Bagi pemakai ponsel yang menggenggam perangkatnya dari pagi sampai malam, selisih bobot dan kualitas layar sering lebih terasa daripada angka di lembar spesifikasi. Samsung menjawab dengan perangkat Galaxy S26 Ultra.
Bobotnya hanya 214 gram dan tebal 7,9 mm, dan sudah dilengkapi layar tahan benturan, lapisan anti pantulan, serta fitur privasi.
Bodi Tertipis dalam Sejarah Seri Ultra
Galaxy S26 Ultra ini hadir sebagai seri Ultra paling tipis yang pernah Samsung produksi. Dengan ketebalan 7,9 mm dan berat 214 gram, ponsel ini sekitar 35 gram lebih ringan daripada perangkat pesaing sekelasnya yang beratnya mendekati 249 gram.
Perbandingan dengan generasi terdahulu juga menunjukkan lebih ringan. Galaxy S22 Ultra tercatat 228 gram, S23 Ultra 233 gram, dan S24 Ultra 232 gram. Model terbaru berada 14 hingga 19 gram di bawahnya, dengan tubuh yang kira-kira 0,7 sampai 1 mm lebih tipis.
Dari sisi desain, modul kamera kini berupa “island” kaca yang menyatu dengan bodi, sedangkan sudut-sudutnya dibuat sedemikian rupa untuk kenyamanan genggaman. Rasa genggam juga jadi lebih nyaman karena lebih ringan menyatau dengan desain keseluruhan.
Selisih puluhan gram memang tampak kecil di atas kertas, tetapi berpengaruh ketika ponsel dipegang dalam jangka lama. Contohnya komuter yang berpegangan dengan satu tangan sambil mengetik dengan tangan lain. Atau bisa juga pengguna yang menonton serial sambil berbaring, peserta rapat video lewat ponsel, hingga mereka yang merekam konser atau acara keluarga berdurasi panjang. Di saku atau tas kecil, bodi ramping pun tidak terasa memberatkan.
Pengurangan dimensi itu tidak menjadikan daya tahan baterai jadi berkurang. Kapasitasnya tetap 5.000 mAh dan di atas kertas cukup untuk memutar video hingga 31 jam. Pengisian lewat Super Fast Charging 3.0 berdaya 60W mampu membawa baterai ke 75 persen dalam sekitar 30 menit, sehingga waktu sarapan dan bersiap berangkat kerja sudah memadai untuk mengisi sebagian besar daya.

Perlindungan Berlapis untuk Pengguna Mobile
Layar depan memakai Corning Gorilla Armor 2, sementara sisi belakang dilapisi Gorilla Glass Victus 2. Kedua kaca itu ditopang bingkai Armor Aluminum yang menjaga komponen internal dan sudut perangkat tanpa menambah ketebalan berlebihan. Ponsel ini juga bersertifikat IP68. Dalam uji laboratorium, ia tahan direndam air tawar pada kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.
Perlindungan akan layar ini menjadi penting dalam kegunaan sehari-hari. Skenario yang dihadapi lapisan pelindung itu akrab bagi banyak orang: diletakkan di meja kafe, terlepas dari tangan saat di meja kerja, atau terkena percikan hujan dan tumpahan minuman. Karena layar paling sering bersentuhan dengan risiko tersebut, perlindungan yang kuat memberi ketenangan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Layar yang Meredam Silau dan Menjaga Privasi
Sorotan utama berikutnya adalah Anti-Reflective Coating yang mampu menekan pantulan cahaya hingga 75 persen. Lapisan ini menempel pada panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci dengan kecerahan puncak 2.600 nits.
Perpaduan pantulan rendah dan kecerahan tinggi paling berguna dalam kondisi yang selama ini merepotkan. Pengguna kini bisa membaca peta di bawah terik siang tidak lagi perlu memiringkan ponsel untuk menghindari silau.
Manfaat serupa berlaku saat memotret di pantai, membaca dokumen dekat jendela kantor, atau menonton video di ruangan yang lampunya terang. Mata tidak harus melawan bayangan, sehingga pemakaian lama terasa lebih nyaman. Kualitas layar flagship semestinya tidak diukur dari ketajaman semata, tetapi juga dari kenyamanan memandangnya dalam berbagai situasi.
Aspek kenyamanan itu diperluas ke rasa aman lewat Privacy Display, yang diklaim Samsung sebagai layar privasi bawaan pertama di dunia untuk perangkat seluler.
Ketika aktif, layar tetap jelas bila dilihat dari depan, tetapi meredup dan sulit dibaca dari samping. Pengguna dapat menyamarkan seluruh layar, aplikasi tertentu, notifikasi saja, atau hanya saat mengetik PIN dan kata sandi. Fitur ini bisa diaktifkan lewat Panel Cepat atau dengan melakukan pengaturan agar bisa menekan tombol samping dua kali.
