Xiaomi Vision GT Meluncur di Gran Turismo 7, Bawa Mode Mobil Listrik

by
2 mins read
October 18, 2026

Pemain Gran Turismo 7 (GT7) segera dapat memacu mobil konsep Xiaomi Vision Gran Turismo (Xiaomi Vision GT) pada Oktober 2026, bersamaan dengan hadirnya mode EV Driving Experience, mode pertama di seri tersebut yang khusus membahas mobil listrik.

Kabar ini disampaikan di sela putaran ketiga Gran Turismo World Series (GT World Series) 2026 di Singapura oleh produser seri Gran Turismo, Kazunori Yamauchi, dan Jean-Arthur Madelaine, Head of Design Xiaomi Europe R&D and Design Center di Xiaomi Auto.

Mode Mobil Listrik Pertama di Gran Turismo

EV Driving Experience berisi beragam tantangan mengemudi dan sesi latihan khusus. Dua kendaraan yang dipakai adalah Xiaomi SU7 Ultra dan Xiaomi Vision GT. Lewat fitur ini, pemain bisa mengenal karakter akselerasi, pengereman, dan handling mobil listrik bertenaga besar dalam simulasi yang menjadi ciri khas GT7.

Di Singapura, Yamauchi dan Madelaine juga menceritakan proses pengembangan Xiaomi Vision GT serta perkembangan pengalaman berkendara mobil listrik berperforma tinggi.

Xiaomi dan Program Vision Gran Turismo

Program Vision Gran Turismo dimulai pada 2013. Lewat program ini, berbagai merek diundang merancang mobil konsep orisinal yang eksklusif untuk seri Gran Turismo. Dalam sepuluh tahun terakhir, sejumlah pabrikan paling bergengsi telah ikut serta dan program ini menghasilkan 50 model. Gabungan keindahan desain, rekayasa, dan budaya balap virtual itulah yang menjadikannya platform unik.

Xiaomi tercatat sebagai merek ke-36 yang bergabung sekaligus perusahaan teknologi pertama di dalamnya. Mobil ini pertama kali tampil secara global di Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, diperkenalkan langsung oleh Chief Designer Xiaomi Auto, Li Tianyuan.

Wujud fisiknya kemudian dipajang di Auto China 2026 di Beijing. Kehadirannya di GT7 disebut sebagai tonggak baru karena visi desain berubah menjadi pengalaman mengemudi interaktif bagi pemain di berbagai negara.

Filosofi “Sculpted by the Wind”

Rancangan Xiaomi Vision GT bertumpu pada filosofi “Sculpted by the Wind”, atau terpahat oleh angin. Tubuhnya dibuat membulat tanpa lekukan tajam buatan maupun tambahan elemen aerodinamis, dengan kabin berbentuk tetesan air (teardrop). Seluruh lekukan bodi dioptimalkan untuk aerodinamika, dan setiap elemen strukturalnya memakai penampang sayap (airfoil).

Solusi aerodinamis yang sudah diuji pada mobil produksi massal Xiaomi SU7 dan Xiaomi YU7 dikembangkan lebih jauh di sini.

Lampu depan bersilang berfungsi pula sebagai pemandu aliran udara, sedangkan lampu belakang berbentuk halo terhubung langsung dengan saluran udara di bagian belakang. Ditambah sistem kontrol tekanan udara aktif, rancangan ini menghasilkan skor efisiensi aerodinamis 4,1 dan koefisien hambatan udara (Cd) 0,29.

Konsep “Sofa Racer” di Dalam Kabin

Bagian dalam mobil mengusung konsep “Sofa Racer”, yaitu ruang kemudi menyerupai kepompong yang memadukan kenyamanan, kesan imersif, dan konsentrasi penuh pengemudi. Kokpitnya digerakkan oleh asisten suara AI Xiaomi Hyper XiaoAi dan model fondasi Xiaomi MiMo. Sistem ini disebut mampu memprediksi serta menanggapi keinginan pengemudi, dan terhubung dengan ekosistem pintar “Human × Car × Home” milik Xiaomi.

Yamauchi menilai desain mobil ini tetap sederhana, tetapi memancarkan lekuk yang ramping dan sulit dilukiskan. Ia juga menyatakan keyakinan bahwa mobil ini akan menjadi panutan zaman ini.

Sambutan Komunitas dan Rasa di Dalam Gim

Menurut Yamauchi, penampilan mobil di MWC Barcelona dan Auto China awal tahun ini memicu antusiasme besar di kalangan penggemar balap dan gamer. Keinginan komunitas untuk segera mencobanya di GT7 menjadi pendorong utama kolaborasi ini.

Madelaine menggambarkan Xiaomi Vision GT sebagai mobil futuristik yang “terpahat oleh angin”, dirancang untuk menyeimbangkan hambatan udara rendah dengan downforce tinggi. Di dalam gim, mobil ini disebut mampu menjaga kecepatan tinggi dengan stabilitas luar biasa sehingga terasa sangat mulus.

Langkah Xiaomi Auto Selanjutnya

Dengan masuknya Xiaomi SU7 Ultra ke GT7, bergabungnya Xiaomi Vision GT ke jajaran Vision Gran Turismo, dan keduanya tampil di EV Experience, Xiaomi Auto memperluas kehadirannya di budaya otomotif global. Perusahaan ini kian menyasar mobil jalan raya berperforma tinggi, desain konsep visioner, dan pengalaman mengemudi interaktif.

Dalam waktu dekat, pemain GT7 di seluruh dunia dapat mengendarai Xiaomi Vision GT di sirkuit seperti Nürburgring, Le Mans, dan Suzuka. Tanggal rilis pastinya perlu dipantau lewat pengumuman resmi, karena sumber hanya menyebut bulan Oktober.


Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.

Previous Story

Apa yang Membuat Galaxy S26 Ultra Berbeda dari Ponsel Flagship Lain?

Latest from Blog

Don't Miss

Mengapa Xiaomi 17T Pro Cocok untuk Kreasi Konten

Seiring dengan dominasi ponsel cerdas yang kini menyumbang lebih dari
Xiaomi 17T - BW

Pakai Xiaomi 17T untuk Mengabadikan Jakarta dalam Hitam Putih 

Ada banyak cara untuk mengambil foto, salah satunya adalah dengan