Dunia teknologi dikejutkan oleh pengumuman mendadak, ketika OpenAI secara resmi mengonfirmasi akan menghentikan layanan pembuatan video AI mereka, Sora.
Langkah ini menandai berakhirnya platform yang sempat viral dan dianggap sebagai masa depan video, hanya enam bulan setelah peluncuran resminya pada September 2025.
Pembatalan Kesepakatan “Blockbuster” dengan Disney
Salah satu dampak paling signifikan dari penutupan ini adalah berakhirnya kemitraan strategis dengan The Walt Disney Company. Disney dilaporkan menarik rencana investasi senilai $1 miliar yang sebelumnya ditujukan untuk mengintegrasikan karakter ikonik seperti Mickey Mouse dan Marvel ke dalam platform Sora.
Meskipun kesepakatan lisensi tiga tahun telah ditandatangani, transaksi tersebut kabarnya belum benar-benar selesai sebelum pengumuman penutupan ini dilakukan. Berita dilaporkan oleh media seperti Variety dan The New York Times.
Faktor Utama di Balik Keputusan Tutup
Menurut memo internal yang diperoleh oleh CNN, ada kombinasi faktor kompleks yang memaksa OpenAI untuk “menarik steker” Sora:
- Biaya Komputasi yang Tidak Berkelanjutan: Menghasilkan video berkualitas tinggi memerlukan sumber daya server yang sangat besar. OpenAI memilih mengalihkan kapasitas komputasi ini ke proyek lain yang dianggap lebih menguntungkan.
- Tekanan Hukum & Hak Cipta: Sora menghadapi pengawasan ketat dari Hollywood dan badan perlindungan hak cipta internasional atas dugaan penggunaan konten berlisensi tanpa izin untuk pelatihan modelnya.
- Kekhawatiran Deepfake: Masalah penyalahgunaan video AI untuk disinformasi dan konten non-konsensual terus membayangi reputasi platform ini sejak awal.
- Penurunan Minat Pengguna: Data menunjukkan bahwa unduhan aplikasi Sora turun hingga 32% pada akhir tahun 2025, menandakan bahwa antusiasme awal mulai memudar.
Pergeseran Strategi: Fokus pada Robotika dan Agen AI
Alih-alih bersaing di pasar konten hiburan konsumen, OpenAI memilih untuk memfokuskan sumber dayanya pada pengembangan “Agentic AI” dan riset simulasi dunia (world simulation) yang mendukung teknologi robotika.
Perubahan ini juga dilihat oleh para analis sebagai upaya untuk memperkuat portofolio bisnis perusahaan menjelang rencana penawaran umum perdana atau IPO.
Apa yang Harus Dilakukan Pengguna?
Bagi kreator yang telah menggunakan aplikasi atau API Sora, OpenAI mengimbau untuk segera mengamankan karya mereka. Meskipun jadwal pasti penghentian akses total belum dirinci, tim Sora telah menyatakan melalui akun resmi mereka di X bahwa detail mengenai pelestarian data pengguna akan dibagikan dalam waktu dekat.
Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.