Produsen perangkat pintar OPPO mengumumkan kerja sama dengan Manus, platform agen AI, di Shenzhen, Tiongkok. Kemitraan ini memasukkan kemampuan agentic Manus ke AI Mind Pilot agar ponsel dapat mengubah tugas yang rumit dan bertahap menjadi hasil siap pakai.
Dari Menjawab Pertanyaan ke Menuntaskan Pekerjaan
Langkah ini disebut OPPO sebagai bagian dari visi Personalized Proactive Intelligence, yakni AI yang memahami pengguna dan secara proaktif membantu menyelesaikan urusan mereka.
Kai Tang, President of Software Engineering di OPPO, menilai agentic AI menandai pergeseran penting dari sekadar menjawab pertanyaan menjadi membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan.
Menurutnya, kolaborasi dengan Manus akan membuat pengalaman di AI Mind Pilot lebih proaktif dan mampu. AI diharapkan lebih memahami maksud pengguna, mengambil tindakan, dan merampungkan tugas. Tujuan akhirnya, kata dia, menjadikan AI personal bagian yang wajar dari kehidupan dan pekerjaan sehari-hari.
Dari sisi Manus, Tao Zhang, Co-Founder & CPO, menyebut ponsel sebagai platform yang alami bagi agen AI personal karena menjadi pusat kehidupan dan menopang banyak tugas harian. Ia menjelaskan bahwa perpaduan kemampuan agentic Manus dengan integrasi tingkat sistem OPPO akan membuat agen AI canggih lebih mudah diakses. Pengguna pun dapat menyelesaikan tugas bertahap melalui interaksi yang sederhana dan alami.
Debut di Mode Agen pada Seri OPPO Find X10
Integrasi tersebut akan pertama kali hadir lewat Agent Mode, mode baru di AI Mind Pilot, pada OPPO Find X10 Series yang menjalankan ColorOS 17. Perangkat ini disebut sebagai seri yang akan segera meluncur.
AI Mind Pilot dirancang melampaui pola tanya-jawab. Sistem ini dapat memahami tujuan akhir pengguna, memecahnya menjadi beberapa langkah, mencari informasi yang relevan, memilih alat yang sesuai, lalu menyerahkan hasil jadi. Prosesnya mencakup pengerjaan langsung terhadap berkas dan foto yang tersimpan di perangkat.
Contoh Penggunaan: Dari Perjalanan hingga Presentasi
OPPO memberi contoh pengguna yang merencanakan perjalanan. Cukup dengan meminta AI Mind Pilot menyusun rencana perjalanan, sistem dapat mengumpulkan tiket pesawat, pemesanan hotel, reservasi restoran, dan tiket atraksi yang tersebar di berbagai aplikasi di ponsel.
Data itu kemudian dirapikan dan dipadukan dengan informasi daring yang relevan menjadi itinerari harian yang dipersonalisasi. Pengguna tidak perlu mengumpulkan dan mengunggah informasi tersebut secara manual.
Kemampuan serupa disebut dapat menunjang tugas kreatif dan profesional. Pengguna bisa meminta sistem mencari dan menata foto dari suatu perjalanan atau menemukan gambar tertentu. Berkas yang sudah ada dan informasi daring juga dapat digabungkan menjadi presentasi, proposal, portofolio, atau konten siap pakai lainnya, semuanya dengan satu perintah.
Privasi dan Kendali Pengguna
Karena AI kini bekerja dengan konteks pribadi dan menuntaskan tugas, OPPO menegaskan privasi, keamanan, dan kendali pengguna menjadi semakin penting, dan AI Mind Pilot diklaim dirancang dengan prioritas itu.
ColorOS 17 memakai model di perangkat untuk memahami dan mengelola informasi secara lokal. Untuk tugas lokal seperti mencari, menata, atau mengganti nama berkas dan foto, konten asli tetap berada di perangkat dan tidak dibagikan kepada Manus. Bila suatu tugas memerlukan pemrosesan eksternal, AI Mind Pilot akan meminta konfirmasi eksplisit dari pengguna sebelum konten terkait diunggah atau dibagikan.
Pengguna tetap menentukan informasi apa yang diakses, tindakan apa yang diambil, dan apakah pemrosesan eksternal diizinkan. Lewat pemrosesan di perangkat dan otorisasi yang transparan, OPPO dan Manus menyatakan ingin membuat agentic AI lebih mumpuni tanpa mengabaikan pilihan dan kendali pengguna.
Hal yang Perlu Dicermati
Fitur berbasis Manus ini akan lebih dulu tersedia di OPPO Find X10 Series dengan ColorOS 17. Rincian mengenai ketersediaan, pasar yang didukung, dan manfaat bagi pengguna baru akan diumumkan saat peluncuran.
Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.