebuah karakter meluncur di perosotan di taman bermain, saya perlu merekam suara persis seperti itu. Saya meluncur di salah satu perosotan besar yang tertutup dan di dalamnya saya terbentur ke sana-sini dengan MKH 416 saya,” cerita Brumm mengenai dedikasinya.

Selama hampir satu dekade produksi Bluey, mikrofon ini telah membuktikan durabilitasnya. Brumm kerap membawanya ke sungai, pusat perbelanjaan, hingga taman bermain tanpa pernah mengalami kendala teknis.

Kejernihan Neumann TLM 103 untuk Karakter Animasi

Sementara perangkat Sennheiser menangani perekaman lapangan, kebutuhan untuk merekam vokal karakter—terutama para aktor cilik—membutuhkan pendekatan yang berbeda. Untuk keperluan narasi panjang dan akting dalam studio, pilihan jatuh pada Neumann TLM 103.

“Kami merekam sebagian besar suara anak-anak menggunakan TLM 103. Suaranya jernih, tajam, dan presisi. Untuk narasi yang lebih panjang, serta akting karakter dalam animasi, 103 adalah mikrofon yang sangat mumpuni,” tegasnya.

Memiliki lini perangkat audio kelas atas juga memberikan nilai tambah bagi Brumm dalam berinteraksi dengan studio global. Mengingat ia banyak bekerja dari home studio dan terhubung melalui Source Connect, keberadaan jenama seperti Sennheiser dan Neumann menjadi sinyal kredibilitas di mata para klien internasional.

Ringkasan Perangkat Audio Dan Brumm di Produksi Bluey

Untuk memberikan gambaran yang lebih sistematis mengenai penggunaan peralatan audio dalam produksi serial ini, berikut adalah rinciannya:

Model Mikrofon Lingkungan Penggunaan Fungsi Spesifik dalam Produksi
Sennheiser MKH 416 Outdoor / Field Recording Merekam suara lingkungan sekitar, efek aksi nyata (perosotan, sungai), dan standar voiceover komersial.
Neumann TLM 103 Dalam Studio Merekam suara aktor cilik dan narasi panjang untuk animasi karena hasil tangkapan yang jernih dan tajam.
Neumann U 87 Dalam Studio (Eksplorasi) Eksperimen lanjutan untuk perekaman Foley (efek suara interaktif).
Sennheiser MKH 8018 MS Outdoor(Eksplorasi) Penambahan baru dalam perlengkapan lapangan untuk menangkap suara dimensi tinggi.

Bagi Brumm, perangkat ini bukan sekadar alat, melainkan fondasi kariernya. “Baik di lapangan maupun di studio, saya membutuhkan mikrofon yang dapat saya percaya untuk menangkap suara dengan indah, dan itu adalah 416, 87, dan 103,” tutupnya.


Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.

Z Fold8 Ultra Sehari-hari
Previous Story

Butuh Perangkat untuk Produktivitas Harian, Galaxy Z Fold8 Ultra Bisa Jadi Pilihan

Latest from Blog

Don't Miss

Ini Alasan Mengapa Sistem Wireless Wideband Sennheiser Spectera Menjadi Pilihan Utama Tim Audio Sam Smith?

Tantangan mengelola interferensi frekuensi radio (Radio Frequency/RF) di lingkungan urban

Spesifikasi Sennheiser Profile Wireless: Kini Dukung Koneksi Bluetooth LE Audio dan Classic

Produsen audio ternama Sennheiser secara resmi merilis pembaruan firmware versi