Kegunaannya terasa di kota besar: membuka aplikasi perbankan di MRT padat, membalas pesan pribadi di antrean, atau memeriksa dokumen kantor di ruang tunggu bandara tanpa cemas dilirik orang sebelah. Pengguna kini tidak lagi memerlukan pelindung layar anti-intip tambahan.
Perangkat Kerja bagi Kreator
Untuk kreator konten, layar berfungsi sebagai ruang kerja utama. Teknologi mDNIe pada Galaxy S26 Ultra meningkatkan presisi pemrosesan warna hingga empat kali lipat, agar warna dan gradasi lebih mendekati maksud pembuatnya. ProScaler berbasis AI membantu mempertajam detail, sehingga kreator dapat menilai warna dan ketajaman karya langsung dari layar ponsel.
Di sisi kamera, hadir sistem paling terang dalam seri Galaxy S. Kamera utama 200 MP kini berbukaan F1.4 dengan kecerahan meningkat hingga 47 persen, sedangkan telefoto 50 MP dengan zoom optik 5x memakai bukaan F2.9. Untuk video, Nightography menekan noise di tempat minim cahaya, dan Super Steady dengan Horizontal Lock menjaga rekaman tetap lurus walau ponsel diputar hingga 360 derajat.
Dalam praktik, pemilik toko daring dapat memotret produk, memeriksa warna di layar, dan merapikan hasilnya sebelum diunggah tanpa berpindah ke laptop. Kreator konten lari atau perjalanan bisa merekam sambil bergerak dengan hasil lebih stabil tanpa gimbal. Penyunting foto di luar ruangan juga terbantu karena minimnya pantulan membuat detail tidak tertutup silau.
Galaxy AI melengkapi proses penyuntingan. Galaxy S26 Ultra punya fitur Photo Assist yang memungkinkan pengguna menuliskan perubahan dengan bahasa sehari-hari, misalnya mengubah suasana foto atau menambah objek. Creative Studio dipakai untuk membuat stiker, kartu profil, atau undangan dari foto dan sketsa sederhana. S Pen bawaan tetap tersedia bagi yang gemar mencatat, menggambar, atau menyunting secara presisi.
Seluruh fitur itu ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Dibanding Galaxy S25 Ultra, performa NPU naik 39 persen, GPU 24 persen, dan CPU 19 persen. Ruang pendingin Vapor Chamber yang didesain ulang menaikkan performa termal hingga 21 persen, sehingga ponsel diklaim tetap stabil saat mengedit video panjang atau memainkan gim berat.
Pilihan memori yang tersedia adalah 256 GB dan 512 GB dengan RAM 12 GB, serta 1 TB dengan RAM 16 GB untuk pengguna yang sering merekam video beresolusi tinggi.

Pindah Perangkat yang Memudahkan
Repotnya memindahkan data kerap membuat orang menunda ganti ponsel. Samsung menjawabnya dengan Smart Switch, yang memindahkan foto, video, kontak, catatan, agenda kalender, aplikasi, dan pengaturan dari ponsel lama secara nirkabel.
Untuk data berukuran besar, tersedia opsi kabel yang lebih cepat. Fitur ini berlaku bagi sesama Android maupun pengguna yang beralih dari iPhone. Setelah berpindah, Quick Share di perangkat ini kini kompatibel dengan AirDrop, sehingga foto dan dokumen bisa dikirim ke iPhone, iPad, atau Mac milik kerabat dan teman.
Promo di Galaxy Upgrade Festival
Dari sisi harga, Galaxy Upgrade Festival memberi total potongan hingga Rp4,75 juta yang terdiri atas cashback langsung, program Purchase With Purchase (PWP), dan cashback tukar tambah. Pemilik ponsel lama cukup membawa perangkatnya untuk ditukar tambah.
Dengan kombinasi tersebut, Galaxy S26 Ultra bisa dimiliki dengan lebih terjangkau, apalagi ada cicilan mulai Rp400 ribuan. Bagi pengguna yang ponselnya mulai lambat atau baterainya tidak lagi awet, program ini disebut menjadi momentum untuk naik kelas tanpa membebani anggaran.
Pilihan warna Galaxy S26 Ultra adalah Cobalt Violet, Sky Blue, Black, dan White, ditambah dua warna eksklusif Samsung.com, yakni Silver Shadow dan Pink Gold. Program Galaxy Upgrade Festival berlaku sampai 31 Oktober 2026 melalui Samsung.com dan Samsung Experience Store.
Lewat Galaxy S26 Ultra, Samsung berupaya menggeser tolok ukur ponsel flagship dari angka spesifikasi ke pengalaman pemakaian harian: bodi ringan dan tipis, layar terlindungi yang nyaman dipandang, privasi di ruang publik, perangkat berkarya yang lengkap, serta perpindahan perangkat yang mudah.
Anda yang tertarik bisa membeli lewat program Galaxy Upgrade Festival, yang menawarkan total potongan hingga Rp4,75 juta sampai 31 Oktober 2026 di Samsung.com dan Samsung Experience Store.