Pendaftaran Segera Ditutup: Ini Alasan Inovator Muda Ikut Samsung SFT 2026

2 mins read
May 26, 2026

Menjelang batas akhir penutupan, Samsung Electronics Indonesia kembali menyerukan kepada talenta muda di seluruh Nusantara untuk mempresentasikan ide-ide inovatif mereka melalui ajang Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026.

Kompetisi berskala nasional yang berakar pada disiplin ilmu STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) ini menjadi wadah inkubasi bagi pelajar dan mahasiswa untuk memecahkan berbagai permasalahan sosial menggunakan pendekatan Kecerdasan Buatan (AI).

Sebagai bukti nyata atas efektivitas program ini, tim alumni dari Universitas Bina Nusantara Alam Sutera baru-baru ini membagikan pengalaman mereka mematangkan aplikasi Gesti Talk.

Berawal dari kepedulian terhadap sulitnya akses penerjemah bahasa isyarat di ruang publik, inovasi yang menjuarai posisi ketiga pada SFT 2025 tersebut menyoroti bagaimana bimbingan intensif dari kompetisi ini mampu mengubah gagasan mentah di bangku kuliah menjadi solusi teknologi yang inklusif dan siap pakai.

Bagaimana Cara Kerja Aplikasi Gesti Talk Ciptaan Tim KYGB?

Dikembangkan oleh empat mahasiswa yang tergabung dalam Tim KYGB (Nathanael Setiorahardjo, Bonaventura Jonathan Tanujaya, Kelvin Leandi, dan Gavinn Aloys), Gesti Talk dirancang untuk menjembatani jurang komunikasi bagi komunitas tuli secara mandiri. Alih-alih bergantung pada penerjemah manusia, aplikasi ini mengotomatiskan proses interpretasi secara langsung.

Berikut adalah rincian teknis operasional aplikasi tersebut:

  • Deteksi Visual (Computer Vision): Memanfaatkan kamera ponsel cerdas (smartphone) untuk membaca titik koordinat spesifik dari pergerakan tangan pengguna.

  • Pemrosesan Bahasa Berbasis AI: Data visual kemudian diolah menggunakan model AI Long Short-Term Memory(LSTM) yang dirancang khusus untuk memahami urutan gerakan dan konteks linguistik yang kompleks.

  • Keluaran Real-Time: Perangkat lunak secara instan menerjemahkan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) menjadi format teks yang mudah dibaca atau suara bahasa Indonesia (text-to-speech).

Ini Manfaat Mengikuti Kompetisi SFT Berdasarkan Pengalaman Alumni

Berpartisipasi dalam kompetisi ini tidak sekadar bertarung memperebutkan gelar juara. Menurut Tim KYGB, ekosistem program dirancang untuk memberikan paparan holistik terhadap dunia rekayasa perangkat lunak terapan yang jarang didapatkan hanya dari kurikulum akademis biasa.

Selama program berlangsung, peserta akan mendapatkan:

  • Pendampingan Ekstensif: Sesi mentoring di mana para ahli meninjau proyek secara berkala, memberikan kritik teknis, dan mengarahkan tahapan pengembangan mulai dari ideasi awal hingga pelatihan (training) model AI.

  • Manajemen Proyek Profesional: Penerapan tenggat waktu (timeline dan deadline) yang ketat guna melatih peserta agar proyek dapat diselesaikan secara terarah dan tepat waktu.

  • Pengembangan Soft-Skill: Peningkatan kapasitas non-teknis, mencakup kerja sama tim, kepemimpinan, pemikiran kritis, dan kemampuan mempresentasikan nilai jual produk (pitching).

Apa Saja Syarat Pendaftaran dan Tema Inovasi Samsung SFT 2026?

Bagi generasi muda yang terinspirasi untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat, peluang untuk mendaftar di ajang tahun ini masih terbuka. Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, menegaskan bahwa kompetisi ini dirancang sebagai ruang kolaborasi yang relevan untuk mengasah keterampilan masa depan para inovator muda.

Untuk menyusun proposal inovasi, berikut adalah pedoman pendaftaran dan tema yang wajib diperhatikan oleh calon peserta:

Kriteria Persyaratan Detail Pendaftaran
Batas Akhir Registrasi 29 Mei 2026
Kualifikasi Peserta Pelajar aktif (SMA/SMK/MA/sederajat) & Mahasiswa aktif (D3/D4/S1) di seluruh Indonesia.
Basis Solusi Inovasi Wajib menggunakan pendekatan STEM dan Kecerdasan Buatan (AI).
Pilihan Tema Utama

1. Sustainability & Environment (Keberlanjutan & Lingkungan)


2. Sport & Technology (Olahraga & Teknologi)


3. Education (Pendidikan)

Pendaftaran dan pengumpulan ide dapat dilakukan secara daring melalui portal resmi Samsung Solve for Tomorrow.

Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.

Previous Story

Perjalanan 5 Tahun Kolaborasi Xiaomi dan Leica: Bagaimana Fitur Kamera Xiaomi 17T Series Berevolusi?

Next Story

LG Hadirkan Inovasi Teknologi dalam Kampanye “Housewarming by LG” di Asia Tenggara

Latest from Blog

Don't Miss

Kenapa Anda Harus Upgrade ke Samsung Galaxy A37 5G Tahun Ini?

Samsung Galaxy A37 5G sebagai suksesor dari generasi sebelumnya, punya

Mudah Banget, Galaxy S26 Series Bisa Hapus Objek Tanpa Aplikasi Tambahan

Wisatawan kini tidak perlu lagi khawatir dengan hasil foto liburan